Mengenal Pembelajaran Problem Posing


Admin jebidal.com pada kesempatan kali ini akan mencoba membahas tentang Mengenal Pembelajaran Problem Posing

Silahkan langsung Copypaste saja, tetapi baiknya di teliti dulu barang kali ada yang salah ketik baik judul maupun isi postingan Mengenal Pembelajaran Problem Posing, jika sudah yakin silahkan dipergunakan sebagaimana mestinya, jika anda beruntung ada link downloadnya, jangan ragu dan bimbang lansung download saja, semoga blog ini memberi manfaat.

Alangkah baiknya Anda membaca dengan teliti, supaya apa apa yang ada di blog ini bisa bermanfaat, jika hasil dari postingan di blog ini kurang memuaskan, silahkan cari di kotak pencarian [Search Here] atau [Search], kalau tidak salah admin taro di bawah artikel postingan [untuk view handphone/ smartphone atau sejenisnya] dan bagian samping kanan [untuk view via destop/ PC/ Laptop dan sejenisnya], dan semoga hasil dari pencarian blog ini dapat mempermudah Anda dalam menjelajah isi blog jebidal.com ini. selamat berselancar.

Postingan Lainnya yang berhubungan dengan Mengenal Pembelajaran Problem Posing

  • Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya
  • Hadits Tentang Larangan Korupsi dan Kolusi
  • Faktor Penyebab Terjadinya Monopoli
  • makalah tentang pajak kendaraan bermotor
  • Makalah SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM
  • PENGERTIAN BERKAH
  • Makalah Manajemen Perpustakaan
  • Makalah Kecerdasan Matematis Logis
  • semoga dengan mengunjungi jebidal.com, anda mendapatkan informasi menarik dan dapat bermanfaat bagi anda, dalam situs jebidal.com menitik beratkan pembahasan yang berkaitan dengan pendidikasn, seperti makalah, materi pelajaran, contoh soal ujian dengan jawabannya, contoh skripsi, contoh tesis, dan info menarik serta unik lainnya. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Mengenal Pembelajaran Problem Posing
    Admin jebidal.com juga mempermudah pengunjung untuk mendapatkan manfaat dari blog jebidal.com, silahkan jelajahi setiap sudut dari blog ini, semoga menemukan yang Anda cari. Selamat menelusuri blog ini. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Mengenal Pembelajaran Problem Posing.

    Jika Anda ingin mendapatkan update dari blog jebidal.com, silahkan follow twitter @jebidal, ini link langsungnya @jebidal
    Jika Anda lebih suka mainan facebook jangan ragu untuk like fan page jebidal.com ini link langsungnya Jebidal.com on Facebook
    dan jika Anda lebih betah menggunakan akun Gplus Anda, jebidal.com juga punya silahkan follow saja, ini link langsungnya jebidal.com on Gplus

    Mari Kita simak lebih detailnya tentang Mengenal Pembelajaran Problem Posing

    Mengenal Pembelajaran Problem Posing

    Problem posing mulai dikembangkan pada tahun 1997 oleh Lynn D. English dan awal mulanya diterapkan dalam mata pelajaran matematika. Kemudian model ini dikembangkan pada mata pelajaran yang lain. Model pembelajaran problem posing mulai masuk ke Indonesia pada tahun 2000.Problem Posing mempunyai beberapa arti, problem posing adalah perumusan masalah yang berkaitan dengan syarat-syarat soal yang telah dipecahkan atau alternatif soal yang masih relevan (Suharta, 2000: 93). “problem posing essentially means creating a problem with solutions unknown to the target problem solver the problem create for” (Leung, 2001). “Dunker describe problem posing in mathematics as the generation of a new problem or the formulation of a given problem (Dunker, 1945)” (dalam Abu-Elwan).

    Pada prinsipnya, model pembelajaran problem posing adalah model pembelajaran yang mewajibkan para siswa untuk mengajukan soal sendiri melalui belajar (berlatih soal) secara mandiri. Problem posing adalah perumusan soal sederhana atau perumusan ulang masalah yang ada dengan perubahan agar lebih sederhana dan dapat dikuasai.

    Dalam pembelajaran matematika, sebenarnya pengajuan masalah (problem posing) menempati posisi yang strategis. Dalam hal ini siswa harus menguasai materi dan urutan penyelesaian soal secara mendetail. Hal tersebut akan tercapai jika siswa memperkaya khazanah pengetahuannya tidak hanya dari guru melainkan perlu belajar mandiri.

    Amin Suyitno menjelaskan bahwa problem posing diaplikasikan dalam tiga bentuk aktifitas kognitif matematika sebagai berikut.

    a. Presolution posing, siswa membuat pertanyaan berdasarkan pernyataan yang dibuat oleh guru.

    Contoh penerapan dalam soal, jika guru memberikan pernyataan sebagai berikut.

    “Dari 85 anak diketahui hanya 12 anak yang tidak menyukai biskuit dan cokelat, 45 anak menyukai cokelat, dan 38 anak menyukai biskuit”

    Kemungkinan pertanyaan yang dibuat oleh siswa sebagai berikut.

    1) Berapakah banyaknya anak yang hanya menyukai biskuit?

    2) Berapakah banyaknya anak yang hanya menyukai cokelat?

    3) Berapakah banyaknya anak yang menyukai biskuit dan cokelat?

    b. Within solution posing, siswa memcah pertanyaan tunggal dari guru menjadi sub-sub pertanyaan yang relevan dengan pertanyaan guru.

    Contoh penerapan dalam soal, jika guru memberikan pernyataan sebagai berikut.

    “Dari 85 anak diketahui hanya 12 anak yang tidak menyukai biskuit dan cokelat, 45 anak menyukai cokelat, dan 38 anak menyukai biskuit. Berapakah banyaknya anak yang menyukai biskuit dan cokelat?”

    Kemungkinan pertanyaan yang dibuat oleh siswa sebagai berikut.

    a) Berapakah banyaknya anak yang hanya menyukai cokelat?

    b) Berapa banyaknya anak yang hanya menyukai biskuit?

    c. Post solution posing, siswa membuat soal yang sejenis, seperti yang dibuat oleh guru.

    Jika guru memberikan pertanyaan sebagai berikut.

    “Dari 85 anak diketahui hanya 12 anak yang tidak menyukai biskuit dan cokelat, 45 anak menyukai cokelat, dan 38 anak menyukai biskuit

    1) Berapakah banyaknya anak yang hanya menyukai biskuit?

    2) Berapakah banyaknya anak yang hanya menyukai cokelat?

    3) Berapakah banyaknya anak yang menyukai biskuit dan cokelat?”

    Kemungkinan pertanyaan yang dibuat oleh siswa sebagai berikut.

    Dari 42 siswa, 45 siswa menyukai atletik, 38 siswa menyukai senam, dan hanya 8 siswa yang tidak menyukai atletik dan senam.

    1) Berapakah banyaknya anak yang hanya menyukai atletik?

    2) Berapakah banyaknya anak yang hanya menyukai senam?

    3) Berapakah banyaknya anak yang menyukai atletik dan senam?

    Dalam penelitian ini, peneliti memakai model pembelajaran problem posing bentuk post solution posing yang dilakukan secara kelompok.

    Penerapan model pembelajaran problem posing bentuk post solution posing yang dilakukan secara kelompok adalah sebagai berikut

    1) Guru menjelaskan materi pelajaran kepada para siswa.

    2) Guru memberikan latihan soal secukupnya

    3) Guru membentuk kelompok-kelompok belajar yang heterogen, tiap kelopok terdiri atas 4-5 siswa.

    4) Setiap kelompok diminta menyelesaikan soal pada lembar kerja kelompok

    5) Setiap kelompok diminta mengajukan soal yang menantang, dan kelompok yang bersangkutan harus mampu menyelesaikannya.

    Suatu masalah mengandung tantangan dan memerlukan tindakan dalam menanganinya jika masalah tersebut tidak dapat diselesaikan melalaui prosedur rutin yang telah diketahui oleh siswa.

    6) Secara acak guru menyuruh perwakilan kelompok untuk menyajikan soal temuannya di depan kelas. Dalam hal ini, guru dapat menentukan kelompok secara selektif berdasarkan bobot soal yang diajukan.

    7) Guru bisa membubarkan kelompok yang dibentuk dan para siswa kembali ketempat duduknya masing-masing.

    Guru memberikan tugas rumah secara individual.

    Other articles you might like;

    Postingan Lainnya;


Terimakasih sudah membaca postingan yang berjudul
Semoga isi dari postingan blog ini bisa bermanfaat, sekali lagi admin jebidal.com ucapkan terima kasih atas kunjungan Anda. Jangan sungkan dan jangan ragu untuk membagikan isi dari blog ini. Silahkan Share Postingan yang membahas tentang Mengenal Pembelajaran Problem Posing

cari di kotak pencarian ini