Penilaian Sikap


Penilaian Sikap

1.1 Konsep Sikap

Sikap adalah suatu reaksi atau perbuatan yang ditimbulkan akibat suatu stimulus atau objek yang datang pada dirinya.

1.2 Penilaian Sikap dalam Proses Pembelajaran di Kelas

Pada umumnya penilaian sikap dalam berbagai mata pelajaran dapat dilakukan berkaitan dengan objek sikap sebagai berikut :

  • Sikap terhadap mata pelajaran Sikap terhadap guru mata pelajaran Sikap terhadap proses pembelajaran Sikap terhadap materi pembelajaran
  • Sikap berhubungan dengan nilai-nilai yang ingin ditanamkan dalam diri siswa melalui materi tertentu
  • Sikap berhubungan dengan kompetensi afektifitas lintas kurikulum.

    Yang mempengaruhi pembentukan sikap dalam proses pembelajaran, menurut Klausmeir (1985) ada tiga model belajar pembentukan sikap yaitu : mengamati dan meniru, menerima penguatan, menerima informasi verbal.

    Tujuan penilaian sikap adalah :

    Untuk mendapat umpan balik (feedback) baik bagi guru maupun siswa sebagai dasar untuk memperbaiki proses belajar mengajar dan mengadakan program perbaikan bagi anak didiknya.

    Untuk mengetahui tingkat perubahan tingkah laku anak didik yang dicapai antara lain diperlukan sebagai bahan bagi perbaikan tingkah laku anak didik, pemberian laporan kepada orang tua dan penentuan lulus tidaknya anak didik. Untuk menempatkan anak didik dalam situasi belajar mengajar yang tepat, sesuai dengan tingkat pencapaian dan kemampuan serta karakteristik anak didik.

    Untuk mengenal latar belakang kegiatan belajar dan kelainan tingkah laku. (Depdikbud, 1983 : 2)

    1.3 Sakla Sikap

    Skala sikap adalah sejenis angket tertutup dimana pertanyaannya mengandung sifat-sifat dan nilai-nilai yang menjadi tujuan pengajaran dan alternative jawabannya mencerminkan atau menampakan sifat dari nilai yang dimiliki siswa sebagai hasil belajarnya dalam bentuk bertingkat (ranting). Nilai yang paling cocok di evaluasi dengan skala sikap adalah yang bersifat rasional social.

    Langkah-langkah pengembangan skala sikap :

  • Menentukan objek sikap yang akan dikembangkan skalanya misalnya “mata pelajaran Sains” kompetensi dasar? Indicator?
  • Memilih dan membuat daftar konsep dan kata sifat yang relevan dengan objek penilaian sikap (menarik, menyenangkan dsb)
  • Memilih kata sifat yang tepat akan digunakan dalam skala
  • Menentukan skala dan penskoran

Jenis-jenis skala sikap :

Skala Likert, skala ini disusun dalam bentuk suatu pertanyaan dan diikuti oleh lima respons yang menunjukan tingkatan, misalnya :

  • SS : sangat setuju
  • S : setuju
  • TB : tidak berpendapat
  • TS : tidak setuju
  • STS : sangat tidak setuju

Skala Thurstone, merupakan skala yang mirip skala Likert karena suatu instrumen yang jawabannya menunjukkan tingkatan.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

A B C D E F G H I J K Very Netral Very Favourible Unfavourable

Pertanyaan yang disarankan oleh Thurstone kira-kira 10 butir atau tidak kurang dari 5 butir.

Skor yang diberikan terhadap pilihan tersebut bergantung pada penilai asal penggunaannya konsisten. Yang jelas skor untuk pernyataan positif dan pernyataan negative adalah kebalikannya. Contoh pertanyaan sikap terhadap pelajaran matematika.

Pertanyaan sikap SS S TB TS STS
Saya merasa untuk mempelajari 

Matematika perlu banyak latihan ( + )

5 4 3 2 1
Konsep-konsep yang ada dalam 

Matematika terlalu abstrak ( – )

1 2 3 4 5

Other articles you might like;

Comments are closed.