SKRIPSI PTK PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA UNTUK MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM ARTIKEL DENGAN METODE CIRC DAN TEKNIK PERMAINAN MEDIA TEMPEL


Admin jebidal.com pada kesempatan kali ini akan mencoba membahas tentang SKRIPSI PTK PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA UNTUK MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM ARTIKEL DENGAN METODE CIRC DAN TEKNIK PERMAINAN MEDIA TEMPEL

Silahkan langsung Copypaste saja, tetapi baiknya di teliti dulu barang kali ada yang salah ketik baik judul maupun isi postingan SKRIPSI PTK PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA UNTUK MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM ARTIKEL DENGAN METODE CIRC DAN TEKNIK PERMAINAN MEDIA TEMPEL, jika sudah yakin silahkan dipergunakan sebagaimana mestinya, jika anda beruntung ada link downloadnya, jangan ragu dan bimbang lansung download saja, semoga blog ini memberi manfaat.

Alangkah baiknya Anda membaca dengan teliti, supaya apa apa yang ada di blog ini bisa bermanfaat, jika hasil dari postingan di blog ini kurang memuaskan, silahkan cari di kotak pencarian [Search Here] atau [Search], kalau tidak salah admin taro di bawah artikel postingan [untuk view handphone/ smartphone atau sejenisnya] dan bagian samping kanan [untuk view via destop/ PC/ Laptop dan sejenisnya], dan semoga hasil dari pencarian blog ini dapat mempermudah Anda dalam menjelajah isi blog jebidal.com ini. selamat berselancar.

Postingan Lainnya yang berhubungan dengan SKRIPSI PTK PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA UNTUK MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM ARTIKEL DENGAN METODE CIRC DAN TEKNIK PERMAINAN MEDIA TEMPEL

  • kumpulan judul skripsi sejarah kebudayaan islam
  • PERNIKAHAN DIBAWAH UMUR DI KECAMATAN KURANJI DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 1974 DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM (STUDI DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN KURANJI)
  • SKRIPSI TENTANG PELAYANAN KESEHATAN PASIEN PESERTA JAMKESMAS
  • SKRIPSI HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KE JADIAN PENYAKIT MALARIA DI DESA X
  • SKRIPSI ANALISIS PENGARUH EKSPOR SEKTOR INDUSTRI DAN PENANAMAN MODAL ASING SEKTOR INDUSTRI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA
  • SKRIPSI PTK PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE PADA KONSEP PENGENALAN HARDWARE (MATA PELAJARAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI) – (KELAS VII)
  • SKRIPSI IMPLEMENTASI PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI TAMAN KANAK-KANAK
  • SKRIPSI PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS ANAK
  • semoga dengan mengunjungi jebidal.com, anda mendapatkan informasi menarik dan dapat bermanfaat bagi anda, dalam situs jebidal.com menitik beratkan pembahasan yang berkaitan dengan pendidikasn, seperti makalah, materi pelajaran, contoh soal ujian dengan jawabannya, contoh skripsi, contoh tesis, dan info menarik serta unik lainnya. Anda sedang membaca postingan yang berjudul SKRIPSI PTK PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA UNTUK MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM ARTIKEL DENGAN METODE CIRC DAN TEKNIK PERMAINAN MEDIA TEMPEL
    Admin jebidal.com juga mempermudah pengunjung untuk mendapatkan manfaat dari blog jebidal.com, silahkan jelajahi setiap sudut dari blog ini, semoga menemukan yang Anda cari. Selamat menelusuri blog ini. Anda sedang membaca postingan yang berjudul SKRIPSI PTK PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA UNTUK MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM ARTIKEL DENGAN METODE CIRC DAN TEKNIK PERMAINAN MEDIA TEMPEL.

    Jika Anda ingin mendapatkan update dari blog jebidal.com, silahkan follow twitter @jebidal, ini link langsungnya @jebidal
    Jika Anda lebih suka mainan facebook jangan ragu untuk like fan page jebidal.com ini link langsungnya Jebidal.com on Facebook
    dan jika Anda lebih betah menggunakan akun Gplus Anda, jebidal.com juga punya silahkan follow saja, ini link langsungnya jebidal.com on Gplus

    Mari Kita simak lebih detailnya tentang SKRIPSI PTK PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA UNTUK MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM ARTIKEL DENGAN METODE CIRC DAN TEKNIK PERMAINAN MEDIA TEMPEL

    SKRIPSI PTK PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA UNTUK MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM ARTIKEL DENGAN METODE CIRC DAN TEKNIK PERMAINAN MEDIA TEMPEL (BHS INDO KELAS IX)

     
    BAB I 
    PENDAHULUAN
     
    A. Latar Belakang Masalah
    Keterampilan berbahasa meliputi keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Keempat keterampilan berbahasa tersebut saling berkaitan satu dengan yang lain. Semua keterampilan berbahasa sangat penting, tak terkecuali keterampilan membaca. Membaca merupakan salah satu fungsi tertinggi otak manusia. Membaca adalah salah satu fungsi penting dalam hidup bahkan dapat dikatakan bahwa semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca. Berdasarkan hasil survei lembaga internasional yang bergerak dalam bidang pendidikan, United Nation Education Society and Cultural Organization (UNESCO), minat baca penduduk Indonesia jauh di bawah negara-negara Asia. Indonesia tampaknya harus banyak belajar dari negara-negara maju yang memiliki tradisi membaca cukup tinggi.
    Dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah, khususnya bahasa Indonesia pembelajaran membaca telah mendapatkan tempat yang cukup, namun pemahaman dan minat baca siswa sangat minim diperhatikan. Guru kesulitan menumbuhkan minat baca siswa, apalagi jika bacaan terlalu banyak dan membosankan. Hal ini juga terjadi di SMPN X Kabupaten X pada siswa kelas IX. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan penulis, diperoleh informasi dari pihak guru bahwa hampir keseluruhan siswa di Kabupaten X mengalami kesulitan membaca khususnya dalam menentukan gagasan utama dalam artikel ataupun tajuk. Hal tersebut disampaikan guru mata pelajaran bahasa Indonesia berdasarkan pertemuan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang rutin dilaksanakan semua guru bahasa Indonesia se-Kabupaten X.
    Selain itu, minat belajar siswa yang kurang mengakibatkan hasil belajar yang dicapai masih rendah. Pembelajaran yang dilakukan guru bersifat drill dan monoton. Contohnya, siswa diperintahkan membaca artikel dan menuliskan gagasan tiap paragraf di papan tulis dan selalu begitu. Media yang digunakan pun hanya berkutat dengan artikel dari koran, belum ada inovasi baru dari guru.
    Dari tuturan tiga orang peserta didik kelas IX yang diwawancarai, pembelajaran membaca untuk menemukan gagasan utama dari artikel diajarkan dengan cara guru menjelaskan tentang gagasan utama kemudian siswa diperintahkan secara individu membaca artikel dan menemukan gagasan utama, jika belum bisa menemukan gagasan utama guru menyuruh mengulanginya hingga menemukan gagasan utama dari artikel.
    Berdasarkan informasi di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel yang dilakukan di SMPN X Kabupaten X pada siswa kelas IX, sudah cukup mendapatkan perhatian dari guru mata pelajaran. Namun dalam kenyataannya minat baca siswa sangat minim dan pembelajaran yang disampaikan guru monoton, sehingga siswa kurang bersemangat mengikuti pembelajaran. Secara umum, dapat dikatakan bahwa pembelajaran membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel pada siswa kelas IX SMPN X Kabupaten X masih rendah. Untuk mencapai kompetensi yang diharapkan siswa dituntut untuk mencapai indikator dalam pembelajaran membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel.

    Indikator yang pertama adalah siswa mampu menemukan gagasan pokok dari artikel. Indikator kedua, siswa mampu mengembangkan gagasan pokok dengan kalimat sendiri. Indikator ketiga, siswa mampu menyebutkan kalimat utama dalam paragraf, dan indikator keempat adalah siswa mampu menyebutkan kalimat penjelas dalam paragraf.

    Indikator pertama yang harus dicapai siswa dalam kompetensi dasar menemukan gagasan dalam artikel, yaitu siswa mampu menemukan gagasan utama dalam artikel. Berdasarkan wawancara pada guru mata pelajaran bahasa Indonesia kelas IX SMPN X, lebih kurang 20,58 % siswa mampu menemukan gagasan utama dalam artikel. Jadi dapat diketahui indikator pertama belum dapat tercapai secara maksimal.
    Indikator yang kedua, yaitu siswa mampu menuliskan kembali isi artikel. Pada indikator kedua ini siswa cukup mampu mengembangkan gagasan utama dengan kalimat sendiri, namun karena gagasan utama yang mereka temukan kurang sesuai maka hasil pencapaian indikator kedua ini juga kurang tepat. Sebagian siswa sudah terbiasa untuk mencurahkan gagasan, yang perlu ditingkatkan adalah kepaduan gagasan yang mereka tulis.
    Indikator pertama, dan kedua sesuai dengan kebutuhan pencapaian kompetensi. Namun indikator ketiga dan keempat seharusnya tidak diperlukan karena secara otomatis apabila siswa telah mampu menemukan gagasan utama, maka kalimat utama dan kalimat penjelas dalam artikel telah diketahui siswa. Hal tersebut tidak fokus pada kompetensi menemukan gagasan dalam artikel. Kegiatan pembelajaran seharusnya lebih ditekankan pada bagaimana siswa dapat dengan mudah memahami bacaan artikel dan menemukan gagasan dalam artikel tersebut.
    Dengan kondisi seperti itu dapat diketahui bahwa pembelajaran yang monoton dan bersifat drill dalam kegiatan membaca sangat berpengaruh pada minat baca siswa dan hasil pemahaman siswa yang kurang maksimal. Indikator juga berpengaruh pada kemampuan siswa yang dipaksa untuk mencapai indikator-indikator yang ditetapkan, tetapi indikator tersebut kurang sesuai dan terkesan berlebihan. Padahal dalam kenyataannya membaca merupakan kegiatan yang dapat mendukung semua ilmu pengetahuan, karena dari membaca siswa dapat mengetahui pengetahuan yang lebih luas.
    Meskipun dengan kesadaran seperti itu, tetap saja dalam pembelajaran membaca masih kurang maksimal karena beberapa faktor. Pertama, pembelajaran membaca khususnya membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel diajarkan dengan cara yang membosankan. Kedua, pembelajaran membaca khususnya membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel kurang mendapat minat dari siswa karena bacaan yang terlalu banyak dan tidak menarik. Ketiga, faktor guru yang kurang memberikan selingan berupa kegiatan kelompok atau sekedar permainan kecil agar siswa tidak bosan dan lebih tertarik untuk membaca.
    Keempat, guru juga kurang memanfaatkan media pembelajaran, dan hanya menggunakan bahan ajar utama yakni artikel dari surat kabar Keadaan tersebut menyebabkan keterampilan membaca khususnya membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel siswa kelas IX masih rendah.
    Dalam metodologi pengajaran ada dua aspek yang menonjol yakni metode mengajar dan media pengajaran sebagai alat bantu mengajar (Sudjana 2009 : 1). Oleh sebab itu, untuk mengatasi masalah ini peneliti menggunakan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan teknik permainan media tempel sehingga keterampilan membaca khususnya membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel siswa kelas IX dapat meningkat.

    Metode CIRC adalah metode yang mengelompokkan siswa secara heterogen agar siswa mampu saling membantu satu dengan yang lain. CIRC terdiri atas tiga unsur penting, yaitu kegiatan-kegiatan dasar terkait, pengajaran langsung, pengajaran memahami bacaan, dan seni berbahasa dan menulis terpadu (Slavin 2008 : 204). Dengan menggunakan metode ini, diharapkan siswa dapat meningkatkan kemampuan menemukan gagasan utama dari artikel dengan mengkaitkan kemampuan dasar dan pengalaman yang telah dimiliki. Pengajaran langsung dalam memahami bacaan juga membantu siswa untuk berpikir kritis menemukan gagasan dalam artikel secara langsung. Selain itu, seni berbahasa dan menulis terpadu dapat mengembangkan kemampuan siswa dalam keterampilan membaca dan menulis.

    Ketika kegiatan membaca berlangsung siswa diharapkan bukan hanya sekedar membaca dan menemukan gagasan utama, tetapi juga mampu menuliskan kembali secara singkat artikel tersebut. Metode ini sangat bermanfaat bagi siswa, siswa bukan hanya diajarkan untuk mampu membaca dan menemukan gagasan utama, tetapi juga diharapkan dapat mengembangkan keterampilan berbahasa lain yakni menulis. Dengan demikian, diharapkan akan mempermudah siswa mencapai kompetensi dasar menemukan gagasan utama dalam artikel.

    Baca Juga:

    1. Makalah SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM
    2. PENGERTIAN BERKAH
    3. Makalah Manajemen Perpustakaan
    4. Makalah Kecerdasan Matematis Logis
    5. Makalah Dasar-dasar memahami Tauhid
    6. Makalah Manusia Sebagai Khalifah
    7. Makalah Etika Tidur Sesuai Sunnah
    8. Sejarah Bahasa Indonesia dan Perkembangannya, Lengkap!
    9. Pengertian Manajemen dan Fungsi Manajemen, Lengkap!
    10. Tarif dan Cara Panggilan SLI ke Hongkong Indosat Ooredoo
    11. Pengertian Lemak dan Fungsi Lemak, Lengkap!
    12. Pengertian Hormon dan Fungsi Hormon, Lengkap!
    13. Pengertian Sistem Operasi, Fungsi Sistem Operasi, dan Contohnya
    14. Pengertian Darah, Fungsi Darah, dan Komponennya
    15. Android RAM 6GB Vivo Xplay 5 – Pertama Di Dunia
    16. Pengertian Bioteknologi Modern dan Konvensional, Lengkap!
    17. Pengertian Biosfer Lengkap!
    18. Pengertian Banjir, Penyebab Banjir, dan Akibat Banjir, Lengkap!
    19. Pengertian Pancasila, Fungsi Pancasila, dan Arti Lambang Pancasila
    20. Pengertian Diskusi, Macam-Macam Diskusi, dan Metode Diskusi
    21. Pengertian Algoritma dan Contoh Algoritma, Lengkap!
    22. Harga Paket Internet Bulanan Indosat Ooredoo
    23. Pengertian Kultur Jaringan dan Manfaat Kultur Jaringan Lengkap!
    24. Pengertian Planet, Macam-Macam Planet, dan Ciri-Ciri Planet
    25. Pengertian Organisasi, Struktur Organisasi, Tujuan, Teori, Ciri-Ciri, dan Manfaat
    26. Kunci Jawaban Soal Sejarah Indonesia Bab 5 Part 2
    27. Kunci Jawaban Soal Sejarah Indonesia Bab 5 Part 1
    28. Haruskah Aku Terus Mengemis Pada Mereka Yang Berpunya?
    29. Kopi dan Cerita Yang Nikmat
    30. Pernahkah Kau Merindukan Seseorang Yang Kau Benci?
    Aspek lain yang mendukung pembelajaran ini adalah penggunaan media pembelajaran khususnya media tempel. Dengan menggunakan media pembelajaran dapat mempertinggi proses belajar peserta didik dan akan memberikan selingan permainan bagi peserta didik agar bersemangat belajar yang pada gilirannya diharapkan dapat mempertinggi hasil belajar. Media ini sangat bermanfaat untuk memberikan motivasi belajar bagi siswa. Keberhasilan dalam belajar banyak bergantung pada usaha guru membangkitkan motivasi siswa (Hamalik 2009 : 161). Motivasi yang diciptakan guru adalah motivasi untuk menjadi yang terbaik dengan tetap menjunjung nilai sportifitas ketika pembelajaran menggunakan media tempel. Selain itu, pengembangan aspek psikologi juga diperhatikan dalam pembelajaran ini. Pengembangan aspek psikologi ini meliputi kerjasama dan saling mengerti antar siswa.
    Berdasarkan hal tersebut, penulis tertarik untuk mengadakan penelitian mengenai “UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA UNTUK MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM ARTIKEL MENGGUNAKAN METODE CIRC DAN TEKNIK PERMAINAN MEDIA TEMPEL PADA SISWA KELAS IX SMPN X”.
    B. Identifikasi Masalah
    Uraian di atas menegaskan bahwa keterampilan membaca sangat penting dalam kehidupan khususnya dalam pembelajaran bahasa. Keterampilan membaca dapat dikatakan sebagai dasar dari semua proses belajar. Karena dari membacalah seseorang dapat memperoleh informasi.
    Namun, pada kenyataan pembelajaran membaca, minat baca siswa kurang diperhatikan. Pembelajaran masih menggunakan metode yang kurang variatif dan membosankan, sehingga mengakibatkan peserta didik enggan, malas, bosan, jenuh, dan tidak termotivasi dalam membaca. Akibatnya peserta didik kesulitan dalam menemukan informasi yang menjadi gagasan utama dari bacaan yang dibaca.
    Berdasarkan latar belakang di atas peneliti mengidentifikasi masalah-masalah yang menjadi penghambat keberhasilan pembelajaran membaca yaitu : (1) guru menggunakan metode pembelajaran yang kurang variatif yakni dengan metode drill yang hanya menuntut siswa untuk membaca dan selalu membaca. Dengan metode yang monoton demikian dapat menimbulkan kejenuhan pada peserta didik yang mengakibatkan mereka tidak bersemangat mengikuti pembelajaran membaca. Guru tidak memperhatikan hal tersebut, sehingga menjadi kebiasaan yang buruk dalam pembelajaran. (2) Masih rendahnya minat baca peserta didik dalam pembelajaran membaca. Mereka tidak terbiasa membaca dalam jumlah kalimat atau paragraf yang banyak dan cepat, sehingga menimbulkan kemalasan yang luar biasa ketika dihadapkan dengan bacaan yang kompleks. Dengan rendahnya minat baca peserta didik pada pembelajaran membaca maka mereka akan merasa enggan dalam membaca dan hasil yang mereka peroleh pun tidak maksimal. (3) Guru kurang memperhatikan kejenuhan dan keinginan siswa untuk memperoleh pembelajaran yang lebih variatif. Guru kurang memanfaatkan media pembelajaran yang dapat memotivasi siswa agar lebih bersemangat mengikuti pembelajaran membaca.
    C. Pembatasan Masalah
    Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah peningkatan keterampilan membaca untuk menemukan gagasan utama, peneliti berupaya mengatasi segala hambatan yang dialami oleh peserta didik dalam pembelajaran membaca. Peneliti membatasi permasalahan karena peneliti memfokuskan pada peningkatan keterampilan membaca untuk menemukan gagasan utama yang terdapat dalam beberapa artikel yang memiliki topik yang berbeda. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti menggunakan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) yang mengajarkan kerjasama dalam belajar. Peneliti juga menggunakan teknik permainan media tempel yang dapat memberi variasi pembelajaran dan mengembangkan kreativitas siswa.
    D. Rumusan Masalah
    Berdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah diatas, dapat diambil suatu rumusan masalah sebagai berikut :
    1) Bagaimanakah proses pembelajaran menggunakan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan teknik permainan media tempel yang berorientasi pada peningkatan kompetensi membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel pada siswa kelas IX SMPN X ?
    2) Bagaimanakah peningkatan keterampilan membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel dengan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan teknik permainan media tempel pada siswa kelas IX SMPN X ?
    3) Bagaimanakah perubahan perilaku belajar siswa kelas IX SMPN X setelah dilakukan pembelajaran keterampilan membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel dengan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan teknik permainan media tempel ?
    E. Tujuan Penelitian
    Sesuai dengan rumusan masalah di atas, tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :
    1) Mendeskripsikan proses pembelajaran menggunakan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan teknik permainan media tempel yang berorientasi pada peningkatan kompetensi membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel pada siswa kelas IX SMPN X.
    2) Mendeskripsikan peningkatan keterampilan membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel dengan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan teknik permainan media tempel pada siswa kelas IX SMPN X.
    3) Mendeskripsikan perubahan perilaku belajar siswa kelas IX SMP X setelah dilakukan pembelajaran keterampilan membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel dengan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan teknik permainan media tempel.
    F. Manfaat Penelitian
    Manfaat dalam penelitian ini ada dua yaitu manfaat teoretis dan manfaat praktis. Manfaat teoritis yang diharapkan dari penelitian ini adalah dapat memberikan manfaat bagi pengembangan materi pembelajaran bahasa pada umumnya dan khususnya pembelajaran keterampilan membaca untuk menemukan gagasan utama dari artikel dengan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan teknik permainan media tempel.
    Selain manfaat teoretis, manfaat lain yang juga diharapkan adalah manfaat praktis. Penelitian ini bermanfaat bagi guru dan peserta didik. Bagi guru, penelitian ini dapat meningkatkan proses belajar mengajar keterampilan membaca. Selain itu guru dapat memanfaatkan penggunaan metode-metode dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang lebih variatif dan terkini. Bagi peserta didik dapat mempermudah pembelajaran membaca sehingga siswa senang, termotivasi, dan bersemangat pada pembelajaran membaca khususnya membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel.

    Other articles you might like;

    Postingan Lainnya;


Terimakasih sudah membaca postingan yang berjudul
Semoga isi dari postingan blog ini bisa bermanfaat, sekali lagi admin jebidal.com ucapkan terima kasih atas kunjungan Anda. Jangan sungkan dan jangan ragu untuk membagikan isi dari blog ini. Silahkan Share Postingan yang membahas tentang SKRIPSI PTK PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA UNTUK MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM ARTIKEL DENGAN METODE CIRC DAN TEKNIK PERMAINAN MEDIA TEMPEL

cari di kotak pencarian ini