Hakikat Tujuan dan Makna Ibadah


Admin jebidal.com pada kesempatan kali ini akan mencoba membahas tentang Hakikat Tujuan dan Makna Ibadah

Silahkan langsung Copypaste saja, tetapi baiknya di teliti dulu barang kali ada yang salah ketik baik judul maupun isi postingan Hakikat Tujuan dan Makna Ibadah, jika sudah yakin silahkan dipergunakan sebagaimana mestinya, jika anda beruntung ada link downloadnya, jangan ragu dan bimbang lansung download saja, semoga blog ini memberi manfaat.

Alangkah baiknya Anda membaca dengan teliti, supaya apa apa yang ada di blog ini bisa bermanfaat, jika hasil dari postingan di blog ini kurang memuaskan, silahkan cari di kotak pencarian [Search Here] atau [Search], kalau tidak salah admin taro di bawah artikel postingan [untuk view handphone/ smartphone atau sejenisnya] dan bagian samping kanan [untuk view via destop/ PC/ Laptop dan sejenisnya], dan semoga hasil dari pencarian blog ini dapat mempermudah Anda dalam menjelajah isi blog jebidal.com ini. selamat berselancar.

Postingan Lainnya yang berhubungan dengan Hakikat Tujuan dan Makna Ibadah

  • Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya
  • Hadits Tentang Larangan Korupsi dan Kolusi
  • Faktor Penyebab Terjadinya Monopoli
  • makalah tentang pajak kendaraan bermotor
  • Makalah SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM
  • PENGERTIAN BERKAH
  • Makalah Manajemen Perpustakaan
  • Makalah Kecerdasan Matematis Logis
  • semoga dengan mengunjungi jebidal.com, anda mendapatkan informasi menarik dan dapat bermanfaat bagi anda, dalam situs jebidal.com menitik beratkan pembahasan yang berkaitan dengan pendidikasn, seperti makalah, materi pelajaran, contoh soal ujian dengan jawabannya, contoh skripsi, contoh tesis, dan info menarik serta unik lainnya. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Hakikat Tujuan dan Makna Ibadah
    Admin jebidal.com juga mempermudah pengunjung untuk mendapatkan manfaat dari blog jebidal.com, silahkan jelajahi setiap sudut dari blog ini, semoga menemukan yang Anda cari. Selamat menelusuri blog ini. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Hakikat Tujuan dan Makna Ibadah.

    Jika Anda ingin mendapatkan update dari blog jebidal.com, silahkan follow twitter @jebidal, ini link langsungnya @jebidal
    Jika Anda lebih suka mainan facebook jangan ragu untuk like fan page jebidal.com ini link langsungnya Jebidal.com on Facebook
    dan jika Anda lebih betah menggunakan akun Gplus Anda, jebidal.com juga punya silahkan follow saja, ini link langsungnya jebidal.com on Gplus

    Mari Kita simak lebih detailnya tentang Hakikat Tujuan dan Makna Ibadah

    Hakikat Tujuan dan Makna Ibadah

    Hakikat,  Tujuan dan Makna Ibadah

     

    Hakikat ibadah menurut Imam Ibnu Taimiyah adalah sebuah terminologi integral yang mencakup segala sesuatu yang dicintai dan diridhai Allah baik berupa perbuatan maupun ucapan yang tampak maupun yang tersembunyi.Dari definisi tersebut kita memahami bahwa cakupan ibadah sangat luas.Ibadah mencakup semua sektor kehidupan manusia. Dari sini kita harus memahami bahwa setiap aktivitas kita di dunia ini tidak boleh terlepas dari pemahaman kita akan balasan Allah kelak. Sebab sekecil apapun aktivitas itu akan berimplikasi terhadap kehidupan akhirat.

    Pada suatu risalah, Al-Ghazali menyatakan bahwa hakikat ibadah adalah mengikuti Nabi Muhammad Saw.Pada semua perintah dan larangannya.Sesuatu yang bentuknya seperti ibadah, tapi diperbuat tanpa perintah, tidaklah dapat disebut sebagai ibadah.Shalat dan puasa sekalipun hanya menjadi ibadah bila dilaksanakan sesuai dengan petunjuk syara’. Melakukan shalat pada waktu-waktu terlarang atau berpuasa pada pada hari raya, sama sekali tidak menjadi ibadah, bahkan merupakan pelanggaran dan pembawa dosa. Jadi, jelaslah bahwa ibadah yang hakiki itu adalah menjujung perintah, bukan semata-mata melakukan shalat dan puasa, sebab shalat dan puasa itu akan menjadi ibadah bila sesuai dengan yang diperintahkan.

    Akan tetapi, sesungguhnya ibadah dengan pengertian yang hakiki itu merupakan tujuan dari dirinya sendiri. Dengan melakukan ibadah, manusia akan selalu tahu dan sadar bahwa betapa lemah dan hinanya mereka bila berhadapan dengan kekuasaan Allah, sehingga ia menyadari benar-benar kedudukannya sebagai hamba Allah. Jika hal ini    benar-benar telah dihayati, maka banyak manfaat yang akan diperolehnya. Misalnya saja surga yang dijanjikan, tidak akan luput sebab Allah tidak akan menyalahi janjinya. Jadi, tujuan yang hakiki dari ibadah adalah menghadapkan diri kepada Allah SWT dan          menunggalkan-Nya sebagai tumpuan harapan dalam segala hal.

    Kesadaran akan keagungan Allah akan menimbulkan kesadaran betapa hina dan rendahnya semua makhluk-Nya. Orang yang melakukan ibadah akan merasa akan terbebas dari beberapa ikatan atau kungkungan makhluk. Semakin besar ketergantungan dan harapan seseorang kepada Allah, semakin terbebaslah dirinya dari yang selain-Nya. Harta, pangkat, kekuasaan dan sebagainya tidak akan mempengaruhi kepribadiannya. Hatinya akan menjadi merdeka kecuali dari Allah dalam arti sesungguhnya. Kemerdekaan sesungguhnya adalah kemerdekaan hati.

     

    Makna Ibadah

    Ibadah adalah cinta dan ketundukan yang sempurna. “Pada saat kita mencintai, namun kita tidak tunduk kepada-Nya, maka kita belum menjadi hamba-Nya.Dan pada saat kita tunduk kepada-Nya tanpa rasa ada rasa cinta, kita pun belum menjadi hamba-Nya.Sampai kita menjadi orang yang mencintai dan tunduk kepada-Nya.”

    Kita harus menyertakan cinta kita kepada Allah di dalam ibadah kita, meskipun pada hakikatnya cinta itu telah  tertanam di dalam jiwa setiap muslim. Jika tidak, dia belum beribadah kepada Allah.Maka hendaknya dia menghadirkan cinta itu untuk meraih kenikmatan yang didambakan.

    Area ibadah itu sangat luas hingga mencakup seluruh perilaku yang dicintai Allah.Ibadah adalah suatu kata yang maknanya mencakup seluruh perbuatan dan perkataan yang dicintai dan diridhai oleh Allah, baik yang tersembunyi dan yang tampak.Jangan membatasi ibadah hanya seputar syiar-syiar ta’abbudiyah (ibadah mahdhah) saja.Yaitu shalat, shaum, haji dan shadaqah.Akan tetapi lebih dari itu, ibadah itu mencakup seluruh perbuatan yang disebutma’ruf.

    Di antara perbuatan ma’ruf adalah berbuat baik di dalam masyarakat, menyelesaikan pekerjaan mubah dengan sempurna dan berusaha mencari karunia Allah di muka bumi. Bahkan area ibadah itu lebih banyak lagi daripada itu, seperti dengan cara mengubah amalan yang mubah menjadi bernilai ibadah dengan menyertakan niat yang baik di dalam amalnya. Setiap amal untuk dunia dan akhirat yang kita kerjakan, pada hakikatnya semua adalah untuk kepentingan akhirat.

    Other articles you might like;

    Postingan Lainnya;


Terimakasih sudah membaca postingan yang berjudul
Semoga isi dari postingan blog ini bisa bermanfaat, sekali lagi admin jebidal.com ucapkan terima kasih atas kunjungan Anda. Jangan sungkan dan jangan ragu untuk membagikan isi dari blog ini. Silahkan Share Postingan yang membahas tentang Hakikat Tujuan dan Makna Ibadah

cari di kotak pencarian ini