Pendidikan Berkarakter vs Kecurangan di Ujian Nasional


Admin jebidal.com pada kesempatan kali ini akan mencoba membahas tentang Pendidikan Berkarakter vs Kecurangan di Ujian Nasional

Silahkan langsung Copypaste saja, tetapi baiknya di teliti dulu barang kali ada yang salah ketik baik judul maupun isi postingan Pendidikan Berkarakter vs Kecurangan di Ujian Nasional, jika sudah yakin silahkan dipergunakan sebagaimana mestinya, jika anda beruntung ada link downloadnya, jangan ragu dan bimbang lansung download saja, semoga blog ini memberi manfaat.

Alangkah baiknya Anda membaca dengan teliti, supaya apa apa yang ada di blog ini bisa bermanfaat, jika hasil dari postingan di blog ini kurang memuaskan, silahkan cari di kotak pencarian [Search Here] atau [Search], kalau tidak salah admin taro di bawah artikel postingan [untuk view handphone/ smartphone atau sejenisnya] dan bagian samping kanan [untuk view via destop/ PC/ Laptop dan sejenisnya], dan semoga hasil dari pencarian blog ini dapat mempermudah Anda dalam menjelajah isi blog jebidal.com ini. selamat berselancar.

Postingan Lainnya yang berhubungan dengan Pendidikan Berkarakter vs Kecurangan di Ujian Nasional

  • Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya
  • Hadits Tentang Larangan Korupsi dan Kolusi
  • Faktor Penyebab Terjadinya Monopoli
  • makalah tentang pajak kendaraan bermotor
  • Makalah SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM
  • PENGERTIAN BERKAH
  • Makalah Manajemen Perpustakaan
  • Makalah Kecerdasan Matematis Logis
  • semoga dengan mengunjungi jebidal.com, anda mendapatkan informasi menarik dan dapat bermanfaat bagi anda, dalam situs jebidal.com menitik beratkan pembahasan yang berkaitan dengan pendidikasn, seperti makalah, materi pelajaran, contoh soal ujian dengan jawabannya, contoh skripsi, contoh tesis, dan info menarik serta unik lainnya. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Pendidikan Berkarakter vs Kecurangan di Ujian Nasional
    Admin jebidal.com juga mempermudah pengunjung untuk mendapatkan manfaat dari blog jebidal.com, silahkan jelajahi setiap sudut dari blog ini, semoga menemukan yang Anda cari. Selamat menelusuri blog ini. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Pendidikan Berkarakter vs Kecurangan di Ujian Nasional. Jika Anda ingin mendapatkan update dari blog jebidal.com, silahkan follow twitter @jebidal, ini link langsungnya @jebidal
    Jika Anda lebih suka mainan facebook jangan ragu untuk like fan page jebidal.com ini link langsungnya Jebidal.com on Facebook
    dan jika Anda lebih betah menggunakan akun Gplus Anda, jebidal.com juga punya silahkan follow saja, ini link langsungnya jebidal.com on Gplus

    Mari Kita simak lebih detailnya tentang Pendidikan Berkarakter vs Kecurangan di Ujian Nasional

    Pendidikan Berkarakter vs Kecurangan di Ujian Nasional

    Pendidikan Berkarakter vs Kecurangan di Ujian Nasional

     

    Masih hangat dalam ingatan kita, berita seorang ibu sebut saja ibu Siami dari anak yang sekolah di SD melapor bahwa terdapat perilaku tidak terpuji yang dilakukan oleh “sekolah” karena anaknya telah diberi jawaban dalam ujian nasional baru-baru ini.

    Beberapa tahun lalu juga ujian nasional menjadi perdebatan yang membuat negeri ini menjadi hangat, silang pendapat terjadi janganlah ujian nasional dijadikan penentu kelulusan ada juga yang berpendapat tidak perlu ujian nasional diadakan karena membuat para siswa menjadi cemas, takut bahkan stress. Dan akhirnya kemendiknas menetapkan 60% dari nilai ujian nasional dijadikan penentu dalam kelulusan. Masih ada siswa yang tidak lulus di tahun 2011, dan ini wajar menurut saya karena dalam kegiatan itu mesti ada yang berhasil dan tidak berhasil atau ada yang lulus dan tidak lulus.

    Tahun ini, kembali ramai pasca ujian nasional.

    siapa yang membuat ramai? sekolah kah? ataukah guru?

    Sepertinya pihak sekolah atau guru, kemungkinan kecil melaporkan kecurangan yang terjadi. Bahkan mereka cenderung mengatakan hal-hal yang baik saja, lantas apa yang menyebabkan mereka tidak bersuara?

    Apakah ini merupakan hasil dari pendidikan karakter yang sedang digembar-gemborkan, sehingga kalangan pendidikan pun diam tak bersuara mengungkap apa sebenarnya yang terjadi dengan ujian nasional. Bila demikian ‘sangatlah berhasil‘ yang selama ini diberitakan perihal pendidikan berkarater….

    Sebagai orangtua dari anak yang baru saja lulus mengikuti ujian nasional, merasa senang karena lulus tapi juga merasa heran karena nilai-nilai itu begitu spektakuler. Rata-rata nilai ujian nasional 9, awalnya saya berpendapat mungkin guru yang memberi nilai keliru namun setelah dilihat guru tidak keliru dalam menilai dan menulis.

    Mungkin pertanyaan serupa banyak muncul dibenak para orantua yang tahu kemampuan anaknya, seperti apa yang dikemukakan oleh ibu Siami.

    Dari uraian ini, marilah kita berkata jujur sehingga pendidikan karakter yang sedang digulirkan benar-benar menjadi harapan anak dan orantua agar menjadi manusia yang berbudipekerti, jujur, memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Janganlah kita biarkan pendidikan karakter malah bertentangan dengan nilai-nilai kejujuran dalam pelaksanaan ujian nasional yang merupakan bagian dari pendidikan.



    Postingan Lainnya;


Terimakasih sudah membaca postingan yang berjudul
Semoga isi dari postingan blog ini bisa bermanfaat, sekali lagi admin jebidal.com ucapkan terima kasih atas kunjungan Anda. Jangan sungkan dan jangan ragu untuk membagikan isi dari blog ini. Silahkan Share Postingan yang membahas tentang Pendidikan Berkarakter vs Kecurangan di Ujian Nasional