Penerapan Pembelajaran Investigasi dalam Pembelajaran Matematika | Pembahasan


Admin jebidal.com pada kesempatan kali ini akan mencoba membahas tentang Penerapan Pembelajaran Investigasi dalam Pembelajaran Matematika | Pembahasan

Silahkan langsung Copypaste saja, tetapi baiknya di teliti dulu barang kali ada yang salah ketik baik judul maupun isi postingan Penerapan Pembelajaran Investigasi dalam Pembelajaran Matematika | Pembahasan, jika sudah yakin silahkan dipergunakan sebagaimana mestinya, jika anda beruntung ada link downloadnya, jangan ragu dan bimbang lansung download saja, semoga blog ini memberi manfaat.

Alangkah baiknya Anda membaca dengan teliti, supaya apa apa yang ada di blog ini bisa bermanfaat, jika hasil dari postingan di blog ini kurang memuaskan, silahkan cari di kotak pencarian [Search Here] atau [Search], kalau tidak salah admin taro di bawah artikel postingan [untuk view handphone/ smartphone atau sejenisnya] dan bagian samping kanan [untuk view via destop/ PC/ Laptop dan sejenisnya], dan semoga hasil dari pencarian blog ini dapat mempermudah Anda dalam menjelajah isi blog jebidal.com ini. selamat berselancar.

Postingan Lainnya yang berhubungan dengan Penerapan Pembelajaran Investigasi dalam Pembelajaran Matematika | Pembahasan

  • Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya
  • Hadits Tentang Larangan Korupsi dan Kolusi
  • Faktor Penyebab Terjadinya Monopoli
  • makalah tentang pajak kendaraan bermotor
  • Makalah SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM
  • PENGERTIAN BERKAH
  • Makalah Manajemen Perpustakaan
  • Makalah Kecerdasan Matematis Logis
  • semoga dengan mengunjungi jebidal.com, anda mendapatkan informasi menarik dan dapat bermanfaat bagi anda, dalam situs jebidal.com menitik beratkan pembahasan yang berkaitan dengan pendidikasn, seperti makalah, materi pelajaran, contoh soal ujian dengan jawabannya, contoh skripsi, contoh tesis, dan info menarik serta unik lainnya. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Penerapan Pembelajaran Investigasi dalam Pembelajaran Matematika | Pembahasan
    Admin jebidal.com juga mempermudah pengunjung untuk mendapatkan manfaat dari blog jebidal.com, silahkan jelajahi setiap sudut dari blog ini, semoga menemukan yang Anda cari. Selamat menelusuri blog ini. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Penerapan Pembelajaran Investigasi dalam Pembelajaran Matematika | Pembahasan.

    Jika Anda ingin mendapatkan update dari blog jebidal.com, silahkan follow twitter @jebidal, ini link langsungnya @jebidal
    Jika Anda lebih suka mainan facebook jangan ragu untuk like fan page jebidal.com ini link langsungnya Jebidal.com on Facebook
    dan jika Anda lebih betah menggunakan akun Gplus Anda, jebidal.com juga punya silahkan follow saja, ini link langsungnya jebidal.com on Gplus

    Mari Kita simak lebih detailnya tentang Penerapan Pembelajaran Investigasi dalam Pembelajaran Matematika | Pembahasan

    Penerapan Pembelajaran Investigasi dalam Pembelajaran Matematika | Pembahasan

    A.    Model Pembelajaran Investigasi

     

    Istilah investigasi mulai diperkenalkan dengan diterbitkannya laporan dari Cockcroft (dalam Evans, 1987) menyatakan bahwa pembelajaran matematika harus melibatkan aktivitas-aktivitas berikut:

    1. Eksposisi (pemaparan) guru;

    2.Diskusi diantara siswa sendiri, ataupun antara siswa dan guru;

    3. Kerja praktek;

    4. Pemantapan dan latihan pengerjaan social;

    5. Pemacahan masalah;

    6. Investigasi.

    Investigasi merupakan kegiatan pembelajaran yang memberikan kemungkinan kepada siswa untuk mengembangkan pemahaman siswa melalui berbagai kegiatan. Kegiatan belajar dimulai dengan diberikan masalah-masalah yang diberikan oleh guru, sedangkan kegiatan belajar selanjutnya cenderung terbuka, artinya tidak terstruktur secara ketat oleh guru, yang dalam pelaksanaannya mengacu pada berbagai teori investigasi.

    Menurut Joyce, Weil dan Calhoun( 2000: 53), model ini sangat mudah disesuaikan dan komprehensip yang menggabungkan tujuan-tujuan akademik investigasi, integrasi sosial dan proses pembelajaran sosial, dan dapat digunakan dalam semua bidang studi, dalam semua tingkat usia. Menurut Height (dalam Krismanto, 2004), investigasi berkaitan dengan kegiatan mengobservasi secara rinci dan menilai secara sistematis. Jadi investigasi adalah proses penyelidikan yang dilakukan seseorang, dan selanjutnya orang tersebut mengkomunikasikan hasil perolehannya, dapat membandingkannya dengan perolehan orang lain, karena dalam suatu investigasi dapat diperoleh satu atau lebih hasil.

    Dalam kegiatan di kelas yang mengembangkan diskusi kelas berbagai kemungkinan jawaban itu berimplikasi pada berbagai alternatif jawaban dan argumentasi berdasarkan pengalaman siswa. Akibatnya ialah jawaban siswa tidak selalu tepat benar atau bahkan salah karena prakonsepsi yang mendasari pemikiran siswa tidak benar. Namun dari kesalahan tersebut dengan komunikasi yang dikembangkan dapat memberikan arah kesadaran siswa akan kesalahan mereka, khususnya dimana terjadi sumber kesalahan tersebut. Mereka akan belajar dari kesalahan sendiri dengan bertanya, mengapa orang lain memperoleh jawaban yang berbeda dengan jawabannya. Dengan sikap keterbukaan yang memang harus dikembangkan dalam sikap investigasi tersebut, siswa belajar bukan hanya mencari kebenaran atas jawaban permasalahan itu, tetapi juga mencari jalan kebenaran menggunakan akal sehat dan aktifitas mental mereka sendiri.

    Ada perbedaan antara investigasi dan pemecacahan masalah. Menurut Evans (1987), di Inggris pemecahan masalah dibedakan dari penyelidikan, sedangkan di Amerika Serikat kedua istilah tersebut tidak dibedakan, dalam arti investigasi dimasukkan kelingkup kegiatan pemecahan masalah yang sejak tahun 1985 sudah menjadi agenda aksi para guru matematika untuk dilaksanakan berdasarkan rekomendasi NCTM, suatu organisasi para guru matematika di Amerika Serikat yang sangat disegani di seluruh dunia. Perbedaan tersebut menurut Evans (1987), pemecahan masalah merupakan kegiatan memusat (convergen activity) dimana para siswa harus belajar mencari penyelesaian. Sedangkan investigasi adalah kegiatan menyebar (divergen activity) dimana para siswa lebih diberikan kesempatan untuk memikirkan, mengembangkan, menyelidiki hal-hal menarik yang mengusik rasa keingintahuan mereka. Dapat saja terjadi si A tertarik pada bagian X untuk diselidiki dan si B tertarik pada bagian-bagian yang lain. Disamping itu si A hanya menyelidiki bagian permukaannya saja, sedangkan si B dengan kemampuan berpikir yang sangat prima menyelidiki hal-hal tersebut secara mendalam dan terinci. Itulah sebabnya penyelidikan ini disebut juga suatu kegiatan terbuka yang tidak terbatas, karena kegiatan ini sangat tergantung pada ketertarikan dan perbedaan kemampuan berpikir setiap siswa yang tentunya sangat berbeda.

    B.    Contoh Model Pembelajaran Investigasi dalam Matematika

     

    Contoh berikut ini menunjukkan perbedaan antara investigasi dengan pemecahan masalah. Penyelidikan ini disebut “Lompat Katak”, dimana tiga batu putih dan tiga batu hitam mewakili dua jenis katak diletakkan di medan permainan seperti ini. Kedua jenis batu itu harus dipertukarkan tempatnya dengan aturan: 1. batu putih hanya bergerak ke kanan dan batu hitam hanya kekiri, 2. batu dapat digeser satu tempat ke tempat kosong di sebelahnya atau melompati satu batu warna lain ke satu tempat kosong berikutnya. Pada kegiatan pemecahan masalah, perintahnya dapat saja berupa pertanyaan seperti berikut: 1. Bagaimana cara menukar tempat 3 batu putih dan 3 batu hitam? 2. Jika ada n batu putih dan n batu hitam, berapa langkah yang kamu butuhkan? 3. Bagaimana jika ada n batu putih dan m batu hitam berapa langkah yang dibutuhkan. Jadi pada pemecahan masalah, hal-hal yang harus dilakukan siswa sudah tertentu dan sudah terarah (terstruktur). Namun, pada investigasi perintahnya hanya “selidiki” artinya siswa sendirilah yang harus memunculkan pertanyaan dan menentukan satu atau lebih aspek yang akan diselidiki. Itulah sebabnya Bastow (dalam Shadiq, 2000) menyatakan, “Investigating is not just getting the right answers but asking the right questions.” Suatu proses investigasi dapat saja dimulai dari hal-hal yang sangat sederhana dan mudah. Misalkan para siswa untuk membuktikanya dimulai dengan menggunakan satu batu putih dan satu batu hitam seperti nampak pada gambar di bawah ini. Langkah pertama adalah menggeser batu putih yang ada di petak 1 ke petak 2, diikuti dengan batu hitam melompati batu putih ke petak 1 dan diakhiri dengan menggeser batu putih yang sudah berada di petak 2 ke petak 3. Dengan bimbingan guru, data yang dapat diharapkan akan didapat siswa dari penyelidikan awal tadi. Dari hasil penyelidikan tadi diperoleh data berikut: 1. Dibutuhkan 3 langkah untuk menukar tempat kedua jenis batu itu. 2. Ketiga langkah tersebut adalah menggeser-melompat-menggeser yang dapat dinotasika GL (G = geser; L = lompat). 3. Urutan warna batu yang digerakkan adalah putih-hitam-putih dengan notasi PHP(P = putih dan H = hitam). Berdasarkan data di atas, seorang siswa dapat saja menduga atau membuat konjektur bahwa untuk 2 batu putih dan 2 batu hitam akan dibutuhkan 5 langkah yang terdiri atas GLGLG, dengan urutan warna batu yang digerakkan adalah PHPHP. Setelah diuji dugaan itu salah semua karena dibutuhkan 8 langkah bukan 5 langkah untuk saling menukar tempat kedua jenis batu itu, yang terdiri atas langkah-langkah GLGLLGLG dengan urutan warna batu yang digerakan adalah PHHPPHHP. Perhatika pola menarik pada GLGLLGLG ataupun pada PHHPPHHP. Proses penyelidikan di atas dapat dilanjutkan dengan 3, 4, 5, . . . batu putih dan batu hitam untuk menemukan pola, menggeneralisasi, membuktikan dan mengkomunikasikan proses dan hasil penyelidikan itu. Langkah-langkah pembelajaran investigasi menurut Vui ( 2001), Langkah 1: Pendahuluan dengan masalah Buatlah siswa tertarik dengan memotivasi yang baik dan membuat

    situasi yang dapat membangkitkan semangat. Langkah 2: Mengklarifikasi Masalah Gunakan pertanyaan untuk menggambarkan pertanyaan matematika yang pokok yang terdapat dalam masalah. Langkah 3. Mendisain Investigasi Guru membimbing siswa, baik secara individual maupun kelompok untuk memilih pemecahan masalah yang tepat yang paling memuaskan. Contoh: Apa yang akan kita cari dari masalah itu? Bagaimana kita dapat mencoba untuk memecahkan masalah? Apa pemecahan masalah yang tepat yang mungkin berguna? Langkah 4. Melaksanakan Investigasi Para siswa membuat dan menguji hipotesis, mendiskusikan dan guru harus memberi pertanyaanpertanyaan untuk membimbing siswa. Langkah 5: Merangkum Pembelajaran Para siswa membutuhkan waktu untuk mempresentasikan temuan mereka dan menjelaskan beberapa teori yang dimiliki siswa mengenai temuannya. Pertanyaan-pertanyaan dalam kelas mungkin dapat mengikat penemuan ini bersama-sama dan memunculkan prosesproses yang dipakai selama investigasi.

     

    Penerapan Pembelajaran Investigasi dalam Pembelajaran Matematika | Pembahasan

    Baca Juga;

    • kata kata sayng
    • simbol larangan masuk
    • makalah strategi pembelajaran
    • contoh sistem pengendalian internal perusahaan
    • arti nama bramasta
    • pentingnya pendidikan demokrasi bagi kawula muda
    • foto animasi kupu kupu
    • contoh makalah bentuk pemerintahan
    • animasi kupu
    • contoh syair indonesia
    • skripsi produksi
    • contoh surat keterangan cuti kuliah
    • kata syank
    • judul skripsi keperawatan anak
    • contoh riwayat hidup untuk skripsi
    • lampiran permendagri no 17 tahun 2007 tentang pedoman teknis pengelolaan barang milik daerah
    • cakupan dan ruang lingkup perencanaan pembelajaran
    • animasi kupukupu bergerak
    • apakah nilai keindahan yang terdapat dalam puisi tersebut
    • 3-1-2-1-3 top eleven
    • pendidikan sarjana
    • syair bersajak a-a-a-a

    Other articles you might like;

    Postingan Lainnya;


Terimakasih sudah membaca postingan yang berjudul
Semoga isi dari postingan blog ini bisa bermanfaat, sekali lagi admin jebidal.com ucapkan terima kasih atas kunjungan Anda. Jangan sungkan dan jangan ragu untuk membagikan isi dari blog ini. Silahkan Share Postingan yang membahas tentang Penerapan Pembelajaran Investigasi dalam Pembelajaran Matematika | Pembahasan

cari di kotak pencarian ini