Perpustakaan Sekolah Laporan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL II) Di SMP Negeri 18 Kota Cirebon



Perpustakaan Sekolah Laporan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL II) Di SMP Negeri 18 Kota Cirebon

J. Perpustakaan Sekolah

ORGANISASI MAKRO PERPUSTAKAAN SEKOLAH

 

  1. Jumlah Buku

Untuk jumlah bacaan yang ada di SMP Negeri 18 Kota Cirebon Ada ± 1193 untuk buku pelajaran kelas VII, 1165 untuk buku pelajaran kelas VIII 1355 untuk buku pelajaran kelas IX dan untuk buku bacaan bebas cerita terdapat 163 buku dengan judul yang bervariasi dan reverensi yang berbeda.

  1. Sistem Pelayanan

Sistem pelayanan peminjaman buku dilaksanakan pada saat hari-hari sekolah dimulai pada pukul 07-00-16.30 setelah bel sekolah berbunyi setiap siswa yang meminjam buku pelajaran di kenakan biaya ± Rp 2000 untuk setiap peminjaman dan buku pelajaran selama 1 semester dan denda Rp 500 untuk pengembalian buku cerita di luar tanggal yang telah ditentukan, biaya ini di peruntukan untuk perawatan dan peliharaan buku agar buku tetap baik kondisinya. Peminjaman buku menggunakan kartu anggota dengisi formulir peminjaman buku.

  1. Rasio Buku Siswa

Antara siswa dan buku yang dipinjamkan pada siswa telah cukup untuk setiap siswa

  1. 4.    Rasio Antara Permintaan dan Pelayanan

Rasio permintaan 3 orang siswa berbanding satu dengan seorang tenaga kerja perpustakaan

  1. 5.    Mekanisme Tata Kerja Perpustakaan

Dalam mekanisme tata kerja perpustakaan di SMP Negeri 18 Kota Cirebon ada 4 tahap dalam kegiatan kerja bidang teknik perpustakaan adalah kegiatan yang berhubungan dengan koleksi agar dapat digunakan oleh pemakaiannya, kegiatan kerja ini meliputi :

  1. Mengadakan dan pembinaan koleksi, merupakan salah satu kegiatan teknik perpustakaan yang berupa kegiatan sistematis yang terarah dari pemilihan sampai dengan pengadaan buku sesuai dengan kebutuhan. Pengadaan koleksi pada perpustakaan sekolah yang berdaya guna penuh harus didasarkan pada pemilihan yang telah ditetapkan bersama oleh kepala sekolah, guru, petugas perpustakaan
  2. Inventarisasi suatu kegiatan pengelolaan koleksi yang meliputi pemeriksaan jumlah buku yang baru datang, member stempel buku, member nomor induk serta mencatat buku dalam daftar
  3. Klasifikasi mengelompokan koleksi menurut golongan (jenis) tertentu dengan cara tertentu pula, misalnya karena bentuk fisik yang berbeda, maka penempatan bahan-bahan pustaka dipisahkan dari koleksi surat kabar, majalah, film dan sebagainya. Yang banyak digunakan adalah sistem klasifikasi persepuluh dewey
  4. Katalogisasi merupakan pedoman atau petunjuk seluruh bahan atau sumber yang tersedia di suatu perpustakaan
  5. Labelling pemberian label sebagai tanda tertulis pada secarik kerta 2 x 4 cm. Kertas tersebut ditempelkan pada bagian bawah punggung buku bagian bawah
  6. Filling dan Shelling untuk memudahkan dalam pemantauan jumlah buku yang harus ada, harus dilakukan pedokumentasikan dalam daftar inventarisasi dan dilakukan pendataan buku-buku yang masih dipakai
  7. Konversasi bahan perpustakaan memisahkan buku-buku yang telah lama dan tidak sesuai dengan kurikulum.


Comments are closed.