Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya


Admin jebidal.com pada kesempatan kali ini akan mencoba membahas tentang Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya

Silahkan langsung Copypaste saja, tetapi baiknya di teliti dulu barang kali ada yang salah ketik baik judul maupun isi postingan Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya, jika sudah yakin silahkan dipergunakan sebagaimana mestinya, jika anda beruntung ada link downloadnya, jangan ragu dan bimbang lansung download saja, semoga blog ini memberi manfaat.

Alangkah baiknya jika anda membaca dengan saksama, sehingga apa yang ada di blog ini bisa bermanfaat, jika hasil posting di blog ini kurang memuaskan, silahkan cari di kotak pencarian [Search Here] atau [Search], jika tidak salah talas di bawah posting artikel [untuk tampilan handphone / smartphone atau sejenisnya] dan sisi kanan [untuk tampilan via desktop / PC / Laptop dan sejenisnya], dan semoga hasil pencarian blog ini bisa memudahkan anda dalam mengeksplorasi isi dari ini. jebidal.com blog selamat berselancar

Postingan Lainnya yang berhubungan dengan Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya

    semoga dengan mengunjungi jebidal.com, anda mendapatkan informasi menarik dan dapat bermanfaat bagi anda, dalam situs jebidal.com menitik beratkan pembahasan yang berkaitan dengan pendidikasn, seperti makalah, materi pelajaran, contoh soal ujian dengan jawabannya, contoh skripsi, contoh tesis, dan info menarik serta unik lainnya. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya
    Admin jebidal.com juga mempermudah pengunjung untuk mendapatkan manfaat dari blog jebidal.com, silahkan jelajahi setiap sudut dari blog ini, semoga menemukan yang Anda cari. Selamat menelusuri blog ini. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya.
    >
    Jika Anda ingin mendapatkan update dari blog jebidal.com, silahkan follow twitter @jebidal, ini link langsungnya @jebidal
    Jika Anda lebih suka mainan facebook jangan ragu untuk like fan page jebidal.com ini link langsungnya Jebidal.com on Facebook
    dan jika Anda lebih betah menggunakan akun Gplus Anda, jebidal.com juga punya silahkan follow saja, ini link langsungnya jebidal.com on Gplus

    Mari Kita simak lebih detailnya tentang Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya

    Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya

    contoh soal anggaran produksi perusahaan,contoh soal anggaran produksi stabilitas persediaan,contoh soal anggaran produksi dengan mengutamakan stabilitas produksi,contoh soal anggaran produksi triwulan,contoh soal anggaran produksi dan penyelesaiannya,contoh soal penganggaran produksi,contoh anggaran produksi perusahaan,contoh makalah anggaran produksi,makalah anggaran produksi,materi anggaran produksi,pertanyaan tentang anggaran produksi,menghitung anggaran produksi,kumpulan makalah anggaran produksi

    contoh soal anggaran produksi perusahaan,contoh soal anggaran produksi stabilitas persediaan,contoh soal anggaran produksi dengan mengutamakan stabilitas produksi,contoh soal anggaran produksi triwulan,contoh soal anggaran produksi dan penyelesaiannya,contoh soal penganggaran produksi,contoh anggaran produksi perusahaan,contoh makalah anggaran produksi,makalah anggaran produksi,materi anggaran produksi,pertanyaan tentang anggaran produksi,menghitung anggaran produksi,kumpulan makalah anggaran produksi

    MAKALAH Anggaran Produksi

    ANGGARAN PRODUKSI

    1. Pengertian Anggaran Produksi

    Anggaran produksi adalah suat perencanaan secara terperinci mengenai jumlah unit produk yang akan diproduksi selama periode yang akan datang, yang di dalamnya mencakup rencana mengenai jenis (kualitas), jumlah (kuantitas), waktu (kapan) produksi akan dilakukan. Anggaran produksi berarti anggaran kegiatan, karena produksi adalah proses kegiatan membuat produk. Produksi tidak perlu dianggarkan, tetapi dijadwalkan.

    Dalam pengertian sempit anggaran produksi adalah merupakan jumlah yang harus diproduksi. Jumlah barang yang akan dijual akan mencerminkan pendekatan yang berbeda yaitu kebijaksanaan tingkat produksi yang menekankan pada stabilitas produksi persediaan yang mengambang, dan jika kebijaksanaan ditekankan pada tingkat penjualan maka pengendalian tingkat persediaan yang mengambang. Kombinasi keduanya akan memunculkan produksi dan persediaan akan berubah dalam batas waktu tertentu.

    Anggaran produksi disusun dengan memperhatikan semua kegiatan produksi yang yang diperlukan untuk menunjang anggaran penjualan yang telah disusun. Rencana produksi meliput penentuan produk yang harus diproduksi untuk memenuhi penjualan yang direncanakan dan memepertahankan tingkat persediaan barang jadi yang diinginkan.

    Anggaran produksi adalah perencanaan dan pengorganisasian sebelumnya mengenai orang-orang, bahan-bahan, mesin-mesin, dan peralatan lain serta modal yang diperlukan untuk memproduksi barang pada suatu priode tertentu dimasa depan sesuai dengan apa yang dibutuhkan atau diramalkan.

    1. Kegunaan Anggaran Produksi

    Anggaran produksi berguna untuk pedoman kerja, koordinasi kerja, dan pengendalian kerja divisi produksi. Semua level manajer di divisi produksi harus bekerja berdasar anggaran produksi.

    Di samping itu anggaran produksi berguna untuk:

    • menunjang kegiatan penjualan,
    • menjaga tingkat persediaan barang jadi yang sewaktu-waktu di minta oleh konsumen,
    • mengendalikan kegiatan produksi agar dapat meneipta harga pokok produksi yang serendah- rendahnya.

    Secara umum anggaran produksi berguna sebagai pedoman kerja , pengkoordinasian kerja dan pengawasan kerja. Sedangkan secara khusus anggaran produksi dapat berguna sebagai.

    1. a) Menunjang kegiatan penjualan, sehingga produk dapat disediakan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan.
    2. b) Menjaga tingkat persediaan yang memadai dengan cara mengusahakan persediaan yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
    3. c) Mengatur produksi agar biaya produksi dapat ditekan seminimal mungkin.

    Adapun tujuan dari anggaran produksi adalah sebagai berikut :

    • Untuk mencapai tingkat keuntungan tertentu, misalnya berapa hasil yang diproduksi supaya dapat dicapai tingkat keuntungan dengan persentase tertentu dari keuntungan setahun terhadap penjualan yang diinginkan.
    • Untuk menguasai pasar tertentu, sehingga hasil perusahaan ini tetap mempunyai market share tertentu.
    • Untuk mengusahakan supaya perusahaan pabrik ini bekerja pada tingkat efisien tertentu.
    • Untuk mengusahakan dan mempertahankan supaya pekerjaan dan kesempatan kerja yang sudah ada dapat sernakin berkembang.
    1. Faktor-faktor yang mempengaruhi Anggaran Produksi

    Aggaran produksi seperti dihitung berdasarkan anggaran penjualan menentukan anggaran penggunaan bahan, anggaran pembelian bahan, anggaran biaya upah buruh atau anggaran biaya tenaga kerja langsung, dan anggaran biaya ovehead pabrik. Perencanaan dan penjadwalan produksi adalah tugas pabrik yang menyangkut penentuan jumlah barang yang diproduksi dan penentuan waktu produksi. Oleh sebab itu faktor-faktor yang mempengaruhi penyusunan anggaran produksi antara lain adalah :

    • Rencana penjualan yang tertuang dalam anggaran penjualan,
    • Kapasitas pabrik dan peralatan pabrik yang tersedia termasuk teknologi yang digunakan,
    • Tenaga buruh termasuk rekruitmen, pelatihan, penempatan, penggpahan, dan pemutusan hubungan kerja,
    • Bahan baku termasuk teknik transportasi dan pergudangan, dan
    • Modal kerja untuk menjalankan proses produksi
    1. Faktor-faktor Internal dan Eksternal dalam Penyusunan Budget Produksi
    2. a) Faktor Internal

    Faktor internal adalah faktor-faktor yang berada dalam perusahaan yang mempunyai pengaruh terhadap kelangsungan perusahaan :

    • Penjualan tahun lalu bisajadi patokan
    • Kebijakan perusahaan yang berhubungan dengan harga jual
    • Syarat pembayaran barang yang dijual
    • Pemilihan saluran distribusi
    • Tenaga kerja yang dimiliki perusahaan (Quantitatif atau Qualitatif)
    • Modal kerja yang dimiliki perusahaan (Current asset -Current liabilities)
    • Fasilitas yang dimiliki perusahaan
    • Kebijaksanaan perusahaan yang dimiliki perusahaan dibidang-bidang lain
    1. b) Faktor Eksternal

    Faktor-faktor eksternal/ faktor luar perusahaan, tapi memiliki pengaruh terhadap perusahaan:

    • Persaingan
    • Tingkat pertumbuhan penduduk
    • Tingkat penghasilan masyarakat
    • Tingkat pendidikan masyarakat
    • Tingkat penyebaran masyarakat
    • Agama, adat istiadat dan kebijaksanaan masyarakat
    • Kebijaksanaan pemerintah
    • Keadaaan perekonomian internasional maupun nasional dan kemajuan tehnologi.
    1. Penyusunan Anggaran Produksi

    Dalam penyusunan anggaran produksi yang mengutamakan stabilitas produksi ditentukan terlebih dahulu kebutuhan selama 1 tahun, kemudian diperkirakan kebutuhan setiap bulannya. Akhirnya tingkat persediaan disesuaikan dengan kebutuhan, agar produksi tetap stabil.

    Penyusunan anggaran produksi tergantung pada anggaran penjualan. Dalam kondisi pasar persaingan sempurna, anggaran penjualan merupakan acuan utama untuk menyusun anggaran produksi, anggaran biaya pemasaran, anggaran biaya administrasi dan anggaran laba operasi. Manajer produksi sebelum melaksanakan kegiatan menyusun anggaran produksi dalam unit dan anggaran persediaan barang jadi dalam unit.

    Suatu produksi dapat berjalan dengan lancar apabila interaksi antara faktor¬faktor produksi yang digunakan. Apabila hal tersebut dilakukan dengan sempurna maka akan menghasilkan output yang baik. Dengan adanya pengaturan dalam faktor-faktor produksi tersebut dapat diperbaiki tingkat efektifitas dan efisiensi proses produksi yang akhirnya tujuan manajemen produksi akan dapat dicapai dengan baik.

    Pengolahan faktor-faktor produksi yang ada sebaiknya dilakukan berdasarkan kesempatan yang dimiliki selanjutnya dipilih kesempatan yang mana dapat dicapai, sebenarnya sangat banyak kesempatan terbuka untuk dilaksanakan, tetapi karena adanya keterbatasan dalam faktor-faktor produksi, maka harus dilakukan suatu prosedur sesuai dengan jenis usaha dan kegiatan yang dilakukan. “Secara formal dapat dinyatakan bahwa prosedur merupakan bagian dari urutan kronologis dan cara yang ditetapkan untuk melaksanakan suatu pekerjaan. Urutan kronologis merupakan ciri khas dari setiap prosedur, sebuah prosedur menunjukkan bagaimana masing-masing tugas akan dilaksanakan dan siapa yang akan melaksanakannya

    Untuk itu peranan prosedur perencanaan produksi dalam setiap perusahaan sangat besar, karena seluruh tugas yang dilakukan dalam proses produksi harus ditetapkan dalam rencana. Dalam menetapkan prosedur perencanaan maka pimpinan harus memperhatikan tahapan-tahapan sebagai berikut:

    • Menetapkan tujuan maupun serangkaian tujuan
    • Merumuskan keadaan saat ini
    • Mengidentifikasikan segala kemudahan dan hambatan
    • Mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan

    Secara garis besar anggaran produksi disusun dengan menggunakan rumus umum sebagai berikut :

    Tingkat penjualan (dari anggaran penjualan)…………………….XX

    Tingkat persediaan akhir ………………………………………………XX     +

    Jumlah……………………………………………………………                          XX

    Tingkat persediaan awal ………………………………………………..XX    –

    Tingkat produksi ………………………………………………………….XX

    1. Langkah Praktis Menyusun Anggaran Produksi
    2. Langkah-langkah umum penyusunan anggaran produksi:
    • Menentukan periode waktu yang akan dipakai sebagai dasar dalam penyusunan anggaran produksi yang selaras dengan periode yang digunakan dalam penyusunan anggaran penjualan.
    • Menentukan satuan fisik dari barang yang akan dihasilkan
    • Menentukan standar penggunaan sumber daya (bahan baku, tenaga kerja langsung dan penggunaan fasilitas.
    • Menentukan kebijakan pola produksi dan kebijakan persediaan.
    • Menyajikan Anggaran produksi dalam sebuah tabel. Penyajian dalam bentuk sederhana setidaknya memuat informasi tentang waktu dan jumlah produksi. Jumlah produksi dihitung dengan mempertimbangkan persediaan awal dan persediaan akhir barang jadi. Produksi = Penjualan+ pewrsediaan akhir – persediaan awal.
    • Untuk kasus-kasus yang lebih kompleks penyajian dapat disesuaikan dengan prinsip jelas dan informatif
    1. Langkah-Langkah Pelaksanaan Anggaran Produksi

    Di samping itu dapat pula disusun langkah-langkah utama yang dilakukan dalam rangka menyusun anggaran produksi pelaksanaanya:

    1. a) Tahap perencanaan
    • Menentukan periode waktu yang akan dipake sebagai dasar dalam penyusunan bagian produksi.
    • Menentukan jumlah satuan fisik dari barang yang harus dihasilkan.
    1. b) Tahap pelaksanaan
    • Menentukan kapan barang diproduksi.
    • Menentukan dimana barang akan diproduksi
    • Menentukan urut-urutan proses produksi
    • Menetukan standar penggunaan fasilitas-fasilitas produksi untuk mencapai efisiensi
    • Menyusun progam tentang penggunaan bahan mentah ,buruh, service dan peralatan.
    • Menyusun standar produksi
    • Membuat perbaikan-perbaikan bilamana diperlukan.

    Dalam tahap perencanaan diatas, dikatakan bahwa penentuan jumlah satuan fisik barang yang harus diprodusir disesuaikan dengan rencana penjualan. Pada umumnya rencana penjualan disajikan dalam unit fisik, sehingga menghitung jumlah barang yang harus diproduksi adalah mudah.

    Contoh:

    Diharapkan bahwa 60 unit barang A akan berada ditangan perrusahaan pada awal periode nanti. Penjualan selama satu periode direncanakan 100 unit. Sedangkan persediaan akhir diperkirakan 40 unit.

    Sehingga perusahaan harus memproduksi barang A sebanyak 80 unit, dengan perhitungan sebagai berikut :

    Penjualan                                           100     unit

    Persediaan akhir                                 40      unit         +

    Kebutuhan                                         140     unit

    Persediaan awal                                  60     unit         –

    Produksi                                               80     unit

    Kemudian, pada tahap pelaksanaan terdapat langkah yang menentukan kapan barang akan diproduksi oleh perusahaan. Dalam menentukan kapan suatu barang akan diproduksi , terlebih diperkirakan:

    • Lamanya proses produksi,yakni jangka waktu yang diperlukan untuk memproses barang mentah menjadi barang jadi.
    • Jumlah barang yang akan dihasilkan selama satu periode,dengan melihat kembali anggaran penjualan.

    Bagi perusahaan yang telah berkali-kali menghasilkan barang yang sama,lamanya proes produksi dapat diketahui dengan mengingat pengalaman-pengalaman di masa lalu. Sedangkan bagi perusahaan yang belum pernah menghasilkan barang tertentu sehingga tidak mempunyai data historis tentang barang tersebut, dapat melakukan penelitian dengan cara sederhana berupa pembuatan proto type Barang yang akan dihasilkan.

    Dalam menentukan atau memperkirakan jangka waktu produksi dan jumlah barang yang akan dihasilkan,beberapa faktor harus dipertimbangkan. Faktor –faktor tersebut berupa :

    1. a) Fasilitas Pabrik

    Progam-progam produksi harus selalu dikaitkan dengan fasilitas tersedia dalam pabrik serta selalu selalu mempertimbangkan efisiensi penggunaan fasilitas tersebut.

    1. b) Fasilitas Pergudangan

    Beberapa jenis barang membutuhkan system penyimpanan secara khusus karna sifat-sifatnya yang khusus pula.  Produksi yang terlalu jauh melebihi kemampuan gudang untuk menyimpannya akan mengakibatkan resiko-resiko,yang tentu saja menimbulkan biaya bagi perusahaan.

    1. c) Stabilitas Tenaga Kerja

    Beberapa jenis barang mempunyai sifat permintaan yang musiman. Dengan berdasarkan pada anggaran penjualan,pada bulan-bulan tertentu dimana volume penjualan diperkirakan tinggi mungkin perusahaan harus memaksakan diri dalam berproduksi. Dalam hal ini perusahaan dapat menambah buruhnya atau menambah jam kerja buruh setiap harinya. Apabila buruh yang diperlukan sebagai tambahan mudah didapat maka tidak ada masalah yang dapat mempengaruhi kelancaran prose produksi. Tetapi bila buruh tidak mudah di dapat, berarti stabilitas kerja diperusahaan itu terganggu. Ini dapat dihindarkan dengan membuat perencanaan produksi secara hati-hati dan membuat kebijaksanaan dalam hal persediaan dengan lebih teratur.

    1. d) Stabilitas bahan mentah

    Apabila bahan mentah yang dipakai tidak selalu tersedia dipasar hal itu dapat membahayakan kelancaran proses produksi. Karna itu kebijaksanaan dalam pembelian barang mentah sangat perlu diperhatikan.

    1. e) Model yang digunakan

    Besar kecilnya modal kerja yang tersedia akan mempunyai pengaruh terhadap besar kecilnya volume produksi dan kebijaksanaan persediaan. Dengan kata lain kebijaksanaan produksi harus diseimbangkan dengan kemampuan financial.

    1. METODE PENYUSUNAN ANGGGARAN PRODUKSI

    Dalam praktek umumnya, terdapat kebijakan tertentu mengenai tingkat produksidan tingkat persediaan barang. Setiap kebijakan yang diambil tentu mempunyai implementasi yang berbeda.

    Apakah manajemen akan melakukan pendekatan kebijakan terhadap produksi dengan mengutamakan stabilitas produksi atau akan mengutamakan stabilitas persediaan da bisa juga manajemen mengkombinasi dari dua kebijakan tersebut.

    Berdasarkan uraian diatas maka pendekatan atau kebijakan dalam menyusun anggaran dapat dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu:

    1. Anggaran produksi dengan stabilitas produksi

    Yang dimaksud dengan mengutamakan stabilitas produksi adalah perkembangan yang stabil dari jumlah yang diproduksi di waktu yang akan datang, sehingga walaupun terjadi fluktuasi penjualan, jumlah unit yang diproduksi tetap sama.

    Metode ini digunakan untuk perusahaan/manajemen yang sangat memperhatikan kestabilan produksi.

    Langkah-langkah penyusunan anggaran produksi dengan stabilitas produksi, antara lain :

    v  Membagi volume produksi yang direncanakan dengan banyaknya periode produksi. Apabila menghasilkan angka desimal maka dilakukan pembulatan dan kekurangannya ditambahkan pada periode yang dianggap tinggi penjualannya.

    v  Menentukan volume persediaan akhir dengan rumus:

    Persediaan akhir = (Volume Produksi + Persediaan Awal) – Volume Penjualan.

    Persediaan akhir periode saat ini merupakan persediaan awal periode berikutnya.

    Contoh 1 Kasus :

    Diketahui rencana penjualan PT. Honda selama 1 tahun (2013) adalah :

    Bulan Tingkat Penjualan
    (Unit)
    Januari                           1.500
    Februari                           1.600
    Maret                           1.600
    April                           1.400
    Mei                           1.200
    Juni                           1.000
    Juli                              700
    Agustus                              600
    September                              900
    Oktober                           1.100
    November                           1.200
    Desember                           1.400
    Jumlah                        14.200

    Sedangkan tingkat persediaan adalah :

    • Persediaan awal tahun = 2.000 Unit
    • Persediaan akhir tahun = 1.500 Unit

    Diminta :

    1. Buatlah Anggaran produksi dengan stabilitas produksi untuk tahun 2013
    2. Buatlah Anggaran produksi dengan stabilitas produksi secara bulanan untuk tahun 2013

    Penyelesaian :

    1. Anggaran produksi dengan stabilitas produksi untuk tahun 2013

    Jumlah yang harus diproduksi adalah :

    Penjualan 1 tahun                                             = 14.200 unit

    Persediaan akhir tahun                                   = 1.500 unit +

    Kebutuhan 1 tahun                                           = 15.700 unit

    Persediaan awal tahun                                    = 2.000 unit –

    Jumlah yang harus diproduksi                     = 13.700 unit

    1. Anggaran produksi dengan stabilitas produksi secara bulanan untuk tahun 2013

                    Pengalokasian tingkat produksi tiap bulan dapat dilakukan dengan 2 cara ;

    1. a) Produksi selama 1 tahun = 13.700 unit

    Produksi per bulan                                  = 13.700 unit : 12 bulan

    = 1.141,67 unit

    Kelemahan cara ini sering ditemukan bilangan-bilangan tidak bulat, sehingga sulit untuk dilaksanakan dengan tetap atau tepat?

    1. b) Produksi selama 1 tahun = 13.700   Unit

    Perhitungan cara di atas produksi rata-rata perbulan                       = 1.141,67 unit

    Bilangan bulat yang paling mendekati dan mudah dilaksanakan : 1.100 unit.

    Apabila produksi per bulan = 1.100 unit, maka kekurangannya : 13.700 – (12 x 1.100) = 500 unit

    500 unit dialokasikan ke bulan-bulan dengan tingkat penjualan tertinggi yaitu ;

    Januari dengan tingkat penjualan sebesar                    =1.500 unit.

    Februari dengan tingkat penjualan sebesar                 =1.600 unit

    Maret dengan tingkat penjualan sebesar                     =1.600unit

    April dengan tingkat penjualan sebesar                         =1.400 unit

    Desember dengan tingkat penjualan sebesar             =1.400 unit

    Maka :

    Masing-masing mendapat ;

    (500 unit : 5) x 1 unit = 100 unit

    Sehingga secara keseluruhan adalah :

    – 5 bulan masing-masing (1.100 + 100) unit       = 6.000 unit

    – 7 bulan masing-masing 1.100 unit                      = 7.700 unit +

    Jumlah                          = 13.700 unit

    Bulan Renc. Penjualan Persd. akhir Jumlah Persd. Awal Tingkat Produksi
    Jan                      1.500             1.700             3.200              2.000                       1.200
    Feb                      1.600             1.300             2.900              1.700                       1.200
    Mar                      1.600                 900             2.500              1.300                       1.200
    Apr                      1.400                 700             2.100                  900                       1.200
    Mei                      1.200                 600             1.800                  700                       1.100
    Jun                      1.000                 700             1.700                  600                       1.100
    Jul                          700             1.100             1.800                  700                       1.100
    Agst                          600             1.600             2.200              1.100                       1.100
    Sep                          900             1.800             2.700              1.600                       1.100
    Okt                      1.100             1.800             2.900              1.800                       1.100
    Nov                      1.200             1.700             2.900              1.800                       1.100
    Des                      1.400             1.500             2.900              1.700                       1.200
    Total                    14.200             1.500           29.600              2.000                     13.700

    Keterangan :

    Persediaan Awal   =    Jumlah – Tingkat Produksi

    Persediaan Akhir   =    Nilai Dari Persediaan Awal

    Latihan. Contoh Kasus. 2

    Bulan Renc. Penjualan
    Jan                           6.000
    Feb                           6.400
    Mar                           6.400
    Apr                           5.600
    Mei                           4.800
    Jun                           4.000
    Jul                           2.800
    Agst                           2.400
    Sep                           3.600
    Okt                           4.400
    Nov                           4.800
    Des                           5.600
    Total                         56.800

    Persediaan Awal = 8.000 Unit

    Persediaan Akhir = 6.000 unit

    Diminta : Susunlah Anggaran Produksi menggunakan metode stabilitas produksi

    1. Anggaran produksi dengan stabilitas persediaan

    Disini perkembangan jumlah unit yang diproduksi dibiarkan berfluktuasi, tetapi tingkat persediaan diusahakan stabil dari waktu ke waktu.

    Cara yang dilakukan adalah persediaan awal dan persediaan akhir ( dengan waktu bulanan, triwulan, semester, dll ).

    Berdasarkan Contoh diatas :

    Pengalokasian tingkat produksi tiap bulan dapat dilakukan dengan dua cara :

    1. Persediaan awal tahun =  2.000 unit

    Persediaan akhir tahun       = (1.500 unit)

    Selisihnya                                 =      500 unit

    Selisihnya tersebut dialokasikan per bulan :

    (500 : 12) x 1 unit = 41,67 unit

    Kelemahan cara ini sering ditemukan bilangan-bilangan tidak bulat, sehingga

    sulit untuk dilaksanakan dengan tetap atau tepat.

    1. Persediaan awal tahun =  2.000 unit

    Persediaan akhir tahun       =( 1.500 unit )

    Selisihnya                                 =      500 unit

    Agar didapat hasil bilangan bulat dan mudah dilaksanakan maka 500 unit dibagi

    dengan 5 sehingga :

    (500 : 5) x 1 unit = 100 unit

    Angka tersebut dialokasikan dari bulan Januari hingga bulan Mei.

    Bulan Renc. Penjualan Persd. akhir Jumlah Persd. Awal Tingkat Produksi
    Jan 1.500 1.900 3.400 2.000 1.400
    Feb 1.600 1.800 3.400 1.900 1.500
    Mar 1.600 1.700 3.300 1.800 1.500
    Apr 1.400 1.600 3.000 1.700 1.300
    Mei 1.200 1.500 2.700 1.600 1.100
    Jun 1.000 1.500 2.500 1.500 1.000
    Jul 700 1.500 2.200 1.500 700
    Agst 600 1.500 2.100 1.500 600
    Sep 900 1.500 2.400 1.500 900
    Okt 1.100 1.500 2.600 1.500 1.100
    Nov 1.200 1.500 2.700 1.500 1.200
    Des 1.400 1.500 2.900 1.500 1.400
    Total 14.200 1.500 33.200 2.000 13.700

    Keterangan

    Menentukan tingkat persediaan:

                    Persediaan akhir januari = 2000-100=1900, Februari = 1900-100=1800,

                    Maret = 1800-100=1700, April = 1700-100=1600, Mei = 1600-100=1500

                    Pengurangan s.d. nilai selisih 500 unit habis (Januari s.d. Mei)

    –          Tingkat Produksi = (Rencana Penjualan + Persediaan Akhir) – Persediaan Awal

    –          Persediaan awal = tingkat persediaan akhir bulan sebelumnya

    Latihan

    Diminta : Susunlah anggaran produksi berdasarkan data pada kasus 2 dengan menggunakan metode stabilitas persediaan

    1. Anggaran produksi dengan kombinasi stabilitas / Metode Kombinasi

    Dengan cara ini, tingkat produksi dan persediaan dibiarkan berubah-ubah. Meski demikian, tetap diusahakan terjadi keseimbangan optimum antara tingkat penjualan, persediaan dan produksi.

    Dalam beberapa situasi, manajemen dapat mengambil kebijaksanaan seperti :

    v Tingkat produksi tidak boleh berfluktuasi lebih dari 15% diatas atau dibawah rata- rata bulanan.

    v Tingkat persediaan tidak boleh lebih dari 1.600 unit dan tidak boleh kurang dari setengahnya persediaan maksimal.

    v Produksi bulan Juli – Agustus – September boleh dikurangi 30% dari tingkat produksi normal karena adanya penurunan Permintaan.

    Penyelesaian :

    Jumlah yang harus diproduksi adalah :

    Penjualan 1 tahun                                             = 14.200 unit

    Persediaan akhir tahun                                   = 1.500 unit +

    Kebutuhan 1 tahun                                           = 15.700 unit

    Persediaan awal tahun                                    = 2.000 unit –

    Jumlah yang harus diproduksi                     = 13.700 unit

    v Tingkat produksi tidak boleh berfluktuasi lebih dari 15% diatas atau dibawah rata- rata bulanan.

    Produksi Normal = 13.700 unit / 12                = 1.141,67 pembulatan 1.312

    Produksi Maksimum = 115 %  x 1.141,67    = 1.312

    Produksi Minimum = 85 %  x 1.141,67         = 970

    v Tingkat persediaan tidak boleh lebih dari 1.600 unit dan tidak boleh kurang dari setengahnya persediaan maksimal. ( Batasan minimal & Maksimal jumlah persediaan per bulan)

    Persediaan Maksimal 1.600

    Persediaan Minimal = 0,5 x 1.600 = 800

    v Produksi bulan Juli – Agustus – September boleh dikurangi 30% dari tingkat produksi normal karena adanya penurunan Permintaan.

    Produksi Juli, Agustus, September             =    70 %  x 1.141,67

    =    800 Unit

    Bulan Renc. Penjualan Persd. akhir Kebutuhan Persd. Awal Tingkat Produksi
    Jan 1.500 1.600 3.100 2.000 1.100
    Feb 1.600 1.300 2.900 1.600 1.300
    Mar 1.600 1.000 2.600 1.300 1.300
    Apr 1.400 700 2.100 1.000 1.100
    Mei 1.200 600 1.800 700 1.100
    Jun 1.000 700 1.700 600 1.100
    Jul 700 1.100 1.800 700 1.100
    Agst 600 1.600 2.200 1.100 1.100
    Sep 900 1.800 2.700 1.600 1.100
    Okt 1.100 1.800 2.900 1.800 1.100
    Nov 1.200 1.700 2.900 1.800 1.100
    Des 1.400 1.500 2.900 1.700 1.200
    Total 14.200 1.500 29.600 2.000 13.700

    Latihan

    Diminta : Susunlah anggaran produksi berdasarkan data pada kasus 2 dengan menggunakan metode Kombinasi Dengan Data Tambahan :

    v  Tingkat produksi tidak boleh berfluktuasi lebih dari 15% diatas atau dibawah rata- rata bulanan.

    v  Tingkat persediaan tidak boleh lebih dari 6.400 unit dan tidak boleh kurang dari setengahnya persediaan maksimal.

    v  Produksi bulan Juli – Agustus – September boleh dikurangi 30% dari tingkat produksi normal karena adanya penurunan Permintaan.

    1. Manfaat Kebijaksanaan Persediaan

    v  Untuk menempatkan perusahaan pada posisi yang selalu siap untuk melayani penjualan

    v  Untuk membantu dicapainya kapasitas produksi yang terus menerus dan seimbang

    Untuk memungkinkan tercapainya hal-hal tersebut diatas, ada faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan, yaitu:

    v Daya tahan barang yang disimpan

    v Sifat penawaran bahan mentah

    v Biaya-biaya yang timbul

    v Besarnya modal kerja yang tersedia

    v Risiko-risiko yang harus ditanggung (manusia, alam, sifat barang itu sendiri).

    1. Penentuan Besarnya Persediaan
    1. Disesuaikandengankebutuhanbulanan

    Apabila kebutuhan akan bahan / barang setiap bulan sama maka digunakan rata-rata bulanan atau rata-rata sederhana

    Contoh:

    Kebutuhan barang setahun     = 28.800

    Kebutuhan per bulan                 = 28.800 / 12  = 2.400 unit

    Jadi jika perusahaan menentukan 2 bulan persediaan, maka besarnya persediaan adalah 2.400 x 2 = 4.800 unit

    Apabila kebutuhan akan barang / bahan setiap bulannya tidak sama, maka dipaka imetode rata-rata bulanan yang bergerak:

    Contoh:

    Kebutuhan bulanan :

    Januari   1.200unit                                     April 1.200 unit

    Februari    600 unit                                    Mei  1.800 unit

    Maret       900 unit

    Kebutuhan bulanan dengan rata-rata bergerak :

    Feb = (1.200 + 600 + 900) / 3 = 900

    Maret = (600 + 900 + 1.200) / 3 = 900

    April = (900 + 1.200 + 1.800 ) / 3 = 1.800

    Apabila perusahaan menentukan 2 bulan kebutuhan maka besarnya persediaan:

    Februari     =    2 x 900        = 1.800 unit

    Maret         =    2 x 900        = 1.800 unit

    April             =    2 x 1.300     = 2.600unit

    1. Dengan menghitung tingkat perputaran persediaan

    Banyak perusahaan mengambil tingkat perputaran persediaan sebagai dasar untuk menentukan tingkat persediaan.

    Tingkat Perputaran =

    Persediaan Rata-Rata =

    Contoh:

    Rencana penjualan selama 1 tahun adalah 900.000 unit. Persediaan awal tahun diperkirakan sejumlah 150.000 unit. Persediaan akhir sebesar 450.000 unit.

    Hitunglah persediaan rata-rata dan perputaran persediaan

    Penyelesaian :

    Persediaan Rata-Rata =  = 300.000

    Tingkat Perputaran =  = 3 x

     

    Contoh Pendekatan Stabilitas Produksi Dalam Penyusunan Anggaran Produksi
    Oleh Hendra Poerwanto
    PT GM akan membuat Anggaran Produksi untuk tahun 20XY. Berikut Data dan informasi yang dimiliki untuk dijadikan dasar menyusun Anggaran produksi.

    • Rencana Penjualan yang dicuplik dari Anggaran Penjualan PT GM tahun 20XY

     

    • Kebijakan Tingkat Persediaan th 20XY adalah sebagai berikut:
    Persediaan awal tahun = 2.000 unit
    Persediaan akhir tahun = 1.500 unit

    Berdasarkan Data dan Informasi Tersebut di atas PT GM hendak membuat Anggaran Produksi yang mengutamakan Stabilitas Produksi

    Berikut langkah-langkah membuat Anggaran Produksi yang mengutamakan Stabilitas Produksi adalah sbb:

    Langkah 1. Menghitung Tingkat Produksi satu tahun untuk tahun 20XY

    Langkah 2 Melakukan Alokasi produksi ke satuan waktu yang diinginkan

    (Dalam kasus ini satuan waktunya adalah bulanan)

    Pengalokasian tingkat produksi setiap bulan dapat dilakukan dengan salah satu cara dari dua cara berikut:

    1. Membagi tingkat produksi per tahun dengan jumlah satuan waktu (bulanan =12, mingguan 54, triwulan=4, catur wulan =3), dimana hasil bagi tersebut langsung dipakai sebagai tingkat produksi per satuan waktu
            Produksi selama 1 tahun = 13.700 unit
    Produksi rata-rata selama 1 bulan = 13.700/12 = 1.141.67 unitKelemahan cara pertama ini adalah sering diperoleh angka produksi rata-rata yang tidak bulat sehingga sukar diiplementasikan. Oleh karena itu, langkah 2 berikut ini menjadi alternatif untuk mengatasi kesulitan yang timbul sehubungan dengan penggunaan  cara pertama
    2. Membagi tingkat produksi per tahun sedemikian rupa sehingga dihasilkan bilangan-bilangan bulat dan mudah untuk dilaksanakan secara tepat. Kelebihan hasil pembagian dialokasikan ke bulan-bulan dimana tingkat penjualannya tinggi.
    Produksi rata-rata per bulan = 1.141,67 unit.
    Bilangan bulat yang paling mudah untuk digunakan adalah 1.100 unit.
    Apabila produksi per bulan 1.400 unit,
    maka kekurangannya adalah 13.700 – (12 x 1.100) = 100 unit.
    Selanjutnya, kekurangan 100 unit dialokasikan kepada bulan-bulan dimana tingkat penjualannya tertinggi,yakni :
    -Januari dengan tingkat penjualan 1.500 unit
    -Februari dengan tingkat penjualan 1.600unit
    -Maret dengan tingkat penjualan 1.600 unit
    -April dengan tingkat penjualan 1.400 unit
    -Desember dengan tingkat penjualan 1.400 unit
    Sehingga kelima bulan tersebut masing-masing akan mendapatkan tambahan sebanyak
    100/5 x 1 unit = 100 unit.
    Dengan demikian secara keseluruhan adalah :
    -5 bulan (Januari, Februari, Maret, April, Desember) masing-masing
    5 x (1.100 + 100 )=5 x 1.200 unit    =6.000 unit
    -7 bulan (Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November) masing-masing
    7 x 1.400 unit                                =7.700 unit(+)
                                            JUMLAH             = 13.700 unit

    Langkah 3 Menyajikan Anggaran Produksi dalam format Tabel
    Cara pembuatannya adalah sebagai berikut:

    • Membuat Format Tabel yang disesuaikan dengan  Informasi yang Perlu Ditampilkan
    • Mengisi Tabel dengan informasi yang telah tersedia yakni: Penjualan, Persediaan awal tahun, Persediaan akhir tahun, dan Tingkat produksi bulanan
    • Melengkapi tabel yang perhitungannya dimulai dari bulan Desember.

    Menghitung Tingkat Kebutuhan

    Tingkat Kebutuhan = Rencana Penjualan + Persediaan Akhir = 1.400 + 1.500 = 2.900

    Menghitung Persediaan Awal

    Persediaan Awal = Tingkat Kebutuhan – Rencana Produksi = 2.900 – 1.200 = 1.700

    Selanjutnya Persedian Awal bulan Desember merupakan Persediaan Akhir bulan November sehingga Persediaan Akhir bulan Novemer sebesar 1.700. Dengan cara yang sama seluruh isian tabel dilengkapi.

    Tabel selengkapnya Anggaran Produksi PT GSM adalah sebagai berikut:

    ANGGARAN PRODUKSI

    Setelah anggaran penjualan tersusun, langkah selanjutnya adalah penyusunan anggaran produksi. Rencana penjualan secra lengkap harus disampaikan pada manajemen untuk dijabarkan menjadi program produksi yang sejalan dengan tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Departemen produksi berstugas untuk merencanakan produksi dan mengkoordinir pemanfaatan sumber daya yang dimilliki agar tingkat produksi yang sudah di rencanakan dapat di capai.

     

    4.1       PENGERTIAN

    Anggaran produksi adalah suatu perencanaan secara terperinci mengenai jumlah unit produk yang akan diproduksi selama periode yang akan datangyang didalamnya mencakup rencana mengenai jenis (kualitas), waktu (kapan) produksi akan dilaksanakan (Tendi haaruman: 2007)             Seperti yang sudah dijelaskan diatasbahwa anggaran produksi ini dibuat untuk menunjang rencana penjualan yang sudah ditentukan sebelumnya. Jadi untuk membuat anggaran produksi ini terlebih dahulu kita harus membuat anggaran penjualan.           Anggaran produksi dapat disusun dengan menggunakan formula sebagai berikut: Rencana Penjualan (dari anggaran penjualan)                                                xxxxxx Persediaan Akhir                                                                                             xxxx + Jumlah baarang yang tersedia                                                             xxxxxx Persediaan awal                                                                                              xxxx + Rencana Produksi                                                                                           xxxxxx

     

    4.2     MANFAAT MENYUSUN ANGGARA PRODUKSI             Seiring dengan manfaat menyusun anggaran secara umum, maka manfaat menyusun anggaran produksi dapat dikelompokkan menjadi 2 (Dua) yaitu:

    A.           Manfaat secara umum Manfaat anggaran secara umum adalah sebagai pedoman kerja, pengkordinasian kerja dan pengawasan kerja.

    B.            Manfaat secara khusus

    1.                  Untuk menunjang kegiatan penjualan sehingaa produk dapat disediakan sesuai dengan waktu yang sudah direncanakan

    2.                  Menjaga tingkat persediaan yang memadai (supaya persediaan tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil)

    3.                  Mengatur produksi agar biaya-biaya produksi dapat ditekan seminimal mungkin

     

    4.3     FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANGGARAN PRODUDKSI

    Untuk membuaat suatu perencanaan yang baik harus diperhatikan masalah yang terdapat di dalam perusahaan dan masalah yang datangnya dari luar perusahaan. Masalah yang bersumber dari perusahaan antara lain:

    1.Rencana Penjualan Anggaran produksi dibuat berdasarkan anggaran (rencana) penjualan atau dasar pembuatan anggaran produksi adalah anggaran penjualan. Semakin besar anggaran penjualan akan menyebabkan anggaran produksi semakin besar.

    2.Kapasitas Mesin dan Peralatan Untuk memproduksi suatu barang tentu kita membutuhkan mesin dan peralatan pabrik lainnya. Kemampuan (kapasitas) mesin untuk menghasilkan jumlah barang tertentu akan mempengaruhi tingkat produksi. Semakin besar kapasitas mesin semakin besar juga jumlah barang yang dapat diproduksi dan sebaliknya jika kemampuan mesin rendah maka tingkat produksi juga akan sedekit.

    3.Tenaga Kerja Yang dimiliki Dalam memproduksi barang selain mengunakan mesin dan peralatan pabrik lainnya, kita juga membutuhkan tenaga kerja, baik tenaga kerja langsung maupun tidak langsung. Semakin banyak jumlah tenaga kerja yang dimiliki maka akan berpengaruh pada peningkatan jumlah barang yang dihasilkan.

    4.Stabilitas Bahan Baku Stabilitas bahan baku maksudnya adalah ketersediaan bahan baku dipasar saat dubutuhkan. Kenapa staabilitas bahan baku dapat mempengaruhi tingkat produksi? Jika bahan baku dipasar stabil, maka tingkat produksi juga cenderung stabil (tidak terlalu berfluktuasi) sehingga tingkat produksi juga tidak perlu terlalu banyak dan sebaliknya jika ketersediaan bahan baku dipasar tidak stabil (bersifat musiman), maka untuk berjaga-jaga perlu berproduksi dalam jumlah yang besar ketika bahan baku ada di pasar dimana produksi yang banyak tersebut bertujuan untuk mengantisipasi saat bahan baku susah ditemui dipasar.

    5.Modal Kerja yang dimiliki Selain kempat faktor diatas yang mempengaruhi tingkat produksi, faktor lain yang tidak kalah pentingnya adalah modal kerja yang dimiliki. Modal kerja menggambarkan kemampuan finansial perusahaan untuk membiayai segala kegiatan yang berkaitan dengan proses produksi sampai dengan barang tersebut sampai di pelanggan (konsumen). Semakin besar kemampuan finansial perusahaan maka akan semakin besar pula tingkat produksinya.

    6. Fasilitan Gedung Pada umumnya perusahaan selalu menyediakan stok barang yang dapat berfungsi sebagai persediaan  (awal maupun akhir) yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen jika terjadi kenikan permintaan (untuk berjaga-jaga). Untuk menyimpan persediaan tersebut dibutuhkan fasilitas gudang. Jika kita mempunyai gudang yang yang cukup luas untuk tempat penyimpanan barang, maka perusahaan dapat berproduksi dalam jumlah yang banyak dan sebaliknya, jika fasilitas gudang sangat ter batas maka sebaiknya tingkat produksi jug perlu dibatasi. Sedangkan masalah yang datang dari luar perusahaan berupa persaingan, tingkat pertumbuhan penduduk, tingkat penghasilan masyarakat, tingkat pendidikan masyarakat, tingkat penyebaran masyarakat, agama, adat istiadat, dan kebijakan masyarakat, kebijakan pemerintah serta keadaan ekonomi nasional maupun internasional serta kemajuan teknologi.

    4.4       METODE PENYUSUNAN ANGGGARAN PRODUKSI

    Dalam praktek umumnya, terdapat kebijakan tertentu mengenai tingkat produksidan tingkat persediaan barang. Setiap kebijakan yang diambil tentu mempunyai implementasi yang berbeda. Apakah manajemen akan melakukan pendekatan kebijakan terhadap produksi dengan mengutamakan stabilitas produksi atau akan mengutamakan stabilitas persediaan da bisa juga manajemen mengkombinasi dari dua kebijakan tersebut.

    Berdasarkan uraian diatas maka pendekatan atau kebijakan dalam menyusun anggaran dapat dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu:

    1. Anggaran produksi dengan stabilitas produksi

    2. Anggaran produksi dengan stabilitas persedediaan

    3. Anggaran produksi dengan kombinasi stabilitas

    A.  ANGGARAN PRODUKSI DENGAN STABILITAS PRODUKSI       

    Metode ini digunakan untuk perusahaan/manajemen yang sangat memperhatikan kestabilan produksi.Langkah-langkah penyusunan anggaran produksi dangan stabilitas produksi          A.    Langkah Pertama  

    Tentukan rencana produksi dengan formula: Rencana Penjualan                                                           xxxx Persediaan akhir                                                   xxxx + Jumlah barang yang tersedia                                            xxxx Persediaan awal                                                   xxxx – Rencana Produksi                                                            xxxx

    B.     Langkah Kedua   

    Setelah rencana produksi satu tahun diketahui, kemudian tetukan rencana produksi per-periode (disesuaikan dengan rencana penjualan). jika rencana penjualan periode perbulan, untuk mendapatkan tingkat produksi perbulannya adalah dari rencana produksi satu tahun dibagi 12.

    Misalnya dari hasil perhitungan diperoleh tingkat produksi pertahun sebesar 12.000 unit, maka rencana produksi perbulannya aadalah 12.000 / 1.000 unit.           Untuk jelasnya dibawah ini disampaikan ilustrasi dari metode stabilitas produksi           Rencana penjualan satu tahun 4.000 unit terbagi dalam triwulan yang penjualan Triwulan I.II,III dan IV adalah sebagai berikut : 1.030 unit, 1.000 unit dan 970 unit. Persediaan awal 120 unit dan persediaan akhir 80 unit.           Berdasarkan uraian diatas aggaran produksi dapat disusun sebagai berikut: Keterangan Unit Anggaran Penjualan 4.000 Persediaan Akhir 80+ Jumlah Brg Yg Tersedia 4.080 Persediaan Awal 120 – Rencana Produksi 3.960 Dalam menyusun anggaran produksi dengan pendekatan stabilitas produksi, seperti contoh diatas, maka produksi setiap Triwulan sebesar 3.960 dibagi empat sama denga 990 unit, jadi tiap-tiap triwulan devisi pabrik harus memproduksi 990 unit. Sedang persediaan awal dan persediaan akhir barang jadi mengikuti kebijakan produksi yang stabil tersebut. Jika manajemen produksi menetapkan kebijakan stabilitas produksi, maka unit persediaan awal dan akhir dibiarkan berfluktuasi menurut penjual yang telah ditetapkan Keterangan Tri-I Tri-II Tri-III Tri-IV Total Penjualan 1.030 1.000 1.000 970 4.000 Persediaan Akhir    80 +    70 + 60 +    80 +    80 + Jml brg yg tersedia 1.110 1.070 1.060 1.050 4.080 Persediaan awal    120 –    80 – 70 – 60 – 120 – Rencana produksi 990 990 990 990 3.960 Contoh:      PT Prabu pada saat ini sedang menyusun anggaran penjualan dan anggaran produksi untuk tahun 2011 yang akan datang, berdasarkan data dan kebijakan perusahaan yang telah ditetapkan sebagai berikut: Rencana Penjualan: Jumlah unit yang akan dijual tahun 2000 sebanyak 10.780 unit dengan harga jual per unit Rp. 500,- Indek distribusi penjualan perbulan dan triwulannya adalah sebagai berikut:      Januari……………..        ,,,,,,,..   10%     Triwulan II………………            20%      Februari           ………………      10%     Triwulan II      ………………      20%      Maret               ………………      10%     Triwulan II      ………………      30% Rencana Produksi 1.      Pola produksi ditetapkan dengan pola stabil (stabilitas produksi), sedangkan tingkat persediaan dibiarkan mengambang (fluktuatif) 2.      Rencana persediaan barang jadi dikehendaki per-tanggal 31 Desember 2011 sebanyak 1.060 unit, per 1 januari 2011 sebanyak 1.040 unit Pertanyaan: a.       Menyusun anggaran penjualan untuk tahun 2011 yang akan datang b.      Membuat anggaran jumlah unit yang harus diproduksi tahun 2011 tersebut c.       Menyusun skedul produksi tahun 2011 yang akan datang per-bulan /per-triwulan. ANGGARAN PENJUALAN PT PRABU TAHUN 2011 PERIODE PROSENTASE DISTRIBUSI PENJUALAN RENCANA PENJUALAN HARGA TOTAL JANUARI 10% 1.078 500 539.000 PEBRUARI 10% 1.078 500 539.000 MARET 1O% 1.078 500 539.000 TRIWULAN II 20% 2.156 500 1.078.000 TRIWULAN III 20% 2.56 500 1.078.000 TRIWULAN IV 30% 3.234 500 1.617.000 100% 10.780 5.390.000             Rencana Produksi                   Rencana Penjualan                                                                  10.780 Persediaan akhir                                                                      1.060 + Jumlah barang yang tersedia                                       11.840 Persediaan awal                                                                      1.040 – Rencana produksi                                                                   10.800

    ANGGARAN PRODUKSI PT PRABU TAHUN 2011 URAIAN JAN PEB MAR TRIWULAN II TRIWULAN III TRIWULAN IV TOTAL RENCANA PENJUALAN

    1.078 1.078 1.078 2.156 2.156 3.234 10.780 PERSEDIAAN AKHIR 862 684 506 1.050 1.594 1.060 1.060 JUMLAH BARANG YANG TERSEDIA 1.940 1.762 1.584 3.206 3.750 4.294 11.840 PERSEDIAAN AWAL 1.040 862 684 506 1.050 1.594 1.040 RENCANA PRODUKSI 900 900 900 2.700 2.700 2.700 10.800

    B.            ANGGARAN PRODUKSI DENGAN STABILITAS PERSEDIAAN

    Stabilitas persediaan maksudnya disini adalah perubahan persediaan sama untuk setiap periode(fluktuasi dari persediaan) setiap periodenya sama Misalkan selisih persediaan awal dan akhir pada triwulan I sebesar 20.000 unit,maka untuk triwulan berikutnya (I,III dan IV) harus sama dengan triwulan i(20.000) Jika manajer produksi menetapkan kebijakan persediaan awal, maka unit diproduksi dibiarkan berfluktuasi menurut persediaan yang telah di tetapkan secara stabil. Adapun langkah-langkah dalam menyusun anggaran dengan metode stabilitas persediaan adalah sebagai berikut: Langkah I Tentukan selisih anatara persediaan awal dan akhir (Persediaan awal dan akhir) Langkah II Setelah kita memperoleh dari kedua persediaan tersebut, kemudian dibagi dengan periode penjualan dalam satu tahun. Jika periode penjualan dalam bentuk bulan, maka dibagi 12(karena dalam saatu tahun ada 12 bulan). Dan jika recana penjualannya dalam triwulan, maka selisihnya dibagi 4. Langkah III Jika selisihnhya negative, maka untuk memperoleh persediaan akhirnya ditambahkan sebesar selisihnya dan jika selisihnya positif maka untuk memperoleh persediaan akhirnya dikurangi sebesar selisihnya. Contoh:             Jika diketahui persediaan awal 25.000 unit dan persediaan akhir 30.000 unit dan periode rencana penjualannya per triwulan, maka untuk menghitung persediaan akhir triwulan I adalah sbb:             25.000 – 30.000 = -5000 = – 1.250                         4                        4 Maka persediaan akhir triwulan I adalah : 25.000 + 1.250 = 26.250 LATIHANA SOAL PT Junior menghasilkan dua jenis produk yaitu produk A dan B. kedua produk tersebut dijual di dua daerah pemasaran yaitu Jakarta dan bandung. Perusahaan menyusun budget untuk tahun 2008 agar dapat dikontrol produksinya, untuk maksud tersebud disediakan data sebagai berikut:    a.       Data penjualan Waktu Produk A (Unit) Produk B (Unit) Jakarta Bandung Jakarta Bandung Januari 26.000 20.800 28.800 26.800 Pebruari 29.200 25.600 35.600 28.800 Maret 32.800 27.600 38.800 32.400 Triwulan II 97.200 93.200 104.800 98.400 Triwulan III 103.200 96.800 109.600 101.200 Triwulan IV 104.400 101.600 116.800 105.600 Jumlah 392.800 365.600 434.400 393.200 b.      Persediaan produk A dan produk B pada tanggal 31-12-2007 tercatat masing-masing 49.600 unit dan 39,200 unit, sedangkan persediaan produk A dan B pada tanggal 31-12-2008 tercatat masing-masing 58.400 unit dan 50.800 unit. c.       Harga jual masing-masing produk di dua daerah pemasaran sama yaitu untuk A Rp, 5.000 dan untuk B Rp. 7.000,- Dari harga di atas tentukanlah: 1)      Tingkat produksi tahun 2008 untuk masing-masing jenis produk 2)      Susunlah budget produksi untuk A tahun 2008 dengan mengutamakan stabilitas produksi dan produk B dengan mengutamakan stabilitas persediaan. Penyelesaian Tingkat produksi tahun 2008 adalah sebagai berikut: Uraian Produk A Produk B Rencana Penjualan 758.400 827.600 Persediaan Akhir 58.400 50.800 Jumlah brg yang tersedia 816.800 878.400 Persediaan Awal 49.600 39.200 Rencana Produksi 767.200 836.200 Budget produksi untuk produksi A (pengedalian tingkat produksi/stabilitas produksi) Rencana produksi per triwulan adalah: (767.200) / 4 = 191.800 Sedangkan rencana pada bulan adalah: (191.800/3) = 63.933,33 itu dapat didistribusikan pada bulan januari 63.933, Pebruari 63.933 dan Maret 63.934 Uraian Jan Peb Mar Tri II Tri III Tri IV Jumlah Rencana Penjualan 6.800 4.800 60.400 190.400 200.000 206.000 758.400 Persediaan Akhir 6.733 5.866 9.400 80.800 72,600 54.800 54.800 Jml brg yg tersedia 113.533 130.666 139.800 271.200 272.600 264.400 818.800 Persediaan Awal 49.600 66.733 75.866 79.400 80.800 72.600 49.600 Rencana Produksi 63.933 63,933 63.934 191.800 191.800 191.800 767.600 Budget Produksi produk B dengan metode stabilitas persediaan Langkah pertama: Dengan menghitung selisih persediaan dan akhir dari produk B Persediaan awal – persediaan akhir = 39.200 – 50.800 = 2.900 Untuk mendapatkan selisih persediaan per bulan (untuk triwulan I),maka selisih triwulan yang diperoleh dibagi 3 (satu triwulan = 3 bulan) Selisih per bulan = – 2.900/3 = – 966.67 atau dapat didistribusikan sbb: Januari = – 966, pebruari – 966 dan maret – 968 Sehingga budget produksinya untuk produk B dapat dibuat dalam table berikut ini: Uraian Jan Peb Mar Tri II Tri III Tri IV Jumlah Rencana Penjualan 55.600 64.400 71.200 203.200 210.000 222.400 827.600 Persediaan Akhir 40.166 41.131 42.100 45.000 47.900 50.800 50.800 Jml brg yg tersedia 95.766 105.532 113.300 248.200 258.700 273.200 878.400 Persediaan Awal 39.200 40.166 41.132 42.100 45.000 45.900 39.200 Rencana Produksi 56.566 65.366 72.168 206.100 213.700 213.700 839.200 Contoh: PT Riang Gembira yang menghasilkan tektis merencanakan produksi triwulan-nya sebagai berikut: a.       Rencana penjualan Periode Jumlah Triwulan I 20.000 bales Triwulan II 20.000 bales Triwulan III 24.000 bales Triwulan IV 32.000 bales b.      Persediaan awal tahun barang jadi adalah 24.000 bales dan perusahaan menginginkan tingkat perputaran 5 kali dalam setahun –nya. c.       Karena penjualannya bersifat fluktuatif, maka perusahaan berproduksi mengikuti pergerakan tingkat penjualan dengan menekankan tingkat persediaan relative konstan untuk masing-masing triwulan. Dari data diatas saudara diminta menghitung: 1.      Berapa jumlah barang yang harus dimiliki pada akhir tahun 2.      Berapa volume produksi setahun 3.      Susunlah skedul produksi triwulan Jawab: Perputaran persediaan =                         Penjualan                                                             Rata-rata persediaan Rata-rata persediaan    = Persediaan awal + Persediaan akhir                                                                             2 Misalkan persediaan akhir X Rata-rata persediaan          = 24.000 = X                                                       2                                            =   96.000                                                  ½(24.000 + X 5(12.000 + 2,5X) = 96.000 60.000 + 2,5X = 96.000 2,5X = 96.000 – 60.000 2,5X = 36.000 X = 14.400 Jadi per sediaan akhirnya 14.400 Tingkat produksi setahun: Rencana penjualan                                  96.000 Persediaan akhir                          14.400 + Jumlah yang dibutuhkan             110.400 Persediaan awal                          24.000 Rencana produksi                                   86.400 Selisih persediaan           = (24.000 – 14.400)/4 = 2.400 ANGGARAN PRODUKSI PT RIANG GEMBIRA Uraian Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Rencana penjualan 20.000 20.000 24.000 32.000 Persediaan akhir 21.600* 19.200 16.800 14.400 Jml brg yag tersedia 41.600 39.200 40.800 46.400 Persediaan Awal 24.000 21.600 19.200 16.800 Rencana Produksi 17.600 7.600 21.600 29.600 *21.600 = 24.000 – 2.400 C.    ANGGARAN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE KOMBINASI             Kebijakan kombinasi maksudnya adalah menngkombinasikan dua kebijakan yaitu kebijakan persediaan stabil dan kebijakan produksi stabil. Kebijakan yang merupakan kombinasi, diman tingkat produksi maupun tingkat persediaan berfluktuasi.             Degan cara kombinasi ini, suatu saat produksi stabil dan pada saat lain persediaan stabil atau pada saat produksi berubah dan pada saat lain tingkat persediaan yang mengalami perubahan. Berubahnya tingkat produksi dan persediaan biasanya diberi batasan minimal da maksimal.             Disini meskipun ditepkan dengan cara kombinasi, tetapi perusahaan masih harus menetapkan asumsi-asumsi lain agar dapat dicapai keseimbangan yang optimum antara tingkat pejualan persediaan da produksi. Contoh:             Krisis moneter yang melanda Indonesia mengakibatkan PT Maju Jaya merencanakan pejualan untuk tahun 2010 sebagai berikut: Uraian Rencana Penjualan Triwulan I 115.000 unit Triwulan II 85.000 unit Triwulan III 85.000 unit Triwulan IV 115.000 unit Jumlah 400.000 unit Perkiraan tingkat persediaan awal 60.000 unit dan akhir 40.000 unit tingkat produksi berfluktuasi tidak lebih dari 20% diatas atau dibawah tingkat produksi rata-rata. Tingkat persediaan triwulan I dan II ber-fluktuasi 6.000 unit sedangkan triwulan III dan IV berfluktuasi 4.000 unit. Berdasarkan data diatas, susunan anggaran produksi produksi berdasarkan asumsi yang digunakan. Jawab: Asumsi yang digunakan adalah: Triwulan I fluktuasi persediaan 6.000. Diketehui persediaan awal 60.000 unit, maka persedian akhir triwulan I adalah 54.000 unit (54.000 – 6.000) Triwulan III fluktuasi persediaan 4.000 unit. Diketahui persediaan awal triwulan III  48.000 unit (sama dengan persediaan akhir triwulan II), maka persediaan akhir triwulan III adalah 44.000 unit (48.000-4.000 unit) Triwulan IV fluktuasi persediaan 4.000 unit. Diketahui persediaan awal triwulan IV  44.000 unit (sama dengan persediaan akhir triwulan III), maka persediaan akhir triwulan IV adalah 40.000 unit (44.000-4.000 unit)  Dari hasil perhitungan diatas maka anggaran produksi dengan metode kombinasiadalah sebagai berikut: Uraian Tri I Tri II Tri III Tri IV Jumlah Rencana Penjualan Persediaan Aakhira 115.000 54.000 85.000 48.000 85.000 44.000 115.000 40.000 400.000 40.000 Jml brg yg tersedia Persediaan Awal 169.000 60.000 133.000 54,000 129.000 48.000 155.000 44.000 440.000 60.000 Rencana Produksi 109.000 79.000 81.000 111.000 380.000 Latihan soal PT Angin Mamiri memiliki data perencanaan sebagai berikut: 1.      Rencana penjualan pada tahu 2007 sebanyak 320.000 unit, pola rencana bersifat musiman denga indek sebagai berikut: Januari 9% Triwulan II 30% Pebruari 11% Triwulan III 15% Maret 10% Triwulan IV 25% 2.      Rencana persediaan awal tahun 40.000 unit dan akhir tahun 20.000 unit. Kebijakan persediaan yang ditentukan adalah: –       Persediaan maksimum tidak bileh melebihi 40.000 unit –       Persediaan minimum tidak bileh melebihi 12.000 unit. 3.      Kebijakan produksi ditentukan sebagai berikut: Produksi normal bulanan = 1/12 produksi setahun . angka tolernsi produk lebih kurang 10% dari tingkat produksi normal. Produksi pada triwulan III dimana penjualan sangat merosot diturunkan menjadi 70% dari tingkat produksi normal. Berdarkan data diatas, anda diminta: 1.      Menetukan tingkat produksi setahun.(tahun 2007) dan menhitung perkiraan pejualan bulanan / triwulan dalam setahun. 2.      Menetukan batasan maksimal/ minimal, baik untuk produksi maupun persediaan. 3.      Menyusun anggaran produksi untuk tahun 2007 sesuai dengan batasan yang telah ditentukan. Anggaran produksi dapaat juga dibuat sesuai dengan keperluan manajemen. Dalam halini manajemen dapat menetukan tingkat persediaan setiap periode. Putaran persediaan produk jadi =              pejualan     , atau                                                              Rata-rata persediaan Rata-rata persediaan produk = Persediaan awal + Persediaan akhir                                                                                       2 Contoh: Persediaan awal barang jadi sebesar 60.000 unit sedangkan untuk menentukan besarnya persediaan akhir, perusahaan menetapkan persyaratan bahwa inventory turnover haruslah sebesar 10 kali. Untuk memperoleh persediaan akhirnya adalah; Putaran persediaan produk jadi =           penjualan      .   .                                                               Rata-rata persediaan Misalnya diketahui rencana penjualan 342.000 unit, maka untuk menghitung persediaan akhirnya adalah dengan cara:                    10 =                 342.000              .          .                                (60.000 + persediaan akhir)  /  2 342.000  = 10 (30.000 + 0,5 X), misalkan persediaan barang akhir adalah X 342.000 = 300.000 + 5X 342.000  – 300.000      =5X 42.000             = 5X X                                 = 42.000 / 5 X                                 = 8.40 LATIHAN SOAL       1.      PT Anasia telah menyusun anggaran penjualannya tahun 2003 sebagai berikut: Bulan Tingkat penJualan Bulan Tingkat Penjualan Januari 74.000 Juli 54.000 Pebruari 70.000 Agustus 55.000 Maret 75.000 September 54.000 April 70.000 Oktober 60.000 Mei 62.000 November 73.000 Juni 54.000 Desember 54.000 Persediaan barang jadi 1 januari 2003 adalah 194.000 unit dan persediaan 31 desember 2003 adalah 112.000 unit. Susunlah anggaran produksi dengan memperhatikan: a.       Stabilitas produksi b.      Stabilitas persediaan     2.      PT Hardi usahanya adalah memproduksi dan menjual barang “A” saat ini tengah menyusun anggaran produksinya untuk semester 1 tahun 2011 yang akan dating dengan data dan kebijaksanaan yang telah ditetapkan antara lain sebagai berikut: 1)        Rencana penjualan 7 bulan kedepan sebagai berikut: Bulan Rencana penjualan (unit) Januari 2.400 Februari 2.600 Maret 2.600 April 2.800 Mei 2.400 Juni 2.500 Juli 3.000 2)                  Kebijakan persediaan akhir: a.       Tiap akhir bulan persediaan barang jadi dikehendaki sebanyak 40% dari rencana penjualan bulan berikutnya. b.      Persediaan barang jadi per 31 desember 2010 diketahui 1.060 unit. 3)      Pola produksi yang ditetapkan adalah berubah-ubah. Diminta: Saudara menghitung jumlah yang harus diproduksi pada semester 1 (satu) tahun 2011 tersebut.       3.      Rencana penjualan selama satu tahun PT Kahuripan adalah sbb: Sedangkan tingkat perkiraan persediaan adalah : Persediaan awal tahun 2.000 unit, persediaan akhir tahun 1.500 unit Kebijakan manajemen yang dijalankan adalaaha sebagai berikut: Tingkat produksi tidak boleh berfluktuasi lebih dari 15%  dia atas atau di bawah rata-rata bulanan ( 1/12 dari produksi setahun). Tingkat persediaan tidak boleh lebih dari 3.000 unit dan tidak boleh kurang dari 1.100..produksi bulan juli,Agustus,September boleh dikurangi 30% dari produksi normal. Susunlah anggaran produksi dengan metode kombinasi.

    Source: http://harjo820.blogspot.co.id/2014/04/bab-4-anggaran-produksi.html

    ANGGARAN PENJUALAN

    1. Apa itu Anggaran Penjualan ?

    Anggaran Penjualan adalah master budget yang menyajikan informasi tentang perkiraan jumlah barang jadi yang akan dijual oleh perusahaan dan harga jual yang ditetapkan diharapkan diperoleh untuk peridode anggaran mendatang.

    Anggaran penjualan ini harus dibuat pertama kali karena dalam melaksanakan usahanya, perusahaan memerlukan target pencapaian penjualan untuk pengambilan keputusan yang lebih lanjut bagi manajemen dan juga untuk dijadikan sebagai target berkaitan dengan pendapatan hasil usaha perusahaan tersebut.

    1. Mengapa diperlukan Anggaran Penjualan ?

    Anggaran Penjualan sangat dibutuhkan bagi perusahaan sebagai dasar dalam menetapkan jumlah barang yang akan dijual yang tentunya berpengaruh langsung bagi pendapatan usaha perusahaan.

    Anggaran penjualan juga dpt menjadi dasar kuantitas kinerja perusahaan baik dalam segi waktu maupun strategi dan kebutuhan lainnya. Anggaran penjualan ini dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pengambilan keputusan lebih lanjut bagi manajemen.



    Anggaran penjualan ini juga dijadikan dasar dalam menentukan jumlah unit yang akan diproduksi dan tentunya untuk kebutuhan informasi mengenai biaya-biaya yang diperlukan dalam proses produksi kedepannya.

    1. Apa akibat tidak disusunnya Anggaran Penjualan ?

    Apabila anggaran penjualan tidak disusun maka perusahaan tidak akan memiliki dasar kinerja dan target mengenai usaha mereka, yang tentunya akan mengakibatkan tidak teraturnya kinerja perusahaan.

    Dampak lain adalah perusahaan tidak mampu membuat anggaran produksi dan biaya produksi dan anggaran lainnya, walaupun bisa maka hasilnya akan tidak akurat dan tidak memiliki dasar yang signifikan.

    1. Hal apa saja yang mempengaruhi saat penyusunan Anggaran Penjualan?

    –          Data penjualan sebelumnya (kuantitas dan harga jual)

    –          Target penjualan yang akan direalisasikan (kuantitas)

    –          Harga jual yang akan direalisasikan

    –          Variable independent / faktor bebas yang mempengaruhi anggaran penjualan (jika dalam metode analisis regresi)

    –          Penjualan Industri sekitar

    –          Market share / pangsa pasar (dalam metode analisis industry)

    –          Dan faktor-faktor lain yang mendukung dalam manajemen untuk mengambil keputusan mengenai anggaran penjualanya (seperti: strategi pemasaran, dampak lingkungan, dll).

    1. Teknis dan Contoh Penyusunan Anggaran Penjualan
    2. Metode Rata-rata bergerak

    PT Izath Sentosa adalah perusahaan yang membuat topi , berikut data penjualan 3 bulan terakhir, tentukan penjualan bulan April

    Bulan Penjualan

    (kuantitas)

    Januari 2000
    February 2300
    Maret 2450

    Penyelesaian

    Bulan Penjualan

    (kuantitas)

    Januari 2000
    February 2300
    Maret 2450
    April *2250

    *2250 diperoleh dari  (rata-rata 3 bulan sebelumnya)

    1. Metode Trend moment

    Berikut adalah data penjualan PT Izath Sentosa dari tahun 2006-2011, tentukan penjualan tahun 2012

    Tahun Y
    2006 240
    2007 250
    2008 280
    2009 290
    2010 305
    2011 330

    Berikut perhitungan untuk memudahkan metode trend moment

    Tahun Y X XY X2
    2006 240 0 0 0
    2007 250 1 250 1
    2008 280 2 560 4
    2009 290 3 870 9
    2010 305 4 1220 16
    2011 330 5 1650 25
    Ʃ 1695 15 4550 55

    Y = data penjualan tahun sebelumnya

    X =  tahun ke-

    Kemudian masukkan kedalam rumus

    ƩY = n.a + b. ƩX           1695 = 6.a +b.15

    ƩXY = a. ƩX + b. ƩX2           4550 = 15a + b. 55

    Kemudian susun menggunakan metode eliminasi untuk mendapatkan nilai a atau b terlebih dahulu

    1695 = 6.a +b.15         (x 2,5) 4237,5 = 15a + 37,5b

    4550 = 15a + b. 55      ( x 1  )  4550    = 15a + 55b    –

    -312,5 = -17,5b

    b = 17,8571

    Kemudian masukkan nilai b ke salah satu persamaan,

    1695 = 6a + 267,8571*

    a = 237,86

    (*267,8571 = 15 x 17,8571)

    Terakhir masukkan nilai a dan b kedalam persamaan Y= a + bX

    Y = 237,86 + 17,8571*6

    Y = 350

    Jadi penjualan tahun 2012 dianggarkan sebesar 350 unit

    1. Metode Perkiraan asosiatif: Regresi dan Analisis Korelasi

    Contoh: PT Izath Sentosa memproduksi topi yang ditujukan untuk pria usia 14-23tahun . selama bertahun-tahun perusahaan memiliki pengetahuan bahwa penjualan topi tersebut sangat dipengaruhi oleh pengeluaran iklan dimajalah-majalah. Berikut tabel yang menyajikan data penjualan (x) dan pengeluaran iklan (y) actual selama 2006-2011.

    Tahun Penjualan
    2006 1.000.000
    2007 1.250.000
    2008 1.375.000
    2009 1.500.000
    2010 1.500.000
    2011 1.785.000

    Berikut tabel untuk memudahkan pencarian anggaran penjualan tahun 2012

    Tahun Penjualan (X) Pengeluaran

    Iklan (Y)

    X2 XY
    2006 1000000 55000 3025000000 55000000000
    2007 1250000 70000 4900000000 87500000000
    2008 1375000 83500 6972250000 114812500000
    2009 1500000 100000 10000000000 150000000000
    2010 1500000 122500 15006250000 218662500000
    2011 1785000 157500 24806250000 315787500000
    Ʃ 8915000 588500 64709750000 941762500000

    Dapat kita lihat disini X adalah Penjualan dan Y adalah pengeluaran iklan, Y dapat ditentukan bebas oleh manajemen sehingga dampak dr perubahan Y adalah X akan mengikuti perubahan secara fleksibel berdasar perubahan Y.

    Selanjutnya masukkan dalam formula :

    b=

    b= 9,64

    a = *y – bx             a= 540.477,5

    Terakhir masukkan a dan b kedalam persamaan y = a + bx

    Penjualan = 540.477,5 + 9.64*175.000

    = Rp.2.227.477.500

    *175.000 adalah apabila dianggarkan pengeluaran iklan sebesar Rp.175.000.

    1. Metode Analisis Industri

    Contoh pada tahun 2010, PT Izath Sentosa mampu menjual produknya sbesar 20.000 unit. Pada tahun yang sama, total penjualan industry mencapai 100.000 unit. Jika penjualan industry tahun 2011 diperkirakan naik sebesar 25% dan manajemen PT Izath Sentosa memperkirakan pangsa pasar perusahaan untuk tahun 2011 naik 10% dari tahun 2010, buat anggaran penjualan PT Izath Sentosa tahun 2011

    –          Langkah pertama tentukan pangsa pasar

    –          Kemudian tentukan penjualan industry untuk tahun 2011

    Penjualan industry tahun 2011= 100.000 x (1+25%)

    = 130.000

    –          Kemudian hitung kenaikan pangsa pasar tahun 2011

    Pangsa pasar tahun 2011 = 30%

    –          Terakhir tentukan anggaran penjualan tahun 2011

    Penjualan PT I.S tahun 2011  = Penj. Industri 2011 x pangsa pasar 2011

    = 125.000 x 30%

    = 37.500 unit

    BAB II

    ANGGARAN PRODUKSI

    1. Apa itu Anggaran Produksi ?

    Anggaran produksi adalah anggaran atau rencana perusahaan dalam menentukan kuantitas barang yang akan diproduksi berdasarkan anggaran penjualan yang telah dibuat sebelumnya.

    Disinilah manajemen dapat menentukan range antara barang yang dijual dan barang yang akan diproduksi tentunya dengan memperhatikan faktor-faktor lingkungan dan pasar.

    1. Mengapa Diperlukan Anggaran Produksi ?

    Anggaran produksi diperlukan guna untuk membantu perusahaan menetapkan kuantitas barang yang akan diproduksinya dalam suatu periode, anggaran produksi ini dapat menjadi pedoman bagi bagian produksi dalam target kerjanya.

    Anggaran produksi membantu manajemen dalam menetapkan estimasi persediaan akhir dalam suatu periode

    Anggaran produksi juga menjadi dasar dalam menentukan anggaran biaya produksi dimana untuk mengetahui biaya-biaya yang harus dikeluarkan selama proses produksi.

    1. Apa Akibat Tidak Adanya Anggaran Produksi ?

    Apabila tidak ada anggaran produksi, maka perusahaan akan tidak mengetahui jumlah produk jadi yang akan diproduksinya dan tentunya akan membuat kinerja perusahaan tidak beraturan. Hal ini berdampak langsung pada jumlah persediaan yang kelebihan atau terlalu sedikit.

    Perusahaan juga akan kesulitan dalam penempatan barang jadi yang tentunya juga harus memperhatikan luas gudang dan permintaan konsumen.

    1. Hal Apa Saja yang Mempengaruhi Saat Anggaaran Produksi Disusun ?

    Berikut hal yang berpengaruh saat anggaran produksi disusun

    –          Estimasi Jumlah unit yang akan dijual dalam periode mendatang (didapat dari anggaran penjualan)

    –          Data persediaan periode sebelumnya yang akan menjadi persediaan awal periode mendatang

    –          Estimasi sisa persediaan akhir periode mendatang

    –          Faktor-faktor lingkungan perusahaan juga berpengaruh apabila dibutuhkan pengambilan keputusan khusus (faktor pasar, luas gudang, dll).

    1. Contoh dan Teknis Penyusunan Anggaran Produksi

    Dalam penyusunan Anggaran penjualan lebih dari satu bulan juga diperluka data estimasi penjualan lebih dari satu bulan pula, terdapat dua metode dalam penentuan anggaran produksi tersebut:

    1. Kebijakan Tingkat Produksi

    Contoh: PT. Izath Sentosa menggunakan kebijakan stabilisasi tingkat produksi dalam membuat anggaran produksinya, berikut adalah data yang bersangkutan

    Bulan Unit Terjual
    Januari 2500
    Februari 3000
    Maret 3250
    Nama

    Produk

    Persediaan Akhir

    (Maret)

    Persediaan Awal

    (Januari)

    Sepatu Sneakers 150 200

    PENYELESAIAN

    Langkah 1:

    PT Izath Sentosa

    Anggaran Produksi

    Kuartal Pertama Tahun 2012

    Januari Februari Maret Total
    Penjualan (unit) 2500 3000 3250 *8750
    Ditambah: Persediaan Akhir **150
    Total Barang jadi yang dibutuhkan
    Dikurangi: Persediaan Awal ***200
    Jumlah Barang Jadi yg akan diproduksi

    Ket:   *8750 = (2500+3000+3250)

    **150 = persediaan akhir bulan terakhir

    ***200 = persediaan awal bulan pertama

    Langkah 2:

    PT Izath Sentosa

    Anggaran Produksi

    Kuartal Pertama Tahun 2012

    Januari Februari Maret Total
    Penjualan (unit) 2500 3000 3250 8750
    Ditambah: Persediaan Akhir 150 *150
    Total Barang jadi yang dibutuhkan (1)8900
    Dikurangi: Persediaan Awal 200 **200
    Jumlah Barang Jadi yg akan diproduksi (2)8700

    Ket :  *150 = persediaan akhir bulan terakhir menjadi persediaan akhir kuartal

    **200= persediaan awal bulan pertama menjadi pers akhir kuartal

    (1)8900= 8750+150

    (2)8700= 8900-200

    Langkah 3:

    PT Izath Sentosa

    Anggaran Produksi

    Kuartal Pertama Tahun 2012

    Januari Februari Maret Total
    Penjualan (unit) 2500 3000 3250 8750
    Ditambah: Persediaan Akhir 150 150
    Total Barang jadi yang dibutuhkan 8900
    Dikurangi: Persediaan Awal 200 200
    Jumlah Barang Jadi yg akan diproduksi *2900 *2900 *2900 8700

    Ket:   *2900 = 8700:3

    Dibagi 3 karena jumlah bulan yang bersangkutan 3bulan

    Langkah 4:

    PT Izath Sentosa

    Anggaran Produksi

    Kuartal Pertama Tahun 2012

    Januari Februari Maret Total
    Penjualan (unit) 2500 3000 3250 8750
    Ditambah: Persediaan Akhir 150 150
    Total Barang jadi yang dibutuhkan (1)3400 8900
    Dikurangi: Persediaan Awal 200 (2)500 200
    Jumlah Barang Jadi yg akan diproduksi 2900 2900 2900 8700

    Ket:   (1)3400 = 3250-150

    (2)500 = 3400-2900

    Langkah 5

    PT Izath Sentosa



    Anggaran Produksi

    Kuartal Pertama Tahun 2012

    Januari Februari Maret Total
    Penjualan (unit) 2500 3000 3250 8750
    Ditambah: Persediaan Akhir (3)600 (1)500 150 150
    Total Barang jadi yang dibutuhkan 3100 (2)3500 3400 8900
    Dikurangi: Persediaan Awal 200 600 500 200
    Jumlah Barang Jadi yg akan diproduksi 2900 2900 2900 8700

    Ket:   (1)500 = Persediaan awal bulan Maret menjadi persediaan bulan

    sebelumnya (Februari)

    (2)3500 = 3000+500

    (3)600 = persediaan awal bulan Februari yg menjadi persediaan akhir bulan

    Januari

    Jadi PT Izath Sentosa akan berproduksi sebanyak2900 unit setiap bulannya pada kuartal pertama 2012

    1. Kebijakan Tingkat Persediaan

    Contoh: PT Izath Sentosa menetapkan Stabilitas tingkat persediaan untuk menyusun anggaran produksi perusahaannya, berikut adalah data yang bersangkutan

    Bulan Unit Terjual
    Januari 4800
    Februari 4200
    Maret 3000
    Nama

    Produk

    Persediaan Akhir

    (Maret)

    Persediaan Awal

    (Januari)

    Sepatu Sneakers 600 300

    Berikut adalah Langkah dalam menyusun Laporan produksi

    PENYELESAIAN

    Langkah 1:

    Anggaran Produksi

    Kuartal Pertama Tahun 2012

    Januari Februari Maret Total
    Penjualan (unit) 4800 4200 3000 13000
    Ditambah: Persediaan Akhir 600 600
    Total Barang jadi yang dibutuhkan
    Dikurangi: Persediaan Awal 300 (2)400 (1)500 300
    Jumlah Barang Jadi yg akan diproduksi

    Ket:   a. 600 adalah persediaan akhir bulan terakhir yg menjadi persediaan akhir        kuartal

    1. 300 adalah persediaan awal bulan yg menjadi persediaan awal kuartal
    2. (persediaan akhir – persediaan awal) = 600 – 300 = 300
    3. kemudian 300 : 3 = *100
    4. (2)400 = 300 + *100
    5. (1)500 = (2)400 + *100

    Langkah 2:

    PT Izath Sentosa

    Anggaran Produksi

    Kuartal Pertama Tahun 2012

    Januari Februari Maret Total
    Penjualan (unit) 4800 4200 3000 12000
    Ditambah: Persediaan Akhir 400 500 600 600
    Total Barang jadi yang dibutuhkan 5200 4700 3600 12600
    Dikurangi: Persediaan Awal 300 400 500 300
    Jumlah Barang Jadi yg akan diproduksi 4900 4300 3100 12300

    Ket :

    1. Seperti sebelumnya persediaan awal bulan maret menjadi persediaan akhir bulan februari dan demikian juga pada persediaan awal bulan februari yang menjadi persediaan akhir bulan januari
    2. Jumlah barang yang diproduksi didapat dari

    (penjualan+persediaan akhir-persediaan awal)

    Jadi PT Izat Sentosa akan memproduksi produk jadi sebanyak

    Januari = 4900 unit

    Februari = 4300 unit, dan

    Maret = 3100 unit

    Dan total 12.300 unit selama kuartal pertama tahun 2012

    BAB III

    ANGGARAN BIAYA PRODUKSI

    ANGGARAN PEMAKAIAN BAHAN BAKU

    1. Apa itu Anggaran Pemakaian Bahan Baku ?

    Anggaran Pemakaian bahan baku adalah anggaran yang dibuat untuk mengetahui jumlah unit dan biaya bahan baku yang diproduksi oleh suatu perusahaan. Anggaran ini dibuat dengan bersumber dari anggaran produksi sehingga dapat diketahui total biaya pemakaian bahan baku setelah diketahui biaya pemakaian bahan baku per unit produk yang akan dibuat.

    1. Mengapa diperlukan Anggaran Pemakaian Bahan Baku ?

    Anggaran Pemakaian bahan baku diperlukan untuk mengetahui biaya yang akan dikeluarkan untuk membuat satu unit produk jadi, kemudian dapat diketahui pula total biaya yang akan dikeluarkan dalam satu periode produksi.

    1. Apa akibat jika Anggaran Pemakaian Bahan Baku tidak dibuat ?

    Apabila anggaran pemakaian bahan baku tidak dibuat maka manajemen tidak akan mengetahui jumlah biaya yang diperlukan untuk membuat produk jadi dan tentunya akan sulit dalam menentukan harga pokok produksi suatu produk yang akan dijual.

    1. Hal Apa yang Mempengaruhi Penyusunan Anggaran Pemakaian Bahan Baku ?

    –          Kuantitas Produksi periode yang akan dihitung

    –          Jenis bahan baku untuk setiap produk jadi (berapa jenis bahan baku yang digunakan)

    –          Standar kebutuhan bahan baku untuk setiap unit produk jadi

    –          Harga bahan baku per satuan

    1. Contoh dan Teknis Penyusunan Anggaran Pemakaian Bahan Baku

    Contoh : PT Izath Sentosa adalah perusahaan yang bergerak di bidang konveksi, pada akhir bulan desember manajemen PT Izath Sentosa hendak menyusun anggaaran pemakaian bahan baku untuk produksi Dress wanita “DS001” untuk bulan januari 2013. Berikut adalah anggaran produksi Dress wanita “DS001” untuk bulan januari 2013.

    Anggaran Produksi

    PT Izath Sentosa

    Bulan Januari 2013

    Nama Produk “DS001”

    Penjualan (unit) 8.000
    Ditambah: Persediaan akhir barang jadi 4000
    Jumlah barang jadi yang dibutuhkan 12.000
    Dikurang: Persediaan awal barang jadi 2.000
    Jumlah Barang jadi yang akan diproduksi 10.000

    Adapun standar kebutuhan bahan baku untuk membuat dress adalah 2 m kain dan 3 buah manik. Harga kain per meter adalah Rp.60.000,- sedangkan satu buah manik adalah Rp.3.000,-

    PENYELESAIAN

    Anggaran Pemakaian Bahan Baku

    PT Izath Sentosa

    Bulan Januari 2013

    Nama Produk “DS001”

    Kain Manik
    Jumlah produksi barang jadi 10.000 10.000
    Standar Kebutuhan Bahan baku per unit 2 3
    Jumlah kebutuhan bahan baku untuk produksi (1)20.000 (1)30.000
    Harga bahan baku per unit 60.000 3.000
    Total biaya bahan baku untuk produksi (2)1.200.000.000 (2)90.000.000

    (1)20.000 = 10.000 x 2                             (2)1.200.000.000=20.000 x 60.000

    (1)30.000 = 10.000 x 3                              (2)90.000.000 = 30.000 x 3.000

    Jadi total biaya untuk pemakaian bahan baku adalah 2.000 m kain seharga Rp.1,2 M dan 30.000 buah manik seharga Rp.90.000.000,-

    BAB III

    ANGGARAN PEMBELIAN BAHAN BAKU

    1. Apa itu Anggaran Pembelian Bahan Baku ?

    Anggaran pembelian bahan baku adalah anggaran yang disusun untuk memperoleh kuantitas dan biaya yang dibutuhkan untuk membeli bahan baku yang akan dipakai untuk proses produksi periode tertentu. Anggaran ini disusun setelah membuat anggaran pemakaian bahan baku.

    Pada anggaran ini diperhatikan jumlah persediaan awal bahan baku dan estimasi persediaan akhir bahan baku yang akan digunakan.

    1. Mengapa diperlukan Anggaran Pembelian Bahan Baku ?

    Setelah kita mengetahui jumlah kuantitas dan biaya bahan baku yang akan dipakai dalam satu periode produksi, kemudian kita harus mengetahui jumlah bahan baku yang perlu dibeli dengan memperhatikan jumlah persediaan awal bahan baku sebelum periode yg hendak dihitung dan estimasi persediaan akhir yang akan disisakan pada akhir periode produksi.

    1. Apa akibat jika Anggaran Pembelian Bahan Baku tidak dibuat ?

    Apabila anggaran pembelian bahan baku tidak dibuat maka manajemen akan kesulitan dalam menentukan jumlah bahan baku yang akan dibeli dan tentunya biaya yang harus dikeluarkan tidak akan diketahui.

    Anggaran ini juga dapat menggambarkan biaya produksi bahan baku yang akan dikeluarkan selama periode dan memudahkan manajemen dalam pengambilan keputusan.

    1. Hal Apa yang Mempengaruhi Penyusunan Anggaran Pembelian Bahan Baku ?

    –          Jumlah kuantitas barang jadi yang akan diproduksi

    –          Standar kebutuhan bahan baku untuk produk jadi per unit nya

    –          Harga bahan baku per satuan

    –          Jenis bahan baku yang dibutuhkan (bahan baku apa saja yg diperlukan)

    –          Data persediaan bahan baku awal periode yg akan meproduksi

    –          Estimasi persediaan bahan baku akhir yang akan disisakan akhir periode

    1. Contoh dan Teknis Penyusunan Anggaran Pembelian Bahan Baku

    Setelah melakukan penyusunan anggaran pemakaian bahan baku PT. Izath Sentosa menyusun anggaran pembelian bahan baku untuk bulan januari 2013. Berikut adalah data yang bersangkutan

    Anggaran Pemakaian Bahan Baku

    PT Izath Sentosa

    Bulan Januari 2013

    Nama Produk “DS001”

    Kain Manik
    Jumlah produksi barang jadi 10.000 10.000
    Standar Kebutuhan Bahan baku per unit 2 3
    Jumlah kebutuhan bahan baku untuk produksi 20.000 30.000
    Harga bahan baku per unit 60.000 3.000
    Total biaya bahan baku untuk produksi 1.200.000.000 90.000.000

    Berikut disajikan pula estimasi jumlah persediaan bahan baku awal dan akhir januari 2013

    1 januari 2013 31 januari 2013
    Kain 2.000 3.000
    Manik 4.000 3.000

    PENYELESAIAN

    Anggaran Pembelian Bahan Baku

    PT Izath Sentosa

    Bulan Januari 2013

    Nama Produk “DS001”

    Kain Manik
    Jumlah kebutuhan BB untuk diproduksi 20.000 30.000
    Persediaan Akhir BB 3000 3000
    Jumlah kebutuhan BB untuk produksi (1)23.000 (1)33.000
    Persediaan Awal BB 2.000 4.000
    Jumlah BB yang harus dibeli (2)21.000 (2)29.000
    Harga BB per unit 60.000 3.000
    Total Biaya Pembelian BB (3)1.260.000.000 (3)87.000.000

    (1)23.000 = 20.000 + 3.000                                  (3)1.260.000.000 = (2)21.000 x 60.000

    (2)21.000 = (1)23.000 – 2.000

    BAB III

    ANGGARAN BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG

    1. Apa itu Anggaran BTKL?

    Anggaran BTKL adalah anggaran yang dibuat untuk menghitung biaya yang digunakan untuk member upah bagi pekerja langsung yang melakukan proses produksi yang tentunya akan menambah harga pokok produksi. Anggaran ini dibuat berdasarkan jumlah produksi yang akan dibuat dalam periode tertentu.

    1. Mengapa diperlukan Anggaran BTKL ?

    Anggaran BTKL diperlukan agar manajemen mengetahui jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk member upah TKL dalam satu unit produk jadi dan tentunya sekaligus dapat mengetahui total biaya tenga kerja langsung

    1. Apa akibat jika Anggaran BTKL tidak dibuat ?

    Jika anggaran BTKL tidak dibuat maka perusahaan akan kesulitan dalam menentukan harga pokok produksi dan kesulitan dalam menentukan biaya tenaga kerja langsung yang akan dikeluarkan dalam satu unit produk jadi dan satu periode produksi

    1. Hal Apa yang Mempengaruhi Penyusunan Anggaran BTKL ?

    –          Jumlah produk jadi yang akan di produksi (dari anggaran produksi)

    –          Standar penggunaan jam TKL

    –          Biaya per-jam TKL

    –          Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan

    1. Contoh dan Teknis Penyusunan Anggaran BTKL

    PT Izath Sentosa hendak menyusun anggaran BTKL untuk bulan Januari 2013. berikut

    Anggaran Produksi

    PT Izath Sentosa

    Bulan Januari 2013

    Nama Produk “DS001”

    Penjualan (unit) 8.000
    Ditambah: Persediaan akhir barang jadi 4000
    Jumlah barang jadi yang dibutuhkan 12.000
    Dikurang: Persediaan awal barang jadi 2.000
    Jumlah Barang jadi yang akan diproduksi 10.000

    Produksi Dress Wanita “DS001” dilakukan oleh dua departemen.

    1. Departemen Penjahitan

    Waktu yang dibutuhkan untuk menjahit 1 Dress wanita adalah 2 jam. Honor pegawai departemen penjahitan per jam nya sebesar Rp.10.000,-

    1. Departemen Obras

    Diperlukan waktu 30 menit untuk mengobras satu dress wanita. Honor untuk pegawai departemen obras perjam nya sebesar Rp.8.000

    PENYELESAIAN

    Langkah 1

    Susun Format anggaran seperti tabel berikut dan masukkan nilai data yang sudah diketahui

    *0,5 jam = 30 menit

    PT Izath Sentosa

    Anggaran BTKL

    Januari 2013

    Nama Produk : “DS001”

    Departemen Penjahitan
    Jumlah Produksi 10.000
    Standar Penggunaan Jam TKL 2
    Jumlah Jam TKL
    Upah perjam Rp.10.000
    Anggaran BTKL Dept.Penjahitan
    Departemen Obras
    Jumlah Produksi 10.000
    Standar Penggunaan Jam TKL *0.5
    Jumlah Jam TKL
    Upah perjam Rp.8.000
    Anggaran BTKL Dept.Obras
    Total Biaya TKL
    PT Izath Sentosa

    Anggaran BTKL

    Januari 2013

    Nama Produk : “DS001”

    Departemen Penjahitan
    Jumlah Produksi 10.000
    Standar Penggunaan Jam TKL 2
    (1)Jumlah Jam TKL 20.000
    Upah perjam Rp.10.000
    (2)Anggaran BTKL Dept.Penjahitan Rp.200.000.000,-
    Departemen Obras
    Jumlah Produksi 10.000
    Standar Penggunaan Jam TKL 0.5
    (1)Jumlah Jam TKL 5.000
    Upah perjam Rp.8.000
    (2)Anggaran BTKL Dept.Obras Rp.40.000.000,-
    (3)Total Biaya TKL Rp.240.000.000,-

    Ket:

    (1)   Jumlah Jam TKL = Jumlah Produksi x Standar penggunaan jam TKL

    (2)   Anggaran BTKL Dept. = (1)Jumlah Jam TKL x Upah Perjam

    (3)   Total BTKL = (2)Anggaran BTKL Dept.Penjht x(2)Anggaran BTKL Dept.Obras

    ANGGARAN BIAYA OVERHEAD PRODUKSI

    1. Apa itu Anggaran BOP?

    Anggaran BOP adalah anggaran yang mencakup tentang estimasi mengenai biaya-biaya yang dikeluarkan perusahaan yang berhubungan dengan proses produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.

    Anggaran BOP ini mencakup biaya variable, biaya fixed, dan biaya semivariable maupun semifixed.

    1. Mengapa diperlukan Anggaran BOP ?

    Anggaran BOP diperlukan untuk menunjang kegiatan produksi perusahaan dalam satu periode, anggaran ini juga dapat menjadi motivasi dan pedoman bagi karyawan dalam melakukan proses produksi.

    Anggaran BOP ini dibuat agar manajemen dapat mengetahui besaran biaya overhead terkait dengan proses produksi dan agar dapat menyusun anggaran-anggaran yang diperlukan selanjutnya, seperti anggaran beban operasi dan anggaran laba-rugi.

    1. Apa akibat jika Anggaran BOP tidak dibuat ?

    Apabila anggaran BOP tidak disusun, maka manajemen akan tidak mengetahui estimasi besaran biaya overhead yang dikeluarkan terkait dalam proses produksi, dengan tidak disusunya anggaran BOP ini juga menyebabkan tidak dapat disusunya anggaran laba-rugi sehingga perusahaan tidak akan memiliki pedoman untuk kinerja periode mendatang.

    1. Hal Apa yang Mempengaruhi Penyusunan Anggaran BOP ?

    –          Departemen yang berkaitan dalam proses produksi

    –          Penentuan BOP variable, BOP tetap dan BOP semivariable

    –          Biaya-biaya yang termasuk dalam BOP

    –          Satuan alokasi setiap biaya untuk tiap departemen

    –          Kuantitas unit yang diproduksi

    1. Contoh dan Teknis Penyusunan Anggaran BOP

    Berikut ini adalah data yang diperkirakan akan dikeluarkan oleh PT. Izath Sentosa untuk bulan maret 2013:

    1. Biaya gaji pengawas produksi tetap sebesar Rp.4.000.000,- per bulan. Biaya gaji pengawas produksi yang dialokasikan ke Departemen Perakitan dan Departemen Penyelesaian dibagi secara merata.
    2. Biaya tetap untuk perawatan mesin sebesar Rp.2.000.000,- perbulan dialokasikan berdasarkan jumlah mesin yang terdapat di tiap departemen. Biaya variable untuk perawatan mesin untuk kedua departemen sebesar Rp.1.000,- perjam.
    3. Biaya tetap untuk sewa pabrik sebesar Rp.6.000.000,- perbulan dialokasikan berdasarkan luas bangunan yang dipakai oleh tiap departemen.
    4. Biaya listrik yang bersifat variable untuk setiap pemakaian mesin perjam adalah Rp.3.000,-. Tinggi atau rendahnya biaya listrik untuk setiap departemen ditentukan oleh waktu pekaian mesin. Biaya listrik yang bersifat tetap sebesar Rp.4.000.000,- dialokasikan ke tiap departemen dengan proporsi 60% untuk Dep.Perakitan dan 40% untuk Dep. Penyelesaian.
    5. Biaya asuransi tetap pegawai pabrik sbesar Rp.5.000.000,- perbulan dialokasikan ke tiap departemen berdasarkan BTKL per departemen perbulanya.

    Berikut adalah tabel yang diperlukan untuk mengalokasikan BOP untuk Dep. Perakitan dan Dep. Penyelesaian untuk bulan maret 2013:

    Keterangan Departemen

    Perakitan

    Departemen

    Penyelesaian

    Jumlah mesin 5 15
    Jumlah jam mesin 1.500 2.000
    Jumlah luas pabrik 1.000 m2 2.000 m2
    Biaya tenaga kerja langsung Rp.1.380.000,- Rp.522.000,-

    PENYELESAIAN

    PT. IZATH SENTOSA

    ANGGARAN BOP

    Untuk Periode yang Berakhir Pada 31 Maret 2013

    Biaya FOH Variabel Biaya FOH Fixed Total
    Departemen Perakitan
    Biaya gaji supervisor (1)2.000.000 2.000.000
    Biaya perawatan mesin 1.500.000 (2)500.000 2.000.000
    Biaya sewa pabrik (3)2.000.000 2.000.000
    Biaya listrik (5)4.500.000 (4)2.400.000 6.900.000
    Biaya asuransi (6)3.571.430 3.571.430
    Total 6.000.000 10.471.430 16.471.430
    Biaya FOH Variabel Biaya FOH Fixed Total
    Departemen Penyelesaian
    Biaya gaji supervisor (1)2.000.000 2.000.000
    Biaya perawatan mesin 2.000.000 (2)1.500.000 3.500.000
    Biaya sewa pabrik (3)4.000.000 4.000.000
    Biaya listrik (5)6.000.000 (4)1.600.000 7.600.000
    Biaya asuransi (6)1.428.570 1.428.570
    Total 8.000.000 10.528.570 18.528.570

    Keterangan:

    (1)   Biaya gaji dibagi secara merata

    –          Biaya gaji Dep. Perakitan 4.000.000:2 = 2.000.000

    –          Biaya gaji Dep Penyelesaian 4.000.000:2 = 2.000.000

    (2)   Biaya Perawatan mesin berdasar jumlah mesin yang ada tiap departemen

    –          Dep. Perakitan =

    –          Dep. Penyelesaian =

    (3)   Biaya sewa pabrik tetap berdasarkan luas setiap departemen

    –          Dep. Perakitan =

    –          Dep. Penyelesaian =

    (4)   Biaya Listrik Tetap

    –          Dep. Perakitan = 60% x 4.000.000 = Rp. 2.400.000

    –          Dep. Penyelesaian = 40% x 4.000.000 = Rp.1.600.000

    (5)   Biaya Listrik Variabel

    –          Dep. Perakitan = Rp.3.000 x Rp.1.500 = Rp.4.500.000

    –          Dep. Penyelesaian = Rp.3.000 x Rp.2.000 = Rp.6.000.000

    (6)   Biaya asuransi berdasarkan BTKL

    –          Dep. Perakitan =

    –          Dep. Penyelesaian =

    BAB 6

    ANGGARAN LABA RUGI

    1. Apa itu Anggaran Laba Rugi ?

    Anggaran Laba Rugi adalah anggaran yang disusun untuk mengetahui estimasi biaya yang dikeluarkan dan pendapatan yang diperoleh, sehingga dapat diketahui besaran laba/rugi dari usaha suatu perusahaan.

    1. Mengapa diperlukan Anggaran Laba Rugi ?

    Dengan adanya anggaran laba rugi ini manajemen dapat mengestimasi biaya2 yang dikeluarkan (variable maupun tetap) dan besaran pendapatan yang diharapkan agar dapat memperoleh laba dalam menjalankan usahanya.

    Dengan adanya anggaran ini maka laba dari usaha akan diketahui dan tentunya dapat memotivasi seluruh karyawan dengan adanya gambaran keuntungan dari usaha tersebut.

    1. Apa akibat tidak disusunnya Anggaran Laba Rugi ?

    Apabila anggaran laba rugi tidak disusun maka manajemen akan kesulitan dalam mengetahui biaya-biaya apa saja yang akan dikeluarkan sehubungan dengan usahanya, manajemen juga akan kesulitan dalam menentukan besaran pendapatan yang akan diperolehnya, sehingga estimasi akan laba atau rugi perusahaan tidak akan diketahui.

    1. Hal apa saja yang mempengaruhi saat penyusunan Anggaran Laba Rugi?

    –          Besaran penjualan dan harga jual dari anggaran penjualan

    –          Pengahasilan perusahaan lainnya

    –          Saldo awal persediaan barang jadi (unit maupun harga)

    –          Saldo akhir persediaan barang jadi (unit maupun harga)

    –          Pembelian (jika pada perusahaan dagang)

    –          Biaya produksi yang mencakup (BBB, BTKL, dan BOP, (unit maupun harga))

    –          Beban operasi yang berkaitan dengan usaha

    –          Perkiraan besaran kewajiban membayar pajak

    –          Beban diluar usaha

    1. Teknis dan Contoh Penyusunan Anggaran Laba Rugi

    Contoh:

    Dari data-data berikut ini, susunlah anggaran laba rugi PT.Izath Sentosa untuk 3 bulan yang berakhir pada 31 maret 2006

    1. Anggaran penjualan bulan januari, februari, maret adalah sbb:\

    –          Januari     : 500.000 unit dengan harga per unit Rp.100.000,-

    –          Februari   : 550.000 unit dengan harga per unit Rp.100.000,-

    –          Maret       : 550.000 unit dengan harga per unit Rp.125.000,-

    1. Informasi dari anggaran produksi adalah sbb:

    –          Persediaan barang jadi 1 januari 2006 adalah 47.500 unit dengan nilai persediaan awal Rp.2.375.000.000,-

    –          Persediaan akhir barang jadi setiap bulan adalah 10% dari penjualan tiap bulan

    1. Anggaran biaya produksi memperlihatkan data-data sbb:

    –          Harga beli bahan baku sebesar Rp.30.000,-/unit

    –          Upah tenaga kerja langsung sebesar Rp.15.000,-/unit

    –          Biaya overhead produksi sebesar Rp.5.000,-/unit dan Rp.1.000.000.000,-

    1. Asumsi arus biaya yang digunakan untuk persediaan barang dagang adalah metode rata-rata
    2. Berikut informasi tentang beban operasi yang diperoleh dari anggaran beban operasi:

    Beban Operasi Variable

    –          Beban penjualan : 2 % dari nilai penjualan tiap bulannya

    –          Beban administrasi : 0,075% dari penjualan tiap bulannya

    Beban Operasi Tetap

    –          Beban penjualan Rp.1.260.000.000,-

    –          Beban Administrasi Rp.1.500.000.000,-

    1. Pajak penghasilan yang diterapkan atas penghasilan perusahaan sebesar 30%

    PENYELESAIAN

    PT. IZATH SENTOSA

    Anggaran Laba/Rugi

    Untuk periode yang berakhir pada 31 maret 2006

    Penjualan (1)173.750.000.000
    Beban Pokok Penjualan
    Saldo Awal Persediaan Barang jadi 2.375.000.000
    Biaya Produksi
    –          BBB (4)51.375.000.000
    –          BTKL (4)25.687.500.000
    –          BOP (4)9.562.500.000
    Psd. Barang jadi tersedia dijual 89.000.000.000
    Psd. Akhir Barang Jadi (2)( 17.375.000.000 )
    Beban Pokok Penjualan ( 71.625.000.000 )
    Laba Kotor yang Dianggarkan 102.125.000.000
    Beban Operasi
    –          Beban Penjualan (5)4.735.000.000
    –          Beban Administrasi (6)1.630.312.500 ( 6.365.312.500 )
    Laba Sebelum Pajak Dianggarkan 95.759.000.000
    Perkiraan Beban PPh (7)( 28.727.906.250 )
    Laba Bersih yang dianggarkan 67.031.781.250

    Keterangan:

    (1)   Penjualan :Januari   : 500.000 x 100.000 = 50.000.000.000

    Februari : 550.000 x 100.000 = 55.000.000.000

    Maret     : 550.000 x 125.000 = 68.750.000.000

    Penjualan total :                                           173.750.000.000

    (2)   Persediaan akhir

    Januari        = 50.000 x 100.000 = 5.000.000.000

    Februari      = 55.000 x 100.000 = 5.500.000.000

    Maret         = 55.000 x 125.000 = 6.875.000.000

    Psd akhir    160.000 unit            Rp.17.375.000.000,-

    (3)   Penjualan = Psd.Awal + Unit yang diproduksi – Psd. Akhir

    Unit yang diproduksi = Penjualan – Psd.Awal + Psd.Akhir

    Unit yang diproduksi = 1.600.000 – 47.500 + 160.000

    = 1.712.000 unit

    (4)   Biaya Produksi

    BBB    :1.712.500 x 30.000 = 51.375.000.000

    BTKL :1.712.500 x 15.000 = 25.687.500.000

    BOP    :1.712.500 x   5.000 =   8.562.500.000

    BOP    :                                     1.000.000.000+

    Total biaya produksi                 86.625.000.000

    (5)   Beban Penjualan

    Januari   : 50.000.000.000 x 2% = 1.000.000.000

     

    Februari : 55.000.000.000 x 2% = 1.100.000.000

    Maret     : 68.750.000.000 x 2% = 1.375.000.000+

    Beban Penjualan Variabel             3.475.000.000

    Beban Penjualan Tetap                  1.260.000.000+

    Total Beban Penjualan                  4.735.000.000

    (6)   Beban Administrasi 

    Januari   : 50.000.000.000 x 0,075% = 37.500.000

    Februari : 55.000.000.000 x 0,075% = 41.250.000

    Maret     : 68.750.000.000 x 0,075% = 51.562.000+

    Beban Administrasi Variabel               130.312.500

    Beban Administrasi Tetap                    1.500.000.000+

    Total Beban Administrasi                    1.630.312.500

    (7)   Perhitungan Beban PPh

    95.759.000.000 x 30% = 28.727.906.250

     

    Diketahui data rencana penjualan dari PT C, dari waktu dan jenis barang sebagai berikut,
    Jan ____ 7.000 unit.
    Feb ____ 7.800 unit.
    Mar ____ 8.100 unit.
    Sedangkan rencana penjualan pertriwulan adalah sebagai berikut,
    ll ____ 18.000 unit.
    lll ____ 18.000 unit.
    lV ____ 14.000 unit.
    Untuk harga jual barang tersebut sebesar 150 per unit.
    Sedangkan persediaan dari Pt C,
    Awal = 9.000 unit.
    Akhir = 10.000 unit.
    Buatlah,
    * Anggaran penjualan.
    * Anggaran produksi 1 tahun.
    * Buat pola produksi secara konstan dan bergelombang.

    Jawab.

    Penjualan

    Diketahui data dari soal,
    Harga per unit 150.
    Maka anggaran penjualan dikalikan harga per unit menjadi,
    Penjualan.
    1.050.000.
    1.170.000.
    1.215.000.
    2.700.000.
    2.700.000.
    2.100.000.
    _____________________ +
    Σy = 10.935.000.

     Produksi
    Setelah diketahui jumlah total penjualan, maka dapat disusun anggaran produksi selama satu tahun.
    Anggaran produksi satu tahun,
    72.900.
    10.000.
    ____________ +
    82.900.
    9.000.
    ____________ _
    73.900.

    Konstan

    Untuk membuat pola produksi secara konstan data yang sudah diketahui adalah anggaran produksi selama 1 tahun yaitu,
    72.900.
    10.000.
    ____________ +
    82.900.
    9.000
    ____________ _
    73.900.
    Dari data anggaran produksi 1 tahun diatas diketahui total produksinya adalah 73.900.
    Karena pola produksi konstan lebih mengutamakan pada keteraturan produksi maka perhitungannya menjadi berikut,
    * Per triwulan.
    73.900 : 4 = 18.475.
    *
    Perbulan
    18.475 : 3 = 6.158,33
    Dibulatkan => 6.100.
    6.100 x 3 = 18.300.
    18.475 – 18.300 = 175.
    Karena pola produksi konstan maka kelebihan 175 tersebut dialokasikan kepada penjualan terbesar yaitu pada bulan Maret, sehingga total produksi bulan maret menjadi 6.275.
    Setelah melakukan perhitungan dari data diatas maka pola produksi konstan dapat disusun, yaitu sebagai berikut.
    * Januari
    7.000.
    8.100.
    ____________ +
    15.100.
    9.000.
    ____________ _
    6.100.
    * Februari
    7.800.
    6.400.
    ____________ +
    14.200.
    8.100.
    ____________ _
    6.100.
    * Maret.
    8.100.
    4.575.
    ____________ +
    12.675.
    6.400
    ____________ _
    6.275.
    Karena pada bulan maret merupakan penjualan terbesar maka mendapatkan nilai asumsi 175 dari perhitungan kelebihan tadi.
    * Triwulan ll.
    18.000.
    5.050.
    ____________ +
    23.050.
    4.575.
    ____________ _
    18.475.
    * Triwulan lll.
    18.000.
    5.525.
    ____________ +
    23.525.
    5.050.
    ____________ _
    18.475.
    * Triwulan lV.
    14.000.
    10.000.
    ___________ +
    24.000.
    5.525.
    ___________ _
    18.475.
    keterangan pada warna angka yang digunakan.
    * Biru.
    => Penjualan.
    * Merah
    => Persediaan Awal.
    * Hijau
    => Persediaan Akhir.
    * Oranye
    => Persediaan akhir setelah mengalami penambahan atau sebagai data persediaan awal untuk waktu berikutnya.
    * Hitam.
    => Kebutuhan Produksi.
    * Coklat
    => Total produksi.
    Pola produksi bergelombang adalah pola produksi yang mengutamakan persediaan, data yang diambil berasal dari anggaran satu tahun yaitu.
    Anggaran produksi satu tahun,
    72.900.
    10.000.
    ___________ +
    82.900.
    9.000.
    ____________ _
    73.900.
    Setelah mengetahui data diatas maka produksi pertriwulan dan perbulan dapat dicari, dengan cara,
    * Per Triwulan.
    10.000.
    9.000.
    ___________ _
    1000.
    4.
    ___________ :
    250.
    * Per Bulan.
    250 : 3 = 83,33.
    Dibulatkan => 80.
    80 x 3 = 240.
    250 – 240 = 10.
    Asumsi
    Karena menggunakan pola produksi bergelombang maka nilai lebih di letakkan di penjualan terkecil, yaitu pada bulan Januari, sehingga,
    80 + 10 = 90
    Pada bulan Januari penambahan persediaan awal senilai 90.
    Berdasarkan dari perhitungan data diatas maka dapat di susun pola produksi bergelombang, yaitu sebagai berikut,
    * Januari.
    7.000.
    9.090.
    ____________ +
    16.090.
    9.000.
    ____________ _
    7.090.
    * Februari.
    7.800.
    9.170.
    ____________ +
    16.970.
    9.090.
    ____________ _
    7.880.
    * Maret.
    8.100.
    9.250.
    ____________ +
    17.350.
    9.170.
    ____________ _
    8.180.
    * Triwulan ll.
    Untuk triwulan ll, persediaan akhir yang menjadi persediaan awal di triwulan ll, di jumlahkan dengan nilai pertriwulan, yaitu 250, demikian juga pada triwulan berikutnya, sehingga,
    18.000.
    9.500.
    ____________ +
    27.500.
    9.250.
    ____________ _
    18.250.
    * Triwulan lll.
    18.000.
    9.750.
    ____________ +
    27.750.
    9.500
    ____________ _
    18.250.
    * Triwulan lV.
    14.000.
    10.000
    ____________ +
    24.000.
    9.750.
    ____________ _
    14.250.
    keterangan pada warna angka yang digunakan.
    * Biru.
    => Penjualan.
    * Merah
    => Persediaan Awal.
    * Hijau
    => Persediaan Akhir.
    * Oranye
    => Persediaan akhir setelah mengalami penambahan atau sebagai data persediaan awal untuk waktu berikutnya.
    * Hitam.
    => Kebutuhan Produksi.
    * Coklat
    => Total produksi.
    * Ungu
    => Persediaan akhir di waktu tertentu yang menjadi persediaan awal di waktu berikutnya.

    MAKALAH ANGGARAN PERUSAHAAN ANGGARAN PRODUKSI

    OLEH :

    1. Khusnia P.Sari 078554006
    2. Bening Margarita 078554008
    3. Dewi Rusdiana 078554016
    4. Agus Dwi Nurcahyo 078554022
    5. Hidayatul Khusnah 078554027
    6. Rehana Dwiba F.S 078554036
    7. Siti Aifatul Laila 078554039
    8. Masyhudi 078554094
    9. Novi Rusdiana 078554107

    PRODI S1 PENDIDIKAN EKONOMI

    JURUSAN PENDIDIKAN AKUNTANSI

    FAKULTAS EKONOMI

    UNIVERISTAS NEGERI SURABAYA

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rohmat,taufik,hidayah serta inayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas ini yaitu membuat makalah dengan judul “Anggaran Produksi” yang disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Anggaran Perusahaan.

    Pada kesempatan ini tidak lupa kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Agung Listiadi selaku dosen “Anggaran Perusahaan” yang telah memberikan tugas yang bermanfaat kepada kami. Terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung penyelesaian makalah ini, baik secara langsung maupun tidak langsung.

    Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih jauh dari sempurna dan banyak kekurangan. Oleh karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang sifatnya membanguun dari semua pihak guna kesempurnaan makalah berikutnya.

    Surabaya, 10 Desember 2008

    Penulis

    ii

    DAFTAR ISI

    1. Halaman Judul…………………………………………………… i
    2. Kata Pengantar…………………………………………………… ii
    3. Daftar Isi…………………………………………………………iii
    4. Bab I : Pendahuluan………………………………………………1
    5. Latar Belakang…………………………………………… 1
    6. Tujuan dan Manfaat Penulisan…………………………… 2
    7. Batasan Masalah………………………………………… 2
    8. Bab II : Permasalahan…………………………………………… 4
    9. Rumusan Masalah……………………………………….. 4
    10. Bab III : Pembahasan……………………………………………. 5
    11. Ruang Lingkup Anggaran……………………………….. 5
    12. Anggaran Produksi………………………………………. 6
    13. Tujuan Anggaran Produksi………………………………. 6
    14. Penyusunan Anggaran Produksi…………………………. 6
    15. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Anggaran Produksi…. 7
    16. Menyusun Anggaran Produksi…………………………… 7
    17. Bab IV : Penutup………………………………………………….15

    a.Kesimpulan……………………………………………….. 15

    b.Saran………………………………………………………. 15

    1. Daftar Isi………………………………………………………….. 16

    iii

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1. Latar Belakang

    Penyusunan anggaran merupakan proses pembuatan rencana kerja dalam rangka waktu satu tahun, yang dinyatakan dalam satuan moneter dan satuan kuantitatif orang lain. Penyusunan anggaran sering diartikan sebagai perencanaan laba (proft planing). Dalam perencanaan laba, manajemen menyusun rencana operasional yang implikasinya dinyatakan dalam laporan laba rugi jangka pendek dan jangka panjang, neraca kas dan modal kerja yang diproyeksikan dimasa yang akan datang. Untuk melukiskan anggaran dan proses penyusunan anggaran, layaknya sebagai suatu proyek pembangunan gedung berlantai tiga puluh. Untuk membangun gedung tersebut diperlukan waktu tiga tahun. Gedung tersebut akan dibangun berdasarkan cetak biru (blue print) dan berdasarkan rencana biaya yang dibuat oleh arsitek. Setiap bulan dibuat anggaran biaya untuk pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan setiap bagian gedung tersebut, sehingga keseluruhan pekerjaan gedung tersebut dapat terlaksana sesuai dengan blue print yang telah dibuat dengan rencana biaya yang telah disusun sebelum proyek dilaksanakan. Pengelolaan perusahaan tidak jauh berbeda dengan pengelolaan suatu proyek pembangunan gedung yang dijelaskan diatas. Untuk jangka waktu tertentu, misalnya lima sampai sepuluh tahun, manajemen puncak menetapkan kearah mana perusahaan akan dijalankan. Manajemen puncak menyusun semacam blue print tentang kondisi yang akan dicapai perusahaan dalam jangka panjang. Blue print ini berupa program jangka panjang yaitu pangsa pasar, produk dan teknologi produksi, keuangan, kepegawaian, citra perusahaan, sistem inforrnasi manajemen, budaya perusahaan dan lain sebagainya. Manajemen mengalokasikan sumber daya yang ada untuk setiap program yang disusunnya. Untuk menjamin terlaksananya program tersebut, manajemen menyusun anggaran yang berisi rencana kerja tahunan dantaksiran nilai sumber daya yang diperlukan untuk pelaksanaan rencana kerja tahunan dan taksiran nilai sumber daya yang diperlukan untuk pelaksanaan rencana kerja tersebut. Dalam proses penyusunan anggaran tersebut, ditunjuk manajer yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan rencana kerja dan dialokasikan berbagai sumber daya yang diperlukan kepada manajer yang bersangkutan. Anggaran menjamin pelaksanaan rencana kerja dengan biaya yang sesuai dengan yang direncanakan dalam anggaran. Dengan demikian penyusunan anggaran dimaksudkan untuk memberikan jaminan pencapaian blue print tentang program jangka panjang, yang mencakup pangsa pasar, produk dan teknologi produksi, kepegawaian, keuangan, citra perusahaan, sistem informasi manajemen, budaya perusahaan dengan biaya sesuai dengan yang dianggarkan sebelumnya. Anggaran disusun oleh manajemen dalam jangka waktu satu tahun membawa perusahaan ke kondisi tertentu yang diinginkan dengan sumber daya yang diperkirakan. Dengan anggaran, manajemen mengarahkan jalannya perusahaan kesuatu kondisi tertentu. Mungkinkah perusahaan dijalankan berdasarkan anggaran yang dibuat tidak berdasarkan program jangka panjang? Mungkin saja manajemen hanya menyusun anggaran tahunan, tidak menyusun anggaran jangka panjang.

    1. Tujuan dan Manfaat Penulisan

    Dalam penulisan makalah ini terdapat tujuan dan manfaat. Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah :

    1. Memahami apa itu anggaran perusahaan.
    2. Memahami anggaran produksi secara lebih dalam.
    3. Untuk melengkapi tugas mata kuliah “Anggaran Perusahaan”.

    Sedangkan manfaat yang dapat diambil dari penulisan makalah ini adalah :

    1. Lebih memahami fungsi anggaran bagi suatu perusahaan.
    2. Mengerti fungsi anggaran produksi dalam suatu perusahaan.
    3. Memahami cara mencari suatu fungsi anggaran produksi.
    4. Belajar membuat makalah yang rapi,baik dan benar.
    5. Batasan Masalah

    Dalam pembuatan makalah terdapat suatu batasan masalah. Adapun maksud dari pemberian batasan masalah adalah untuk membatasi pembahasan yang ada didalam makalah tersebut agar tidak keluar dari konsep judul.

    Batasan masalah dalam makalah yang kami buat ini adalah hanya membahas anggaran produksi dan semua hal yang berkaitan dengan anggaran produksi. Sedangkan anggaran perusahaan secara umum hanya dijelaskan secara singkat.

    BAB II

    PERMASALAHAN

    1. Rumusan Masalah

    Berdasarkan latar belakang pembuatan makalah ini,dijelaskan bahwa anggaran dan proses penyusunan anggaran, layaknya sebagai suatu proyek pembangunan gedung berlantai tiga puluh. Untuk membangun gedung tersebut diperlukan waktu tiga tahun. Dalam jangka waktu tiga tahun itu,diperlukan suatu perencanaan yang matang mengenai anggaran-anggaran yang akan dipakai,pengeluarannya,dan perencanaanya. Anggaran-anggaran tersebut dapat berupa anggaran produksi,anggaran tenaga kerja dan sebagainnya. Anggaran dalam sebuah perusahaan digunakan sebagai pedoman untuk menentukan langkah kedepan perusahaan tersebut.

    Anggaran itu sangat penting bagi sebuah perusahaan.Tapi apa itu sebenarnya?dan apa pula anggaran produksi itu?Dalam makalah ini, kami akan mencoba menguraikan mengenai hal tersebut.

    Anggaran produksi adalah perencanaan dan pengorganisasian sebelumnya mengenai orang-orang, bahan-bahan, mesin-mesin, dan peralatan lain serta modal yang diperlukan untuk memproduksi barang pada suatu priode tertentu dimasa depan sesuai dengan apa yang dibutuhkan atau diramalkan.

    Dalam menetapkan prosedur perencanaan maka pimpinan harus memperhatikan tahapan-tahapan sebagai berikut:

    1. Menetapkan tujuan maupun serangkaian tujuan
    2. Merumuskan keadaan saat ini
    3. Mengidentifikasikan segala kemudahan dan hambatan

    d.Mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan

    BAB III

    PEMBAHASAN

    1. Ruang Lingkup Anggaran

    Glenn A Welsch mendefenisikan anggaran sebagai berikut: “Profit planning and control may be broadly as de fined as sistematic and formalized approach for accomplishing the planning, coordinating and control responsibility of management” 1. Dari pengertian di ini, anggaran dikaitkan dengan fungsi-fungsi dasarmanajemen yang meliputi fungsi perencanaan, koordinasi dan pengawasan. Jadi bila anggaran dihubungkan fungsi dasar manajemen maka anggaran meliputi fungsi perencanaan, mengarahkan, mengorganisasi dan mengawasi setiap satuan danbidang-bidang organisasional didalam badan usaha. Dari defenisi di atas, dapat diambil beberapa kesimpulan :

    1. Bahwa anggaran harus bersifat formal artinya anggaran disusun dengan sengaja dan bersungguh-sungguh dalam bentuk tertulis dan teliti.
    2. Bahwa anggaran harus bersifat sistematis artinya anggaran disusun dengan berurutan dan berdasarkan logika.
    3. Bahwa setiap manajer dihadapkan pada suatu tanggungjawab untuk mengambil keputusan sehingga anggaran merupakan hasil pengambilan keputusan yang berdasarkan asumsi tertentu.
    4. Untuk keputusan yang diambil oleh manajer tersebut, merupakan pelaksanaan fungsi manajer dari segi perencanaan, pengorganisasian, mengarahkan dan pengawasan.

    Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi jangka waktu berlakunya budget adalah :

    1. Luas Pasar d. Posisi perusahaan
    2. Jenis produksi e. Tersedianya data dan informasi
    3. Keadaan perekonomian
    4. Anggaran Produksi

    Definisi production budget adalah “The production budget describes how
    many units must be produced in order to meet sales needs and satisjy ending
    inventory requirements.”
    (Hansen dan Mowen 2000:280). Anggaran Produksi
    merupakan anggaran yang merencanakan secara lebih terperinci tentang jumlah
    unit/nilai barang yang akan diproduksi oleh perusahaan selama periode yang akan
    datang.

    1. Tujuan Anggaran Produksi

    adapun tujuan dari perencanaan produksi adalah sebagai berikut :

    1. Untuk mencapai tingkat keuntungan tertentu, misalnya berapa hasil yang diproduksi supaya dapat dicapai tingkat keuntungan dengan persentase tertentu dari keuntungan setahun terhadap penjualan yang diinginkan.
    2. Untuk menguasai pasar tertentu, sehingga hasil perusahaan ini tetap mempunyai market share tertentu.
    3. Untuk mengusahakan supaya perusahaan pabrik ini bekerja pada tingkat efisien tertentu.
    4. Untuk mengusahakan dan mempertahankan supaya pekerjaan dan kesempatan kerja yang sudah ada dapat sernakin berkembang.
    5. Penyusunan Anggaran Produksi

    Secara garis besar anggaran produksi disusun dengan menggunakan rumus umum sebagai berikut :

    Tingkat penjualan (dari anggaran penjualan)………………………..yy

    Tingkat persediaan akhir…………………………………………….yy( + )

    Jumlah……………………………………………………………….yy

    Tingkat persediaan awal…………………………………………….yy( – )

    Tingkat produksi……………………………………………………yy

    1. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Anggaran Produksi

    Beberapa faktor yang harus dipertimbangkan di dalam menyusun Budget produksi,antara lain :

    1. Rencana penjualan yang tertuang dalam Budget Penjualan,khususnya rencana tentang jenis(kualitas) dan jumlah(kuantitas) barang yang akan dijual dari waktu-kewaktu selama periode yang akan datang.
    2. Kapasitas mesin dan peralatan produksi yang tersedia,serta kemungkinan perluasannya diwaktu yang akan datang.
    3. Tenaga kerja yang tersedia.
    4. Modal kerja yang dimiliki perusahaan.
    5. Fasilitas-fasilitas lain yang dimiliki perusahaan,khususnya yang berkaitan dengan kegiatan produksi,serta kemungkinan perluasannya diwaktu yang akan datang.
    6. Luas perusahaan yang optimal.
    7. Kebijakan perusahaan di bidang persediaan barang jadi(inventory policy).
    8. Kebijakan perusahaan dalam menetapkan pola produksi selama periode yang akan datang.
    9. Menyusun Anggaran Produksi
    10. Mengutamakan Stabilitas Produksi

    Dalam penyusunan budget produksi yang mengutamakan stabilitas produksi ditentukan terlebih dahulu kebutuhan selama 1 tahun,kemudian diperkirakan kebutuhan setiap bulannya.

    Contoh :

    Rencana penjualan selama 1 tahun (2008) pada PT “SINAR MAS” adalah sebagai

    berikut :

    Bulan Tingkat Penjualan
    Januari

    Februari

    Maret

    April

    Mei

    Juni

    Juli

    Agustus

    September

    Oktober

    November

    Desember

    1.500 unit

    1.600 unit

    1.600 unit

    1.400 unit

    1.200 unit

    1.000 unit

    700 unit

    600 unit

    900 unit

    1.100 unit

    1.200 unit

    1.400 unit

    14.200 unit

    Sedangkan perkiraan tingkat persediaan adalah :

    Persediaan awal tahun = 2.000 unit

    Persediaan akhir tahun = 1.500 unit

    Dari data tersebut,budget produksi yang mengutamakan stabilitas produksi dapat disusun,dengan urutan sebagai berikut :

    – Penjualan 1 tahun = 14.200 unit

    – Persedian akhir tahun = 1.500 unit

    – Kebutuhan 1 tahun = 15.700 unit

    – Persediaan awal tahun = 2.000 unit

    – Jumlah yang harus diproduksi = 13.700 unit

    Pengalokasian tingkat produksi setiap bulan dapat dilakukan dengan 2 cara :

    1. Membagi tingkat produksi per tahun dengan 12.

    Produksi selama 1 tahun = 13.700 unit

    Produksi selama 1 bulan = 13.700/12 = 1.141.67 unit

    1. Membagi tingkat produksi per tahun sedemikian rupa sehingga menghasilkan bilangan bulat.

    Produksi rata-rata per bulan = 1.141,67 unit. Bilangan bulat yang paling mudah untuk digunakan adalah 1.100 unit. Apabila produksi per bulan 1.400 unit, maka kekurangannya adalah 13.700 – (12 x 1.100) = 100 unit.

    Kekurangan 100 unit dialokasikan kepada bulan-bulan dimana tingkat penjualannya tertinggi,yakni :

    – Januari dengan tingkat penjualan 1.500 unit

    – Februari dengan tingkat penjualan 1.600unit

    – Maret dengan tingkat penjualan 1.600 unit

    – April dengan tingkat penjualan 1.400 unit

    – Desember dengan tingkat penjualan 1.400 unit

    Sehingga kelima bulan tersebut masing-masing akan mendapatkan tambahan sebanyak 100/5 x 1 unit = 100 unit.

    Dengan demikian secara keseluruhan adalah :

    – 5 bulan masing-masing (1.100 + 100 ) unit = 6.000 unit

    – 7 bulan masing-masing 1.400 unit = 7.700 unit (+)

    JUMLAH = 13.700 unit

    Bulan Tingkat Produksi Persediaan Awal Tingkat Kebutuhan Persediaan Akhir Rencana
    Januari 1.200 2.000 3.200 1.700 1.500
    Februari 1.200 1.700 2.900 1.300 1.600
    Maret 1.200 1.300 2.500 900 1.600
    April 1.200 900 2.100 700 1.400
    Mei 1.100 700 1.800 600 1.200
    Juni 1.100 600 1.700 700 1.000
    Juli 1.100 700 1.800 1.100 700
    Agustus 1.100 1.100 2.200 1.600 600
    September 1.100 1.600 2.700 1.800 900
    OKtober 1.100 1.800 2.900 1.800 1.100
    November 1.100 1.800 2.900 1.700 1.200
    Desember 1.200 1.700 2.900 1.500 1.400
    JUMLAH 13.700 2.000 15.700 1.500 14.200
    1. Mengutamakan Pengendalian Tingkat Persediaan

    Sebelumnya telah diuraikan bahwa penyusunan budget produksi yang mengutamakan pengendalian dengan persediaan terlebih dahulu ditentukan perkiraan besarnya persediaan awal dan akhir tahun untuk mendapatkan tigkat persediaan yang perlu dari bulan ke bulan dapat dilakukan dengan dua cara yakni:

    1. Selisih antara persediaan awal dan akhir tahun dibagi dengan 12. Kelemahan cara ini juga berupa sering ditemukannya bilangan-bilangan yang tidak bulat sehingga sukar untuk dilaksanakan dengan tepat.

    Contoh:

    Persediaan akhir tahun = 1.500 unit

    Selisih = 500 unit

    Selisih tersebut dibagi dengan 12 sehingga alokasi per bulannya =

    50012

    1. Selisih antara persediaan awal dan akhir tahun dibagi dengan suatu bilangan tertentu sehingga dihasilkan suatu bilangan bulat dan mudah dihasilkan dengan cepat.

    Contoh :

    Persediaan awal tahun = 2.000 unit

    Persediaan akhir tahun =1.500 unit

    Selisih = 500 unit

    Agar didapatkan hasil bagi yang bulat dan mudah dilaksanakan,maka 500 unit dibagi dengan 5 sehingga :

    X 1 unit = 100 unit

    5005

    Yang kemudian dialokasikan dari bulan Januari sampai bulan Mei. Pengalokasian ini pada dasarnya terserah pada kebijaksanaan perusahaan atau pembuatan anggaran.

    Bulan Tingkat Produksi Persediaan Awal Tingkat Kebutuhan Persediaan Akhir Rencana Penjualan
    Januari 1.400 2.000 3.400 1.900 1.500
    Februari 1.500 1.900 3.400 1.800 1.600
    Maret 1.500 1.800 3.300 1.700 1.600
    April 1.300 1.700 3.000 1.600 1.400
    Mei 1.100 1.600 2.700 1.500 1.200
    Juni 1.000 1.500 2.500 1.500 1.000
    Juli 700 1.500 2.200 1.500 700
    Agustus 900 1.500 2.400 1.500 600
    September 900 1.500 2.400 1.500 900
    OKtober 1.100 1.500 2.600 1.500 1.100
    November 1.200 1.500 2.700 1.500 1.200
    Desember 1.400 1.500 2.900 1.500 1.400
    JUMLAH 13.700 2.000 15.700 1.500 14.200

    3.Cara Kombinasi Dimana Baik Tingkat Persediaan Maupun Tingkat Produksi Sama-Sama Berfluktuasi Pada Batas-Batas Tertentu.

    Pada cara ini, tingkat produksi maupun tingkat persediaan “ dibiarkan “ berubah-ubah. Meskipun tetap diusahakan agar terjadi keseimbangan yang optimum antara tingkat penjualan, persediaan, dan produksi.

    Dalam beberapa situasi, manajemen dapat mengambil kebijaksanaan seperti :

    – Tingkat produksi tidak boleh berfluktuasi lebih dari 15% di atas atau di bawah rata-rata bulanan ( seperduabelas dari tingkat produksi per tahun).

    – Tingkat persediaan tidak boleh lebih dari 1.600 unit dan tidak boleh kurang dari dari separonya persediaan maksimal.

    – Produksi bulan juli-agustus-september boleh dikurangi 30% dari tingkat produksi normal.

    Akan lebih jelas bila diikuti dengan contoh berikut ini :

    Bulan Tingkat Produksi Persediaan Awal Tingkat Kebutuhan Persediaan Akhir Rencana Penjualan
    Januari 1.100 2.000 3.100 1.600 1.500
    Februari 1.300 1.600 2.900 1.300 1.600
    Maret 1.300 1.300 2.600 1.000 1.600
    April 1.300 1.000 2.300 900 1.400
    Mei 1.250 900 2.150 950 1.200
    Juni 1.250 950 2.200 1.200 1.000
    Juli 805 1.200 2.005 1.305 700
    Agustus 805 1.305 2.110 1.510 600
    September 805 1.510 2.315 1.415 900
    OKtober 1.250 1.415 2.665 1.565 1.100
    November 1.235 1.565 2.800 1.600 1.200
    Desember 1.300 1.600 2.900 1.500 1.400
    JUMLAH 13.700 2.000 15.700 1.500 14.200

    BAB IV

    PENUTUP

    1. Kesimpulan

    Anggaran produksi merupakan anggaran yang merencanakan secara lebih terperinci tentang jumlah unit/nilai barang yang akan diproduksi oleh perusahaan selama periode yang akan
    datang.

    Secara garis besar anggaran produksi disusun dengan menggunakan rumus umum sebagai berikut :

    Tingkat penjualan (dari anggaran penjualan)………………………..yy

    Tingkat persediaan akhir…………………………………………….yy( + )

    Jumlah……………………………………………………………….yy

    Tingkat persediaan awal…………………………………………….yy( – )

    Tingkat produksi……………………………………………………yy

    1. Saran

    Suatu perusahaan yang besar harus mempunyai rancangan anggaran produksi yang signifikan. Maksudnya adalah anggaran yang dirancang haruslah sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan kebutuhan pasar dalam masyarakat.

    DAFTAR PUSTAKA

    1. www.google.com;AnggaranProduksi
    2. Drs. Gunawan Adisaputro, M.B.A dan Drs. Marwan Asri, M.B.A ;Anggaran Perusahaan ; BPFE ; Yogyakarta
    3. Drs. M. Munandar ; Budgeting ; BPFE ; Yogyakarta

    contoh soal anggaran produksi,contoh anggaran produksi triwulan,pertanyaan tentang anggaran produksi,makalah anggaran produksi,contoh soal dan jawaban anggaran penjualan,contoh anggaran produksi perusahaan manufaktur,kebijakan penyusunan anggaran produksi,contoh anggaran bahan baku,contoh soal anggaran perusahaan

    Other articles you might like;

    Postingan Lainnya;


Terimakasih sudah membaca postingan yang berjudul
Semoga isi dari postingan blog ini bisa bermanfaat, sekali lagi admin jebidal.com ucapkan terima kasih atas kunjungan Anda. Jangan sungkan dan jangan ragu untuk membagikan isi dari blog ini. Silahkan Share Postingan yang membahas tentang Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya

Related Posts

search By keyword:


  1. Basic Yoga Postures and their Variations 
  2. Basic Sitting Postures with Benefits  
  3. Astanga Vinyasa Yoga 
  4. Applications in Cancer Treatment  
  5. An All-Around Yoga Exercise: 12-Step Salute to the Sun  
  6. Pregnancy:  Your Birth Control Options  
  7. Pregnancy:  The Importance of Prenatal Care  
  8. Pregnancy:  Should You Take Parenting Classes?  
  9. Pregnancy:  Are You Ready to Have a Baby?  
  10. Pregnancy:  After Birth: Should You Return to Work? 
buku paket ekonomi kelas 10 kurikulum 2013,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 101,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 91,latihan 2.1.2 matematika kelas 12,jawaban matematika kelas 12 halaman 101,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 168,syair nyanyian anak,latihan 1.5 matematika kelas 12,buku ekonomi kelas x kurikulum 2013,contoh soal anggaran produksi,kunci jawaban tugas bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 halaman 119 s/d 124,contoh soal limit barisan dan penyelesaiannya,mengonversi teks cerita sejarah huruf braille menjadi cerpen,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 112 semester 1,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 94,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 101,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 64,kunci jawaban sejarah halaman 102,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 102,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 11 halaman 112,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 190,download buku paket ekonomi kelas 10 kurikulum 2013,contoh soal dan jawaban anggaran produksi,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 197,buku ekonomi kelas x kurikulum 2013 esis,laporan hasil observasi pedagang kaki lima,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 77,jawaban latihan 1.5 matematika kelas 12,kunci jawaban matematika kelas 12 kurikulum 2013 halaman 101,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 65,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 112-114,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 135,contoh soal anggaran perusahaan,kunci jawaban tugas bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 106 sampai 112,contoh soal anggaran penjualan dan anggaran produksi,latihan 2.1 2 matematika kelas 12,makalah kecerdasan kinestetik,kunci jawaban sejarah halaman 46,download buku ekonomi kelas x kurikulum 2013 penerbit erlangga,contoh soal penganggaran produksi,konversikan teks cerita sejarah huruf braille,buku paket ekonomi kelas x kurikulum 2013,buku ekonomi kelas 10 kurikulum 2013 pdf,makalah anggaran produksi,nilai moral gurindam dua belas,kontinuitas dan diskontinuitas dalam perkembangan,ruang lingkup strategi pembelajaran,pdf ekonomi kelas x kurikulum 2013,kunci jawaban matematika kelas 12 kurikulum 2013 halaman 91,buku ekonomi kelas x kurikulum 2013 pdf,buku paket ekonomi kelas x,faktor faktor yang menimbulkan monopoli,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 98,buku ekonomi kelas 10 kurikulum 2013 esis,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 126,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 29,contoh soal penganggaran,buku ekonomi kelas 10 k13,buku ekonomi kelas 10 erlangga,buku esis ekonomi kelas 10,salam pramuka full,buku ekonomi kelas 10 esis,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 102-103,tugas kelompok 3.1 pkn kelas 12,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 190-192,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 28,faktor kematangan dan pengalaman dalam perkembangan anak,

  1. Health:  Weight Loss Products You May Want to Try  
  2. Health: Weight Loss:  How and Why You Shouldn’t Have to Go Though It Alone  
  3. Health:  Three Reasons Why You Should Lose Weight  
  4. Health:  The Importance of Healthy Eating and Regular Exercise  
  5. Health:  Do You Need to Lose Weight?  
  6. Finances:  The Importance of Staying on the Same Page with Your Family  
  7. Finances:  The Importance of Creating a Budget for Yourself  
  8. Finances:  How Your Debt Doesn’t Have to Be the End of You  
  9. Finances: How to Pay Off Your Old College Debt ASAP  
  10. Finances:  How to Afford the Cost of a New Home 

download buku paket ekonomi kelas x kurikulum 2013,buku ekonomi kelas x k13,isi buku ekonomi kelas x kurikulum 2013,contoh soal dan pembahasan supremum dan infimum,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 102,lusi mempunyai uang 150.000 lebihnya dari uang sinta. jika,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 9,cara menghitung anggaran produksi,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 105,pdf buku ekonomi kelas x kurikulum 2013,contoh soal anggaran produksi kuartal,jawaban matematika kelas 12 halaman 64,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 83,rumusan masalah prakerin,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 88,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 107,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 108,contoh soal akuntansi pertanggungjawaban,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 102,rumus anggaran produksi,contoh soal dan jawaban supremum dan infimum,buku ekonomi kelas 10 pdf,soal anggaran produksi,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 103,kunci jawaban lks intan pariwara kelas 12,kunci jawaban sejarah kelas 12 halaman 46,buku cetak ekonomi kelas x kurikulum 2013,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 110,contoh soal supremum dan infimum,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 2 halaman 94,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 126,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 96,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 18-19,pertanyaan tentang merajut manusia dan masyarakat berdasarkan pancasila,unsur intrinsik cerpen sulaiman pergi ke tanjung cinta,kunci jawaban tugas bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 100 sampai 105,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 30,faktor yang menimbulkan monopoli,smk swasta di cirebon,lk tugas kelompok 4 estetika dan gaya yang berkembang saat ini,contoh soal anggaran produksi triwulan,buku ekonomi k13,kunci jawaban matematika kelas 12 kurikulum 2013,kunci jawaban lks kreatif bahasa indonesia kelas xii,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 190 nomor 3,pembuktian supremum dan infimum,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 96 semester 2,pertanyaan tentang anggaran produksi,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 134,kunci jawaban buku paket ekonomi kelas 10 kurikulum 2013,buku ekonomi k13 kelas 10,buku ekonomi erlangga kelas x kurikulum 2013,buku ekonomi kls 10 kurikulum 2013,tugas mandiri 3.2 pkn kelas 12,kunci jawaban sejarah halaman 76,jawaban matematika kelas 12 hal 64,parafrase syair nyanyian anak,contoh soal supremum dan infimum pada analisis real,ekonomi kelas x kurikulum 2013 pdf,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 18,kunci jawaban matematika kelas 12 smk,kunci jawaban bahasa inggris kelas 12 kurikulum 2013 halaman 9,contoh judul skripsi tentang bpjs kesehatan,kunci jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 21,unsur intrinsik sulaiman pergi ke tanjung cina,kunci jawaban bahasa indonesia hal 18 kelas 12 semester 2,kunci jawaban buku pr intan pariwara kelas 12 ktsp,download salam pramuka,mengonversi teks cerita sejarah menjadi puisi,kunci jawaban prakarya dan kewirausahaan kelas 12,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 14,

  1. Family: The Importance of Regular Communication and How to Achieve It  
  2. Family:  The Importance of Keeping the Romance Alive in Your Relationship 
  3. Family:  How to Spend Quality Time with Your Kids  
  4. Family:  How to Handle Family Disagreements as an Adult  
  5. Family:  How to Balance Having a Family and a Career  
  6. Beauty:  Your Hair Removal Options  
  7. Beauty:  Workplace Fashions:  The Importance of Not Overdoing It  
  8. Beauty: Should You Undergo Cosmetic Surgery?  
  9. Beauty: Makeovers: Should You Undergo One?  
  10. Beauty:  How a Spa Visit Can Help You In More Ways Than One  
kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 70,skripsi membaca permulaan,tugas kelompok 3.3 pkn kelas 12,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 14,kunci jawaban pkn kelas 12 bab 1,makalah pkn,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 102-103,soal ujian ut semester 5,kunci jawaban buku pr intan pariwara kurikulum 2013,contoh dialog admiration dalam bahasa inggris,cerpen sulaiman ke tanjung cina,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 10,kunci jawaban bahasa indonesia hal 96 kelas 12,contoh kumpulan soal kasus keperawatan gerontik,soal dan jawaban kewirausahaan kelas 12,tugas bahasa indonesia hal 28 kelas 12,kunci jawaban cerdas berbahasa indonesia untuk sma/ma kelas xii,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 16 kelas 12 semester 2,kunci jawaban bahasa indonesia kelas xii halaman 28,supremum dan infimum,buku ekonomi k13 kelas x,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 9,mengonversi teks sejarah menjadi cerpen,contoh soal bahasa indonesia kelas 9 kurikulum 2013,lusi mempunyai uang 150.000 lebihnya,kunci jawaban pkn kelas 12 kurikulum 2013 bab 2,soal tentang bela negara beserta jawabannya,judul skripsi 2 variabel,makalah tentang pembelahan sel,contoh soal pendekatan produksi,buku cetak ekonomi kelas 10 kurikulum 2013,jawaban tugas 2 membandingkan teks cerita sejarah,jawaban bahasa indonesia kelas xii halaman 35 semester 1,video salam pramuka,jawaban sejarah kelas 12 halaman 46,tesis kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru,video salam pramuka hot,konversikan teks cerita sejarah huruf braille menjadi bentuk teks lain,paket ekonomi kelas 10 k13,kunci jawaban lks intan pariwara kelas xii,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 75,mengonversi teks cerita sejarah huruf braille menjadi dialog,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 77,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1,kunci jawaban sejarah indonesia kelas 12 halaman 46,download video hot anak sma,rumusan masalah laporan prakerin,tugas pkn bab 7 kelas 10 merajut kebersamaan dalam kebhinekaan,unsur ekstrinsik cerpen sulaiman pergi ke tanjung cina,kunci jawaban bahasa indonesia kelas vii kurikulum 2013,kunci jawaban sejarah hal 46,kunci jawaban buku bahasa indonesia kelas 8 kurikulum 2013,kunci jawaban buku ips kelas 9 kurikulum 2013,jawaban pkn kelas 12 halaman 34,kunci jawaban buku pr intan pariwara kelas 12 tahun 2015,buku ekonomi kelas xii kurikulum 2013 penerbit erlangga,pengertian biaya bahan baku dan contohnya,kunci jawaban lks pkn kelas 12 viva pakarindo,dialog membeli obat di apotik,jawaban sejarah indonesia kelas 12 halaman 46,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 35,salam pramuka full asli,tugas bahasa indonesia halaman 18 kelas 12,pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa,buku ekonomi kelas xi kurikulum 2013 esis pdf,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 35 kelas 12,soal teks deskripsi bahasa indonesia kelas 7,judul skripsi dakwah bpi,jawaban bahasa indonesia kelas xii halaman 9,download buku ekonomi kelas xii kurikulum 2013 esis,kunci jawaban lks intan pariwara kelas 12 bahasa indonesia,salam pramuka full video,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 112,salam pramuka video asli,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 80,soal pilihan ganda tentang teks cerita sejarah,kunci jawaban tugas bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 132 sampai 135,buku ekonomi kurikulum 2013 kelas x,download buku ekonomi k13,dialog bahasa inggris tentang hobi dan artinya,innahu min sulaiman,contoh surat keterangan cerai dari desa,lk tugas kelompok 1 prakarya kelas 12,innahu min sulaimana 7x,tugas mandiri 3.4 pkn kelas 12,soal pilihan ganda teks cerita sejarah kelas xii,mengonversi teks cerita sejarah huruf braille,makalah biologi sel,temukan adverbia pada kalimat kalimat berikut,kunci jawaban agama islam kelas 12 halaman 14,soal kewirausahaan kelas xii semester ganjil,contoh masalah nasionalisme di indonesia,kunci jawaban tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 13,latihan uji kompetensi sejarah hal 46,judul tesis notaris,jawaban pkn kelas 12 hal 10,link salam pramuka full,
  1. The Importance of Knowing and Following All YouTube Rules 
  2. What to Consider When Making a YouTube Video 
  3. What to Consider Before Posting a Video on YouTube  
  4. Why You Should Rate YouTube Videos You Watch  
  5. Why You Should Join the YouTube Community 
  6. Why You Need to Refrain from Documenting Illegal Activities on YouTube  
  7. Making a YouTube Video: Pieces You Should Try  
  8. Making YouTube Videos: Why You Need to Be Cautious of Work from Others  
  9. Pros and Cons of Making Your Own YouTube Videos 
  10. The Importance of Discussing YouTube with Your Children 
contoh percakapan asking and giving attention,ekonomi erlangga kelas x kurikulum 2013,paket ekonomi kelas 10 kurikulum 2013,superordinat,contoh soal teks deskripsi pilihan ganda,contoh soal pilihan ganda expressing certainty and uncertainty,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 28,contoh skripsi hukum ketenagakerjaan,hana menabung uangnya sebesar 500.000 dengan bunga tunggal,kunci jawaban pkn halaman 10 kelas 12,cara mengonversi teks cerita sejarah menjadi puisi,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 31,tugas kelompok 3.2 pkn kelas 12,contoh soal bahasa indonesia kelas 7 dan kunci jawaban,contoh surat undangan resmi acara hut ri,skripsi pln,kunci jawaban buku paket bahasa indonesia kelas xii kurikulum 2013,video salam pramuka asli,unsur ekstrinsik cerpen banun,contoh soal teks iklan pilihan ganda,ya allohu yaa rozzaaqu yaa wahhaabu,kunci jawaban fisika kurikulum 2013 kelas 12,contoh rpp pkr model 221,contoh soal teks editorial dan jawaban,laporan penelitian pertumbuhan kacang hijau ditempat gelap dan terang,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 32,pkn erlangga kelas 12,soal try out bahasa indonesia kelas 6 dan kunci jawaban,analisis alih kode dalam lirik lagu,soal pancasila pilihan ganda,contoh dialog uncertainty,dialog certainty dan uncertainty tentang alam,makalah pancasila dan uud 1945,contoh pkp ipa kelas 3 semester 1,tugas pkn halaman 42 kelas 12,jawaban bahasa indonesia halaman 47 kelas 12,contoh proposal penelitian kualitatif pendidikan pdf,bacaan ratib al haddad latin,contoh soal harga pokok proses,kunci jawaban buku bahasa inggris kelas xi kurikulum 2013 halaman 14,rpp konsep dasar keperawatan smk,buku paket ekonomi kelas 11 kurikulum 2013 pdf,contoh skripsi administrasi negara,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 8,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 11 kurikulum 2013 halaman 22 semester 1,download buku biologi kelas xi kurikulum 2013 penerbit erlangga,contoh dialog bahasa inggris 2 orang tentang congratulation,download novel marga t gratis,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 8 semester 2,verba relasional,skripsi public relations pdf,kumpulan soal ips kelas 6 semester 1 dan kunci jawaban,kunci jawaban buku paket kelas 12,buku intan pariwara kurikulum 2013,contoh soal pilihan ganda tentang cerpen beserta jawabannya,pengaruh penerimaan pajak kendaraan bermotor terhadap pendapatan asli daerah,flora di bagian tengah,makalah demokrasi,soal keperawatan komunitas pilihan ganda,jawaban bahasa indonesia halaman 32 kelas 12,kunci jawaban pkn halaman 35 kelas 12 kurikulum 2013,smp terbaik di cirebon,laporan pkp matematika kelas 2 semester 1,kunci jawaban pkn hal 18 kelas 12,kunci jawaban buku mandiri matematika kelas 12,hereditas dan lingkungan,kasus dan penyelesaiannya,kunci jawaban sejarah indonesia halaman 30 kelas 12,soal pdgk4405 materi dan pembelajaran ips sd,mengapa pemerintah komisaris jenderal mengambil kebijakan jalan tengah,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 11 halaman 72 semester 1,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 halaman 22,kunci jawaban pkn kelas 12 kurikulum 2013 hal 42,materi bahasa inggris kelas 12 smk semester 1,download novel marga t,3gp salam pramuka,jawaban bahasa indonesia halaman 28,proposal skripsi pai kualitatif pdf,fungsi doa innahu min sulaimana,buku paket matematika kelas 12 semester 1,pembuktian rumus sudut pertengahan trigonometri,jawaban bahasa indonesia halaman 30 kelas 12,link salam pramuka,judul skripsi tentang bulog,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 138,dita meminjam uang di dua bpr yang berbeda dengan masa pinjaman keduanya adalah 3 tahun,viva pakarindo bahasa indonesia,soal pilihan ganda tentang tanah longsor,percakapan bahasa inggris dan artinya,tesis pendidikan agama islam doc,contoh soal ungkapan dan jawabannya,perkembangan teori atom ppt,kunci jawaban bahasa inggris kelas 12 kurikulum 2013 halaman 11,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 37,kunci jawaban mandiri bahasa indonesia kelas 12,full video salam pramuka,formasi te,rumus identitas trigonometri lengkap,ppc proposal doc,jawaban bahasa indonesia halaman 22 kelas 12,
  1. Uploading Your Videos to YouTube  
  2. Video Categories Found On YouTube  
  3. Videos You Can Find Available for Viewing on YouTube  
  4. YouTube and Its Competition Reviewed 
  5. YouTube’s Test Tube: What Is It?  
  6. Why it’s So Popular 
  7. YouTube: Why You Should Check It Out 
  8. Advantages to Making Your Own YouTube Videos  
  9. Benefits of Registering With YouTube  
  10. Cons of Making Your Own YouTube Videos 
kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 21,kunci jawaban pkn hal 42 kelas 12,kunci jawaban lks matematika kelas 12 viva pakarindo,download novel habiburrahman el shirazy pudarnya pesona cleopatra,contoh fakta dan opini dalam iklan tv,kurikulum paket a b dan c,mengonversi teks cerita sejarah huruf braille menjadi teks eksposisi,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 11,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 hal 9,kunci jawaban buku paket kelas 12 bahasa indonesia,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 36 semester 1,skripsi full day school,rpp bahasa indonesia smk ktsp,judul skripsi tentang pln,lks ipa smp kelas 7 semester 1 kurikulum 2013,kata pengantar makalah geografi,kunci jawaban matematika kelas 12 kurikulum 2013 intan pariwara,soal prakarya kelas 12 pilihan ganda,tema sulaiman pergi ke tanjung cina,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 28,smp darul musyawirin,buatlah dua kalimat untuk mengkritik suatu masalah yang berkaitan dengan hiburan di televisi,buku paket bahasa indonesia kelas 12,download buku matematika peminatan kelas x kurikulum 2013 erlangga,permainan te,penelitian ex post facto,download salam pramuka mp4,innahu min sulaimana wa innahu bismillahirrohmanirrohim alla ta lu alayya wa tuni muslimin,kali silat evolution,rpp prakarya sma,kunci jawaban bahasa indonesia kelas xii halaman 22,kumpulan soal kasus askeb komunitas,kunci jawaban lks prakarya kelas 8 kurikulum 2013,jawaban bahasa indonesia kelas 12 hal 32,mengabstraksi teks sajak,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 28 kelas 12 semester 1,kunci jawaban tema 1 indahnya kebersamaan kelas 4,jual wall climbing,kunci jawaban buku bahasa indonesia kelas 7 kurikulum 2013 semester 2,kunci jawaban pkn tugas mandiri 1.5 kelas 12,kunci jawaban buku paket pkn kelas 12 semester 1,verba modifikatif koordinatif apositif,pengertian pendidikan menurut ahli,judul skripsi manajemen pemasaran 3 variabel,pkn hal 42 kelas 12,soal teks deskripsi kelas 7 kurikulum 2013,judul skripsi kesehatan,skripsi peran kepala desa dalam pembangunan desa,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 8,jawaban pkn halaman 8 kelas 12,target pencapaian selama kuliah,unsur ekstrinsik sulaiman pergi ke tanjung cina,kunci jawaban pkn halaman 9 kelas 12,download salam pramuka full,asal mula suatu negara,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 35 kurikulum 2013,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 21,rpp dan silabus grow with english sd,kunci jawaban pkn kelas 12 bab 2,jawaban pkn kelas 12 halaman 56,download buku bse gratis,pengertian pendidikan kesetaraan,kunci jawaban pkn kelas 9 semester 1,judul skripsi pg paud,buku kimia kelas 10 kurikulum 2013 erlangga pdf,soal ujian ut pdgk 4405,kunci jawaban seni budaya kelas 12 kurikulum 2013,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013,skripsi hukum administrasi negara pdf,mengonversi cerpen juru masak menjadi puisi,contoh dialog repetition 4 orang,skripsi perusahaan manufaktur,lks intan pariwara pegangan guru,jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 74,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 77,kunci jawaban lks pkn kelas 12 semester 1 kurikulum 2013,judul skripsi ilmu pemerintahan,analisis kesulitan belajar siswa,lks matematika sma kelas xii ipa,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 8,soal pkn tentang nilai nilai pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaraan pemerintah negara,tugas mandiri pkn kelas 12,kunci jawaban pkn kelas 12 intan pariwara,lebih susah akuntansi atau manajemen?,skripsi keterampilan berbicara,contoh laporan ppl pgsd,soal kewirausahaan kelas xii dan jawabannya,buku cetak pkn kelas 12,dialog congratulation 2 orang singkat beserta artinya,materi analisis real lengkap,kunci jawaban matematika intan pariwara,kunci jawaban pkn kelas 10 kurikulum 2013 bab 5,skripsi pengaruh komunikasi interpersonal terhadap kinerja pegawai,sistem pemerintahan desa,kunci jawaban buku pr bahasa inggris intan pariwara kelas 9,download novel mira w sampai maut memisahkan kita,judul proposal keuangan,pkn kelas 12 halaman 8,xxxanak sd,kelas internasional its,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 30 kelas 12,
  1. Have a Question About YouTube? Why You Should Visit YouTube’s Help Center  
  2. High School Students: Why You Must Display Caution When Using YouTube  
  3. How and Why You Should Market Your YouTube Videos  
  4. Google Adsense Alternatives  
  5. Adsense and the Surfer  
  6. The Disadvantages of Adsense 
  7. The Future of Google Adsense 
  8. Adsense is for Everyone  
  9. Click Fraud  
  10. Where Adsense Should Appear 
download buku pr intan pariwara,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 29,kunci jawaban buku pr matematika intan pariwara kelas 7 semester 1,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 42,materi pkn kelas 12 semester 1,contoh dialog certainty and uncertainty 2 orang,macam macam langit,contoh soal teks observasi beserta jawabannya,download soal uji kompetensi bidan dan kunci jawaban pdf,9 dari 10 pintu rezeki adalah berdagang,kunci jawaban buku pr intan pariwara kelas 12 tahun 2017,contoh dialog certainty and uncertainty beserta artinya,pemilihan portofolio investasi,kunci jawaban buku pr intan pariwara kurikulum 2013 kelas 7,sex pkn,judul skripsi tentang pajak kendaraan bermotor,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 44,soal pkn kelas 12 semester 2 dan kunci jawaban,soal bahasa indonesia kelas 12 semester 1 dan kunci jawaban,percakapan bahasa inggris di hotel 4 orang,kunci jawaban buku paket sejarah indonesia kelas x kurikulum 2013,skripsi arsitektur pdf,buku ipa kelas 9 kurikulum 2013 pdf,belajar autocad 2007 untuk pemula pdf,contoh soal essay teks eksplanasi dan jawaban,kunci jawaban kumon level j full,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 36,sikap mengintimidasi pemeluk agama lain bertentangan dengan nilai - nilai pancasila,parafrasa,dialog bahasa inggris 4 orang tentang hobi,kunci jawaban pkn kls 12 hal 8,skripsi pengaruh kompensasi terhadap produktivitas kerja karyawan,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 47,contoh soal akuntansi manajemen,kumpulan skripsi diare pada balita,isi teks berita,kunci jawaban pkn hal 10 kelas 12,tesis kinerja pegawai,ppt tentang bola basket,contoh soal pkn kelas 9 bab 1 kurikulum 2013,fcpa course,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 20,buku paket bahasa indonesia kelas 12 smk,video salam pramuka original,kunci jawaban buku pr ipa intan pariwara kelas 7,jawaban paket pkn kelas 12,kunci jawaban lks kreatif bahasa indonesia kelas xii semester 1,skripsi campur kode dalam lirik lagu,jawaban buku bahasa indonesia kelas 12 semester 1,jawaban pkn kelas 12,contoh power point skripsi manajemen,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 13,tugas bahasa indonesia kelas xii semester 1,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 11 halaman 126,contoh skripsi analisis pengaruh pemberian kredit terhadap pendapatan pedagang kecil,nilai-nilai sumpah pemuda dan maknanya bagi kehidupan kebangsaan di indonesia pada masa kini,lusi mempunyai uang 150,contoh judul pkp paud,skripsi tentang menghafal al qur'an,soal pilihan ganda tentang ham kelas 12,kunci jawaban buku bahasa inggris kelas 12 kurikulum 2013 halaman 105,jawaban pkn hal 31 kelas 12,kunci jawaban pkn halaman 8-9 kelas 12,kunci jawaban buku paket ekonomi kelas 12,contoh teks cerita sejarah tsunami aceh,judul skripsi ekonomi manajemen keuangan,fauna,blog mapenda kab bogor,judul skripsi peran orang tua,contoh gambar pemandangan,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 37,contoh kasus pancasila dalam kehidupan sehari hari,kesadaran berbangsa dan bernegara,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 74,makalah pembangunan hukum nasional,contoh analisis puisi lengkap,skripsi perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing,judul skripsi ketenagakerjaan,contoh proposal penelitian ekonomi manajemen,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 28-29,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 42,google adwords proposal pdf,kunci jawaban sejarah indonesia kelas 12 halaman 142,skripsi administrasi perkantoran,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 159,soal pilihan ganda dan pembahasan trigonometri kelas 11,kunci jawaban lks intan pariwara kurikulum 2013,fungsi hormon auksin,jawaban kegiatan 2 kerjasama membangun teks anekdot,contoh bidal,pentingnya kekuasaan negara,contoh soal cerita fantasi kelas 7,streaming salam pramuka,kunci jawaban matematika intan pariwara kelas 12,contoh proposal.doc,kunci jawaban sejarah kelas 12 intan pariwara,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 31,makalah ketenagakerjaan dan pengangguran,proposal tesis psikologi pendidikan,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 181,buku pr ips terpadu kelas 9 intan pariwara,
  1. What is Google adsense? 
  2. Ways to Identify and Tackle Click Fraud  
  3. Turning Traffic in to Adsense Traffic  
  4. Top Paying Keywords  
  5. Tools for Adsense  
  6. Text v Graphic on Adsense  
  7. Adsense - Pros and Cons 
  8. Why Use Google Adsense?  
  9. Why Advertisers support Adsense 
  10. Success on Adsense – 5 Quick Tips  
merubah celcius ke fahrenheit,kunci jawaban matematika viva pakarindo,jawaban pkn kelas 12 halaman 16,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 35,kunci jawaban buku sukino kurikulum 2013,buku bahasa indonesia sma kelas 12 kurikulum 2013,proposal penelitian keperawatan medikal bedah pdf,jawaban lk-1 prakarya,definisi kesulitan belajar,download buku kimia kelas xi kurikulum 2013 erlangga,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 104,jawaban pkn kelas 12 halaman 42,kunci jawaban lks penerbit viva pakarindo,kunci jawaban pkn kelas xii k13 bab 1,kunci jawaban lks bahasa indonesia kelas 12,percakapan bahasa inggris 3 orang di bank,contoh soal akuntansi dasar dan jawabannya,kunci jawaban buku mandiri matematika kelas 9,manfaat ratib al attas,kunci jawaban buku pr intan pariwara kelas 12,skripsi kualitatif manajemen pemasaran,soal pkn kelas 12 semester 1 dan kunci jawaban,ebook belajar piano bahasa indonesia,makalah metode harga pokok proses,contoh soal tentang ham kelas 11,kunci jawaban buku pr intan pariwara kurikulum 2013 kelas xii,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 62,buku paket ekonomi kurikulum 2013,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 32,bahasa indonesia kelas 12 hal 18,kunci jawaban ekonomi esis kelas xi kurikulum 2013 bab 1,salam pramuka full version,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 12,skripsi tentang kreativitas belajar siswa,kunci jawaban pkn halaman 35 kelas 11 semester 2,contoh latihan soal limit dan penyelesaiannya,contoh verba relasional,jual buku pr intan pariwara,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 30,skripsi gizi kesehatan masyarakat,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 35 kelas 12 semester 1,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 125,jawaban hal 42 pkn kelas 12,contoh album kenangan,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 32,contoh dialog certainty uncertainty dan repetition,contoh soal teks berita kelas 12,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 16,contoh soal dan jawaban giving suggestion,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 75,kunci jawaban paket pkn kelas 12 semester 1,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 72 kelas 12,supremum dan infimum pada analisis real,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 125,contoh dialog certainty and uncertainty 2 orang beserta artinya,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 36 semester 1,kunci jawaban pkn halaman 42 kelas 12,buku ekonomi kelas 10 kurtilas,buku pkn kelas 12 kurikulum 2013,kunci jawaban pkn halaman 141,garis dan sudut kelas 7,contoh soal nilai mutlak dan pembahasannya pdf,download video salam pramuka,kunci jawaban pkn halaman 31,salam pramuka hd,soal pkn kelas 10 semester 1 beserta jawabannya kurikulum 2013,skripsi keperawatan medikal bedah,kunci jawaban bahasa indonesia kelas xii semester 1 halaman 18,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 32 semester 1,kunci jawaban matematika kelas xii kurikulum 2013,skripsi tentang tqm,skripsi pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah,download buku biologi kelas xi erlangga pdf,contoh proposal manajemen keuangan pdf,50 soal bahasa indonesia beserta jawabannya,jawaban buku paket pkn kelas 12 halaman 42,
  1. SEO for Adsense 
  2. Positioning of Adverts  
  3. Google PPC: Content or Search?  
  4. How Much Money Will I earn Through Adsense?  
  5. How Adsense Changed the Internet  
  6. Getting Started With Adsense  
  7. Adsense Alternatives 
  8. Online Education Offers Unparalleled Learning Freedom 
  9. Scholarships are Excellent Source of Financial Aid 
  10. Student Loans Should be Last Resort  
tempat angker di pare kediri,penggunaan bahasa indonesia di malaysia,jawaban buku pkn kelas 12 halaman 42,smp swasta terbaik di bogor,kunci jawaban buku pr matematika intan pariwara kelas 12,tugas pkn hal 8 kelas 12,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 2 halaman 31,soal pilihan ganda teks cerita sejarah beserta jawaban,urutkanlah secara kronologis kemudian tuliskan urutan waktu peristiwa dan tempatnya,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 66,tugas bahasa indonesia halaman 28 kelas 12,persamaan dan perbedaan teks berita,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 9 kelas 12 semester 1,soal uas askeb komunitas,pertumbuhan gereja pdf,skripsi pengaruh rekrutmen terhadap kinerja karyawan,lks pkn kelas 12 semester 1 kurikulum 2013,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 18 kelas 12,unsur intrinsik cerpen sulaiman pergi ke tanjung cina,jawaban buku paket,membandingkan teks cerita sejarah dengan teks lain,konversi teks cerita sejarah,download video hot salam pramuka,jawaban uji kompetensi bab 3 pkn kelas 11 hal 91,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 20 kelas 12,analisis penentuan harga pokok produksi dengan metode full costing,salam pramuka asli,kunci jawaban pai kelas 12 halaman 14,nilai keindahan dalam puisi hujan bulan juni,tugas bahasa indonesia halaman 21,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 14,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 35,makalah biologi,soal bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 dan kunci jawaban,contoh dialog uncertainty 2 orang,buku ekonomi esis kelas 12 kurikulum 2013,metode bermain peran untuk anak usia dini,pembelajaran kelas rangkap,contoh makalah pencurian,kunci jawaban lks pkn kelas 12 intan pariwara,contoh sikap cinta tanah air di lingkungan masyarakat,jawaban uji kompetensi bab 1 ipa kelas 9 kurikulum 2013,anggaran kebutuhan bahan baku,ciri kebahasaan teks editorial,kunci jawaban intan pariwara,contoh skripsi manajemen sdm 3 variabel,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 36,video hot salam pramuka full,soal asking for repetition,pdf buku ekonomi kelas x,anaksmpxxx,contoh skripsi tentang ketenagakerjaan,jawaban pkn kelas 12 hal 42,kunci jawaban buku pkn kelas 9 kurikulum 2013,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 31,soal trigonometri kelas 11 dan jawabannya,pkn kelas 12 halaman 42,skripsi motivasi terhadap kinerja karyawan,buku paket ekonomi kelas 10 k13,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 18,skripsi sejarah murni pdf,menganalisis teks sejarah,contoh skripsi public relations,metode z score,judul skripsi manajemen keuangan 3 variabel,buku esis biologi kelas xi pdf,skripsi nilai nilai pendidikan islam,skripsi pendidikan agama islam kualitatif pdf,skripsi dana desa,jawaban hal 5 pkn kelas 12,kunci jawaban tema 6 kelas 5,buku ekonomi kelas xii kurikulum 2013 esis,pengertian pembelajaran,tugas pkn halaman 8 kelas 12,contoh konversi teks cerita sejarah,kunci jawaban pr intan pariwara kelas 12,kunci jawaban ekonomi kelas 12 kurikulum 2013,kunci jawaban pkn halaman 35 kelas 11,kunci jawaban buku agama islam kelas 12 penerbit erlangga,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 29,ratib al haddad latin,
  1. The Benefits of Online Learning  
  2. The Dollars and Cents of a Four-Year Degree  
  3. Making YouTube Videos: Safety Tips You Should Know 
  4. University Disadvantages  
  5. How to Make a YouTube Video  
  6. Why a University Education?  
  7. Graduate Degree Options 
  8. Great Reasons to Complete your Degree  
  9. Is an Online Education Right for You?  
  10. Free Application for Federal Student Aid  
kunci jawaban buku pr pkn intan pariwara kelas 9,lirik mars abita,contoh proposal pembuatan sim kolektif,sebutkan 3 tokoh yang sangat berkesan dalam pikiranmu,contoh soal studi kelayakan bisnis npv,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 29 semester 1,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 9,power point motivasi belajar siswa,kunci jawaban pkn intan pariwara kelas 12,contoh soal merajut manusia dan masyarakat berdasarkan pancasila,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 207,tugas 2 mengabstraksi teks sajak,teks tanggapan kritis sma atau smk,buku wawasan nusantara pdf,kunci jawaban pkn halaman 42 kelas 12 smk,skripsi pendidikan agama islam doc,contoh mengonversi teks cerita sejarah menjadi puisi,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 141,perbedaan cerpen juru masak dan sulaiman pergi ke tanjung cina,kunci jawaban bahasa inggris kelas 12 halaman 64,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 36,contoh laporan ppl pgsd doc,definisi hukum menurut aristoteles,perkembangan teori atom ppt download,jawaban ppkn kelas 12 halaman 8,kunci jawaban hal 22 bahasa indonesia kelas 12,skripsi strategi public relations dalam mempertahankan citra perusahaan,makalah pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan,buku pr ipa terpadu kelas 9 intan pariwara ktsp,contoh surat cerai,makalah trigonometri kelas 10,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 56,kunci jawaban pkn halaman 56,buku paket ipa kelas 9 semester 2,download proposal skripsi manajemen keuangan,jawaban tematik kelas 6 tema 1,download buku esis,contoh soal tes perangkat desa dan kunci jawaban,koloid pdf,model layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus,contoh laporan perpustakaan sekolah smp,simpulan paragraf,contoh skripsi ekonomi manajemen pdf,jawaban sejarah kelas 12 hal 46,kumpulan soal keperawatan gerontik,mapenda kab bogor nrg,download buku yudhistira sd,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 55,irfan dan roni bekerja di pabrik kaos,kunci jawaban pkn halaman 20 kelas 12,jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 28,contoh soal selisih kas dan jawabannya,doa penunduk musuh,download video salam pramuka hot,download video salam pramuka full movie,kunci jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013,teks editorial contoh,kunci jawaban buku pkn kelas 7 kurikulum 2013,kunci jawaban pkn hal 42,contoh pkp paud tentang bahasa,rpp kelas rangkap model 221 kelas 1 dan 2 semester 1,contoh percakapan yang isinya seseorang yang tidak senang berolahraga,kecerdasan kinestetik,jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 29,skripsi ptk pai,formasi top eleven 2017,makalah logika matematika,contoh kti analis kesehatan,kunci jawaban intan pariwara kelas 12,top eleven formasi,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 35 semester 1,download lks intan pariwara kelas 12,rumus fahrenheit ke reamur,judul skripsi d4 kebidanan klinik terbaru,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 106,contoh soal hidrologi beserta jawabannya,bahasa indonesia halaman 18 kelas 12,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 208,download buku pkn kelas 12 kurikulum 2013,kunci jawaban sejarah kelas 12 halaman 29,soal akuntansi manajemen dan jawabannya,salam pramuka google drive,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 28,contoh verba pewarta,judul skripsi tentang pendidikan pesantren,contoh soal barisan bilangan real,salam pramuka part 2,pendidikan menurut para ahli,rpp kelas rangkap model 221 kelas rendah,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 28 kelas 12,buku matematika kelas 10 erlangga pdf,tugas mandiri 4.3 pkn kelas 12,konsep keselamatan di pusat pendidikan awal kanak-kanak,kunci jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12,skripsi model pembelajaran circ,fcpa or "praktik korupsi asing" or kriminal or kejahatan or jahat or menipu or tipu or penipuan or curang or kecurangan or suap or penyuapan or disuap or korup or korupsi "pt bni securities",jawaban buku paket pkn kelas 12 halaman 8,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 10,top eleven token gratis,judul skripsi msdm yang unik,contoh dialog admiration,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 194,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 149,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 35,kunci jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 20,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 semester 1,video salam pramuka part 2,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12,contoh proposal keperawatan komunitas,gambar jj,teori bela negara pdf,kunci jawaban ukk akuntansi 2017 paket 2,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 28 semester 1,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 18,video asli salam pramuka,kunci jawaban sejarah indonesia kelas 12 halaman 30,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 66,salam pramuka video,surat undangan hut ri,adwords account banned,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 16,pengertian asking for attention,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 67,judul skripsi tentang full day school,download video salam pramuka part 2,latih uji kompetensi sejarah hal 46,belajar gitar otodidak pdf,soal pkn kelas 9 kurikulum 2013,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 59 kelas 12,rpp kelas rangkap universitas terbuka,tugas mandiri 3.3 pkn kelas 12,
  1. Finding the Right College Program for You  
  2. Financial Motivation for Two-Year Education  
  3. Financial Aid Options for Students  
  4. Educational Savings Accounts  
  5. HAVING A MASTER’S DEGREE  
  6. How Internet or technology did change the standards of studying?  
  7. Getting Into Law School  
  8. Status of Education in Developing Countries  
  9. Distance learning education program 
  10. Community College Disadvantages  
soal administrasi negara dan jawaban,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 2 halaman 14,referensi judul kti analis kesehatan,parafrasa dari syair nyanyian anak,contoh keterampilan anak tk,materi geopolitik,strategi belajar secara berkesan,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 19,soal identitas trigonometri kelas 11,buku biologi kelas 10 penerbit erlangga pdf,kunci jawaban paket bahasa indonesia kelas 12,anaksmaxxx,paket ekonomi kelas 10,pengertian anggaran fleksibel,salam pramuka hot video,buatlah struktur teks cerita pendek sulaiman pergi ke tanjung cina,soal pilihan ganda teks cerita sejarah,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 30,download buku matematika sukino,contoh wawancara dengan pedagang,contoh mengonversi teks sejarah,skripsi tentang pajak,jawaban paket pkn kelas 12 halaman 42,pertanyaan geopolitik,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 hal 96,jawaban lks bahasa indonesia kelas 12 semester 1,kunci jawaban biologi erlangga kelas xi kurikulum 2013 bab 1,contoh proposal dalam bentuk power point,kunci jawaban buku intan pariwara kelas 8 kurikulum 2013,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 31-32,kunci jawaban pkn halaman 8 kelas 12,kunci jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 35,percakapan bahasa inggris perawat dan pasien beserta artinya,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 9,judul skripsi hubungan,menyusun anggaran perusahaan,kunci jawaban matematika sukino 3a,kata kunci yang aku temukan dalam iklan,yousuve,pertanyaan akuntansi pertanggungjawaban,jawaban bahasa indonesia hal 28 kelas 12,buku ekonomi kurikulum 2013 kelas 10,mind map untuk anak sd,makalah perkembangan teori atom,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 23,contoh anggaran penjualan,metode pengendalian bahan baku,pengertian tari layang-layang,contoh teks editorial tentang lingkungan,makalah kecerdasan emosional,salam pramuka full movie,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 hal 11,kunci jawaban bahasa indonesia kelas xii halaman 55,contoh power point tugas akhir d3,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 53,kunci jawaban buku ekonomi kelas xi kurikulum 2013 esis,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 59,jawaban pkn kelas 12 halaman 70,kunci jawaban sejarah indonesia kelas 12 hal 46,belajar bahasa thailand pemula pdf,soal sejarah kelas xii ips semester 1 dan kunci jawaban,soal uas ut,kunci jawaban lks ipa kelas 7 semester 1 intan pariwara,notochord adalah,hereditas adalah,karmila marga t,jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 35,download buku ekonomi kelas x kurikulum 2013 alam s,pertanyaan tentang akuntansi pertanggungjawaban,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 35,kunci jawaban buku pr kimia intan pariwara kelas 12,contoh laporan pkp pgsd terbaru,soal dan jawaban uji kompetensi kesehatan lingkungan,kunci jawaban pkn kelas 12 kurikulum 2013,contoh soal koloid dan jawabannya,buku paket kelas 9,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 20,cara belajar renang otodidak,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 2 halaman 13,kunci jawaban biologi kelas 10 kurikulum 2013,kunci jawaban ekonomi kelas 10 kurikulum 2013,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 15,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 95,skripsi pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan doc,kunci jawaban buku pr intan pariwara kelas 9,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 37 semester 1,soal pilihan ganda tentang identitas nasional,kunci jawaban matematika sukino 2a,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 66,pdf ekonomi kelas x,video salam pramuka full,kalimat verba material,jawaban pkn kelas 12 halaman 3,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 47 semester 1,contoh soal dan pembahasan barisan monoton,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 34,kunci jawaban buku paket pkn kelas 10 kurikulum 2013,makalah tentang pelestarian lingkungan,kunci jawaban lks intan pariwara,contoh x banner penelitian,contoh peristiwa bela negara,salam pramuka new version,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12,salam pramuka crot,fungsi hormon prolaktin,jawaban paket pkn kelas 12 hal 42,ciri kebahasaan teks cerita ulang,buku matematika peminatan kelas xii kurikulum 2013 pdf,salam pramuka semprot,contoh soal uji kompetensi keperawatan medikal bedah,jawaban bahasa indonesia kelas 11 halaman 22,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 20,skripsi pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai negeri sipil,kunci jawaban buku matematika kelas 8 kurikulum 2013 semester 1,amalan innahu min sulaimana wainnahu bismillahirrohmanirrohim,lks kreatif penerbit viva pakarindo,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 hal 59,sebutkan tiga tokoh yang sangat berkesan dalam pikiranmu,jawaban lk tugas kelompok 1 produk kerajinan khas daerah hal 7,judul skripsi msdm 3 variabel,menelusuri dinamika kehidupan bernegara dalam konteks geopolitik indonesia,contoh soal matriks dan jawabannya kelas 12,contoh soal gelombang berjalan beserta penyelesaiannya,salam pramuka hot full,tugas 2 memproduksi teks cerita sejarah secara mandiri,makalah penganggaran perusahaan,jelaskan faktor faktor yang menyebabkan suatu negara mengadakan hubungan internasional,rumus kelvin ke reamur,proposal skripsi pendidikan anak usia dini download,contoh proposal skripsi ekonomi pembangunan pdf,paket pkn kelas 12,efek pakarindo pt gaji,proposal bpjs kesehatan,judul kti kesehatan lingkungan,soal matematika kelas 6 semester 1 dan kunci jawaban 2015,contoh kalimat tidak baku dalam kehidupan sehari-hari,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 semester 1,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 12,rumus fahrenheit ke celcius,sma nu lemahabang,kunci jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 30,disadvantages of a 32 day notice account,video hot salam pramuka,mengonversi teks cerita sejarah huruf braille menjadi puisi,kunci jawaban lks matematika kelas 11 semester 1 intan pariwara,contoh percakapan bahasa inggris perkenalan,buku fisika kelas 12 kurikulum 2013,materi bahasa indonesia kelas 9 semester 2 kurikulum 2013,skripsi pajak pdf,kunci jawaban buku paket matematika,kunci jawaban sejarah indonesia kelas 12 hal 30,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 35,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 71,kunci jawaban buku pr intan pariwara smp kelas 9,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 34,contoh dialog certainty and uncertainty 2 orang singkat,makalah lingkungan hidup,makalah lompat jauh doc,skripsi bulutangkis pdf,lusi mempunyai uang 150.000,menghitung bb,contoh soal manajemen persediaan dan penyelesaiannya,buku sejarah indonesia kelas 12,tugas bahasa indonesia kelas 11 halaman 18,contoh makalah penjas,innahu min sulaiman wainnahu,cara membuat miniatur wall climbing,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 11 kurikulum 2013 halaman 12,jawaban bahasa indonesia halaman 8 kelas 12,kunci jawaban pkn halaman 56 kelas 12 kurikulum 2013,technowizards,kunci jawaban pkn halaman 14 kelas 12,kunci jawaban lks fisika kelas 12 intan pariwara,sikap komitmen apa saja yang ditunjukkan para pendiri negara dalam merumuskan pancasila