Invertebrata-Avertebrata


Admin jebidal.com pada kesempatan kali ini akan mencoba membahas tentang Invertebrata-Avertebrata

Silahkan langsung Copypaste saja, tetapi baiknya di teliti dulu barang kali ada yang salah ketik baik judul maupun isi postingan Invertebrata-Avertebrata, jika sudah yakin silahkan dipergunakan sebagaimana mestinya, jika anda beruntung ada link downloadnya, jangan ragu dan bimbang lansung download saja, semoga blog ini memberi manfaat.

Alangkah baiknya Anda membaca dengan teliti, supaya apa apa yang ada di blog ini bisa bermanfaat, jika hasil dari postingan di blog ini kurang memuaskan, silahkan cari di kotak pencarian [Search Here] atau [Search], kalau tidak salah admin taro di bawah artikel postingan [untuk view handphone/ smartphone atau sejenisnya] dan bagian samping kanan [untuk view via destop/ PC/ Laptop dan sejenisnya], dan semoga hasil dari pencarian blog ini dapat mempermudah Anda dalam menjelajah isi blog jebidal.com ini. selamat berselancar.

Postingan Lainnya yang berhubungan dengan Invertebrata-Avertebrata

  • Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya
  • Hadits Tentang Larangan Korupsi dan Kolusi
  • Faktor Penyebab Terjadinya Monopoli
  • makalah tentang pajak kendaraan bermotor
  • Makalah SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM
  • PENGERTIAN BERKAH
  • Makalah Manajemen Perpustakaan
  • Makalah Kecerdasan Matematis Logis
  • semoga dengan mengunjungi jebidal.com, anda mendapatkan informasi menarik dan dapat bermanfaat bagi anda, dalam situs jebidal.com menitik beratkan pembahasan yang berkaitan dengan pendidikasn, seperti makalah, materi pelajaran, contoh soal ujian dengan jawabannya, contoh skripsi, contoh tesis, dan info menarik serta unik lainnya. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Invertebrata-Avertebrata
    Admin jebidal.com juga mempermudah pengunjung untuk mendapatkan manfaat dari blog jebidal.com, silahkan jelajahi setiap sudut dari blog ini, semoga menemukan yang Anda cari. Selamat menelusuri blog ini. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Invertebrata-Avertebrata.

    Jika Anda ingin mendapatkan update dari blog jebidal.com, silahkan follow twitter @jebidal, ini link langsungnya @jebidal
    Jika Anda lebih suka mainan facebook jangan ragu untuk like fan page jebidal.com ini link langsungnya Jebidal.com on Facebook
    dan jika Anda lebih betah menggunakan akun Gplus Anda, jebidal.com juga punya silahkan follow saja, ini link langsungnya jebidal.com on Gplus

    Mari Kita simak lebih detailnya tentang Invertebrata-Avertebrata

    Invertebrata-Avertebrata

    Semua hewan yang tidak memiliki tulang belakang dikelompokkan dalam Invertebrata (avertebrata). Hewan invertebrata ada yang tersusun oleh satu sel (uniselluler) dimana seluruh aktivitas kehidupannya dilakukan oleh sel itu sendiri. Sedangkan hewan invertebrata yang tersusun oleh banyak sel (multiselluler/metazoa) sel selnya mengalami deferensisasi dan spesialisasi membentuk jaringan dan organ tubuh dan aktivitasnya semakin komplek.

    Perkembangan embrio hewan metazoa melalui tahap tahap tertentu. Secara embriologi, hewan ada yang memiliki dua lapisan kulit, hewan demikian dinamakan diploblastik. Untuk hewan yang memiliki tiga lapisan kulit dalam tubuhnya dinamakan triploblastik. Struktur tubuh, dan sistem sistem yang ada pada hewan invertebrata berbeda beda, makin tinggi tingkatannya semakin komplek struktur dan sistem tubuhnya.

     

    1. A. PORIFERA

    Porifera adalah hewan yang berlubang lubang (berpori), hidup diair tawar, dirawa, dilaut yang dangkal , air jernih dan tenang. Tubuhnya tersusun atas jaringan diploblastik ( dua lapisan jaringan ). Lapisan luar tersusun oleh sel epidermis dan lapisan dalam tersusun atas sel sel leher (koanosit). Tubuh menyerupai vas bunga, memiliki rongga tubuh (spongosol) dan lubang keluar (oskulum), tubuh lunak, permukaannya berpori (ostium).

    Porifera memiliki dua lapisan jaringan, yaitu:

    a. Lapisan luar, tersusun atas sel sel yang berbentuk pipih, berfungsi sebagai epidermis. Sel ini dinamakan pinakosit.

    b. Lapisan dalam, tersusun atas sel sel berbentuk corong dan memiliki flagel. Sel ini dinamakan koanosit.

    1. Klasifikasi Porifera

    Porifera terdiri atas 4 Kelas, yaitu :

    1. Calcarea

    Sel koanosit besar, kerangka tubuh dari CaCO3 , hidup dilaut dangkal.

    Contoh : Scypha

     

    1. Hexactinellida

    Tubuh enam cabang atau kurang, rangka dari silikat. Contoh : Pheronema

    1. Demospongiae

    Hidup diair tawar, perairan yang terkena cahaya matahari, kerangka tubuh dari silikat, spongin, atau campuran keduanya. Contoh : Spongia

    1. Selenospongiae

    Memiliki spikula yang tersusun atas silikat.

    2. Manfaat Porifera

    Porifera menguntungkan manusia karena sponnya dapat digunakan untuk alat gosok tubuh. Tubuh Porifera yang mati dapat digunakan sebagai hiasan

     

    B. COELENTERATA

    Colenterata merupakan hewan yang memiliki rongga. Termasuk hewan diploblastik, tubuh simetri radial. Lapisan selnya terdiri dari ektoderm dan endoderm. Antara ekstoderm dan endoderm terdapat mesoglea. Pada tubuh bagian atas terdapat mulut, yang dikelilingi tentakel. Pada permukaan tentakel terdapat knidoblas (sel penyengat / nematosis). Hidup di air tawar maupun air laut.Tubuhnya dapat melekat pada dasar perairan.

    Coelenterata memiliki dua bentuk, yaitu :

    a. Polip, hidup soliter (menyendiri) tetapi ada yang berkoloni, tidak dapat bergerak bebas,melekat pada dasar perairan.

    b. Medusa, dapat menghasilkan dua macam gamet yaitu gamet jantan dan betina. Medusa dapat melepaskan diri dari induk dan berenang bebas didalam air. Bentuk seperti payung dengan tentakel yang melambai lambai.

    1. 1. Klasifikasi Coelenterata.

    Coelenterata dibedakan menjadi 3 Kelas, yaitu :

    1. Hydrozoa

    Hidup soliter berbentuk polip, sedang yang berkoloni berbentuk polip dan medusa.

    Contoh : Hydra, Obelia, Physalia.

    1. Scyphozoa

    Hidup menempel pada dasar perairan, memiliki benuk medusa. Medusa berukuran besar, banyak terdapat ditepi pantai sebagai ubur ubur. Tentakelnya mengandung nematosis yang dapat mengeluarkan racun.

    Contoh : Aurelia aurita (Ubur-ubur).

     

    1. Anthozoa

    Sering dinamakan binatang bunga atau anemon laut, tubuh berbentuk polip, hidup diair laut yang jernih. Dapat menghasilkan kerangka yang keras dari kapur. Kerangka inilah yang merupakan batu / terumbu karang. Ada juga yang kerangka luarnya dari zat tanduk.

    Contoh : Anemon, Euplexaura antipathes (Akar bahar).

    1. 2. Manfaat Coelenterata

    Ubur ubur dapat dimakan, anemon laut, mawar laut dapat digunakan sebagai hiasan dalam akuarium.

    Dilaut hewan ini membentuk terumbu karang, sebagai tempat berlindung ikan dan tempat wisata.

     

    C. PLATYHELMINTHES ( Cacing pipih)

    Cacing merupakan hewan yang tubuhnya lunak, tidak bercangkang, tubuh simetri bilateral. Hidup dialam bebas, parasit pada organisme. Cacing memiliki tiga lapisan kulit, yaitu :

    1. Ektoderm, lapisan luar berkembang menjadi kulit.

    2. Mesoderm, lapisan tengah berkembang menjadi otot, dan beberapa organ tubuh.

    3. Endoderm, lapisan dalam berkembang menjadi usus.

    Tubuh cacing pipih dorsoventral (pipih kearah punggung dan perut), tidak berbuku buku. Tempat hidup disungai, di danau, dilaut , parasit pada tubuh organisme lain.

     

    1. 1. Klasifikasi Platyhelminthes.

    Platyhelminthes, terdiri dari 3 kelas, yaitu :

    1. Turbellaria (Cacing berbulu getar).

    Turbellaria merupakan cacing pipih, dapat bergerak dengan bulu getar. Hidup bebas , diair tawar yang jernih dan belum tercemar.

    Contoh : Planaria

     

    1. Trematoda (Cacing Isap).

    Cacing pipih yang hidup parasit pada hewan dan manusia.Memiliki alat penghisap yang dilengkapi dengan kait untuk melekatkan diri pada tubuh inang. Contoh :

    1. Fasciola

    Sering disebut cacing hati, Fasciola hepatica hidup dihati domba dan Fasciola gigantica hidup di hati sapi.

    1. Chlonorchis

    Cacing hati yang hidup pada manusia. Banyak terdapat didaerah Cina, Jepang, Vietnam. Cacing dewasa hidup disaluran empedu dan keluar bersama feses. Jika telur termakan siput akan berkembang menjadi sporokista, kemudian menjadi redia. Redia menghasilkan serkaria dan keluar dari tubuh siput, berenang mencari inang ikan air tawar. Serkaria hidup pada otot ikan berupa metaserkaria. Jika ikan yang mengandung metaserkaria dimakan manusia maka metaserkaria akan masuk saluran pencernaan makanan dan akhirnya ke empedu.

    1. Schistosoma

    Disebut cacing darah, hidup pada vena. Inang berupa manusia,babi, biri-biri, sapi dan binatang mengerat. Di Indonesia cacing ini ditemukan di Sulawesi.

    1. Cestoda (Cacing Pita)

    Cestoda memiliki tubuh pipih, beruas-ruas, kulit dilapisi kitin, parasit pada hewan dan manusia. Ruas-ruas (segmen) tubuh disebut proglotid, setiap proglotid mampu melakukan aktivitas sendiri. Segmen pertama untuk menempel pada usus inang dinamakan skoleks (kepala). Semakin kebelakang proglotid semakin besar dan dewasa.

    Contoh : Taenia saginata sebagai inang sementara sapi, Taenia solium sebagai inang sementara babi.

    1. 2. Manfaat Platyhelminthes

    Cacing pipih kebanyakan merugikan bagi manusia. Karena umumnya bersifat parasit.

     

    D. NEMATHELMINTHES

    Tubuh tersusun 3 lapisan (triploblastik),tidak beruas, gilig, pada bagian depan terdapat mulut, ukuran tubuh kecil. Kulit halus dan licin dan dilapisi kutikula. Hidup dialam bebas, air, tanah, parasit pada manusia dan hewan.

    Contoh :

    1. Ascaris lumbricoides ( Cacing Usus ).

    Hidup dalam usus manusia, kedua ujung meruncing, berwarna merah muda. Cacing jantan kecil dan ekornya bengkok, yang betina besar dan ekor lurus.

    1. Ancylostoma duodenale (Cacing Tambang )

    Cacing ini hidup diusus manusia, menghisap darah penderita, dapat menginfeksi melalui kulit kaki. Ancylostoma duodenale hidup di Afrika, sedangkan Necator americanus hidup di Amerika.

    1. Enterobius vermicularis ( Cacing Kremi )

    Disebut juga Oxyuris vermicularis, menyebabkan rasa gatal pada dubur. Penularan mudah sekali dan tidak dperlukan inang perantara.

    1. Trichinella spiralis

    Hidup pada usus manusia. Pada usus manusia cacing dewasa dapat menghasilkan larwa yang dapat menembus saluran peredaran darah.

    1. Wuchereria bancrofti (Cacing Filaria )

    Disebuit juga cacing Filaria, bentuk gilig memanjang seperti benang. Hidup dalam pembuluh getah bening di kaki, sehingga cacing dapat menyumbat pembuluh limfe. Akibatnya kaki menjadi bengkak dan membesar seperti kaki gajah. Penyakit karena cacing Filaria dinamakan Elephantiasis.

     

     

     

    E. ANNELIDA

    Bentuk tubuh gilig, memanjang, tersusun atas ruas atau segmen. Segmen segmen yang sama dinamakan metameri. Tubuh tersusun triploblastik. Annelida terdiri 3 kelas, yaitu :

    1. Polychaeta

    Cacing ini banyak memiliki rambut, beruas-ruas, tiap ruas memiliki parapodia dan seta, memiliki sadel (klitelum),hidup dilaut. Contoh : Eunice viridis (Cacing Palolo), Lysidice oele (Cacing Wawo)

     

    1. Oligochaeta

    Anggota cacing ini memiliki sedikit seta, sering disebut cacing berambut sedikit. Pada bagian depan terdapat ruas yang warnanya berbeda dinamakan klitelum yang tersusun tiga ruas, didalamnya terdapat kelenjar yang berguna membungkus telur.

    Contoh : Pheretima sp. , Lumbricus sp. (keduanya merupakan cacing tanah)

     

    1. Hirudinea

    Merupakan cacing penghisap darah atau golongan lintah, tubuh beruas-ruas, pipih, berwarna hitam kecoklatan,hidup diair dan didarat.

    Contoh : Hirudo medicinalis (hidup diair), Haemadipsa javanica (Pacet, hidup didarat).

     

     

    F. MOLLUSCA

    Tubuh lunak, tidak beruas-ruas, simetri bilateral, memiliki lapisan mantel yang berfungsi memproduksi zat kapur sebagai bahan cangkang, memiliki cangkang atau tidak. Cangkang terbuat dari zat kapur, terletak diluar tubuh, ada juga yang didalam tubuh.

    Molusca terdiri 5 kelas, yaitu :

    1. Amphieura

    Tubuh pipih, tidak ditemukan bagian kepala , memiliki punggung yang dilindungi cangkang.

    Contoh : Chiton, Chaetopleura apiculata, Neomenia carimata

    1. Gastropoda

    Bergerak menggunakan perut,tubuh memiliki cangkang yang melintir, kepala dibagian depan, pada bagian kepala terdapat tentakel panjang yang terdapat bintik mata dan tentakel pendek berfungsi sebagai indera pembau dan peraba. Hidup di darat, air tawar, air laut. Bersifat hermafrodit, perkawinan silang. Pembuahan terjadi ditubuh betina.

    Contoh : Achatina fulica (bekicot), Lymnea (siput sawah), Melania (sumpil)

    1. Scaphopoda

    Memiliki cangkok berbentuk silinder, kedua ujung terbuka, kaki muncul dari ujung cangkang yang berfungsi untuk menggali pasir. Hidup dilaut, terpendam dipasir atau lumpur.

    Contoh : Dentalium vulgare

    1. Bivalvia

    Disebut juga Pelecypoda, hewan ini memiliki dua cangkang yang setangkup. Kedua cangkang diikat oleh jaringan ikat yang berfungsi sebagai engsel. Cangkang tersusun atas :

    1. Periostrakum : lapisan terluar, tipis, terdiri zat tanduk

    2. Prismatik : lapisan tengah, tersusun CaCo3 ¬

    3. Nakreas : lapisan terdalam, mengkilap, merupakan lapisan mutiara.

    Contoh :

    1. Ostrea ( tiram )

    2. Panope generosa ( kerang raksasa )

    3. Meleagrina ( kerang mutiara )

    4. Corbicula ( remis )

    5. Anodonta ( kijing )

    5. Cephalopoda

    Cephalopoda menggunakan kepala sebagai alat gerak, memiliki tentakel pada kepala, terdapat sepasang mata yang tidak berkelopak. Didekat kepala terdapat corong (sifon) yang dapat menyemprotkan air. Pada bagian perut terdapat kantung tinta.

    Cephalophoda terdiri dari 2 ordo, yaitu :

    1. Tetrabranchiata, contoh : Nautilus

    2. Dibranchiata, contoh : Loligo (cumi-cumi), Sepia (ikan sotong), Octopus (gurita)

    Manfaat Mollusca

    1. Menghasilkan daging sebagai sumber protein.

    2. Penghasil mutiara

    3. Untuk hiasan

     

    G. ARTHROPODA

    Tubuh bersegmen, alat gerak bersegmen, rangka luar berupa kutikula. Hidup didarat, air tawar, air laut, pohon -pohon, menempel pada hewan piaraan. Arthropoda terdiri dari 4 kelas, yaitu :

     

    1. 1. Crustacea (Kelas Udang).

    Hidup diair, tubuh terdiri dari kepala-dada (Cephalothorax), badan belakang ( Abdomen).

    Contoh :

    a. Neptunus pelagicus (rajungan)

    b. Portunus sexdentalus (kepiting)

    c. Penaeus (udang windu)

    d. Cambarus virilis (udang air tawar)

     

    1. 2. Arachnoidea

    Ditemukan didalam atau dipermukaan tanah, tubuh terdiri kepala-dada, abdomen. Antara cephalothorax dan abdomen terdapat pedisel (bagian menyempit).

    Contoh :

    a. Thelyphonus condutus (kalajengking)

    b. Araneus (laba-laba)

    c. Dermacentor (tungau)

    d. Sarcoptes scabies (caplak)

    1. 3. Myriapoda

    Hewan berkaki banyak, tubuh beruas ruas, terdiri dari kepala (caput), perut (abdomen), tidak memiliki dada, ditemukan didalam atau permukaan tanah.

    Contoh : Julus terristris (Keluwing), Scolopendra sp.(Lipan).

    1. 4. Insecta / Hexapoda

    Tubuh terdiri atas kepala (caput), dada (thorax), perut (abdomen). Hidup bebas dialam, hidup parasit, dapat beradaptasi dengan segala kondisi.

     

    Klasifiksi Insecta / Hexapoda :

    1. Apterygota

    Serangga tidak bersayap, tidak bermetamorfosis, kepala, dada, perut tidak jelas perbedaannya, mulut menggigit. Contoh : Lepisma (kutu buku)

    1. Pterygota

    Serangga bersayap, terdiri dari beberapa ordo antara lain :

    1. Odonata contoh : Capung

    2. Orthoptera contoh : Stagmomantis (belalanng sembah)

    3. Isoptera/Archiptera contoh: Helmithermes sp.(rayap).

    4. Hemiptera contoh : Cimex (kutu busuk), Leptocorisa acuta (walang sangit)

    5. Homoptera contoh : Pediculus capitis (kutu kepala)

    6. Coleoptera contoh : Dysticus marginalis (kepik air)

    7. Lepidoptera contoh : Attacus atlas (Kupu Gajah)

    8. Diptera contoh : Musca domestika (lalat rumah), Culex sp.

    9. Shiponoptera contoh : Clenocephalus felis (kutu kucinng)

    10. Hymenoptera contoh : Apis cerana (lebah madu), Xylocopa sp.

     

    Peran Serangga bagi Manusia :

    a. Yang Menguntungkan

    1. Lebah madu menghasilkan madu.

    2. Ulat sutera, penghasil benang sutera

    3. Membantu penyerbukan

    4. Pengendali populasi hama secara biologis (serangga predator).

    5. Membantu mengurai sampah

     

    b. Yang Merugikan

    1. Larva Lepidoptera merusak daun tanaman.

    2. Nyamuk dan lalat penular penyakit

    3. Walang sangit merusak padi

    4. Wereng merusak padi

     

    H. ECHINODERMATA

    Hewan yang memiliki kulit berduri, kulit keras terbuat dari zat kapur maupun kitin, tubuh simetri radial, memiliki lima lengan, mulut dibawah dan anus diatas, hidup dilaut dengan air yang jernih, dan tidak bergelombang.

    1. 1. Klasifikasi Echinodermata

    Echinodermata terdiri atas 5 kelas, yaitu :

    1. a. Asteroidea

    Bentuk seperti bintang, organ organ bercabang kelima lengan, warna hitam, biru kecoklatan, merah jingga. Banyak dijumpai dipantai.

    Contoh : Astropecten irregularis, Crossaster supposus, Culcita sp.

    1. b. Ophiuroidea

    Lengan panjang menyerupai ular, sering disebut bintang ular laut, tidak memiliki anus. Warna kehitam hitaman, terdapat disela sela bebatuan.

    Contoh : Ophiolepsis sp. (Bintang Ular)

    1. c. Crinoidea

    Mirip dengan tumbuhan, memiliki 5 lengan yang bercabang cabang, melekat pada bebatuan.

    Contoh : Antedon, Ptilocrinus pinnatus (Lilia Laut)

    1. d. Echinoidea

    Tubuh dipenuhi duri yang terbuat dari zat kapur, ada yang pendek dan ada yang panjang, bentuk bulat, tidak memiliki lengan.

    Contoh : Deadema saxatile (Landak Laut).

    1. e. Holothuroidea

    Tubuh tidak berduri, kulit halus dan lunak, bentuk tubuh seperti ketimun, warna coklat, kehitaman dan putih, banyak dijumpai ditepi pantai.

    Contoh : Holothuria atra (Teripang Hitam)

     

    1. 2. Manfaat Echinodermata

    1. Bintang laut untuk hiasan.

    2. Teripang untuk bahan kerupuk.

    3. Sebagai pembersih pantai

     

    Other articles you might like;

    Postingan Lainnya;


Terimakasih sudah membaca postingan yang berjudul
Semoga isi dari postingan blog ini bisa bermanfaat, sekali lagi admin jebidal.com ucapkan terima kasih atas kunjungan Anda. Jangan sungkan dan jangan ragu untuk membagikan isi dari blog ini. Silahkan Share Postingan yang membahas tentang Invertebrata-Avertebrata

cari di kotak pencarian ini