Skripsi Urgensi Bimbingan Konseling Islam Terhadap Perkembangan Spiritualitas Siswa Sekolah Menengah Pertama Islam X


Admin jebidal.com pada kesempatan kali ini akan mencoba membahas tentang Skripsi Urgensi Bimbingan Konseling Islam Terhadap Perkembangan Spiritualitas Siswa Sekolah Menengah Pertama Islam X

Silahkan langsung Copypaste saja, tetapi baiknya di teliti dulu barang kali ada yang salah ketik baik judul maupun isi postingan Skripsi Urgensi Bimbingan Konseling Islam Terhadap Perkembangan Spiritualitas Siswa Sekolah Menengah Pertama Islam X, jika sudah yakin silahkan dipergunakan sebagaimana mestinya, jika anda beruntung ada link downloadnya, jangan ragu dan bimbang lansung download saja, semoga blog ini memberi manfaat.

Alangkah baiknya Anda membaca dengan teliti, supaya apa apa yang ada di blog ini bisa bermanfaat, jika hasil dari postingan di blog ini kurang memuaskan, silahkan cari di kotak pencarian [Search Here] atau [Search], kalau tidak salah admin taro di bawah artikel postingan [untuk view handphone/ smartphone atau sejenisnya] dan bagian samping kanan [untuk view via destop/ PC/ Laptop dan sejenisnya], dan semoga hasil dari pencarian blog ini dapat mempermudah Anda dalam menjelajah isi blog jebidal.com ini. selamat berselancar.

Postingan Lainnya yang berhubungan dengan Skripsi Urgensi Bimbingan Konseling Islam Terhadap Perkembangan Spiritualitas Siswa Sekolah Menengah Pertama Islam X

  • kumpulan judul skripsi sejarah kebudayaan islam
  • PERNIKAHAN DIBAWAH UMUR DI KECAMATAN KURANJI DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 1974 DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM (STUDI DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN KURANJI)
  • SKRIPSI TENTANG PELAYANAN KESEHATAN PASIEN PESERTA JAMKESMAS
  • SKRIPSI HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KE JADIAN PENYAKIT MALARIA DI DESA X
  • SKRIPSI ANALISIS PENGARUH EKSPOR SEKTOR INDUSTRI DAN PENANAMAN MODAL ASING SEKTOR INDUSTRI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA
  • SKRIPSI PTK PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE PADA KONSEP PENGENALAN HARDWARE (MATA PELAJARAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI) – (KELAS VII)
  • SKRIPSI IMPLEMENTASI PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI TAMAN KANAK-KANAK
  • SKRIPSI PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS ANAK
  • semoga dengan mengunjungi jebidal.com, anda mendapatkan informasi menarik dan dapat bermanfaat bagi anda, dalam situs jebidal.com menitik beratkan pembahasan yang berkaitan dengan pendidikasn, seperti makalah, materi pelajaran, contoh soal ujian dengan jawabannya, contoh skripsi, contoh tesis, dan info menarik serta unik lainnya. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Skripsi Urgensi Bimbingan Konseling Islam Terhadap Perkembangan Spiritualitas Siswa Sekolah Menengah Pertama Islam X
    Admin jebidal.com juga mempermudah pengunjung untuk mendapatkan manfaat dari blog jebidal.com, silahkan jelajahi setiap sudut dari blog ini, semoga menemukan yang Anda cari. Selamat menelusuri blog ini. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Skripsi Urgensi Bimbingan Konseling Islam Terhadap Perkembangan Spiritualitas Siswa Sekolah Menengah Pertama Islam X. Jika Anda ingin mendapatkan update dari blog jebidal.com, silahkan follow twitter @jebidal, ini link langsungnya @jebidal
    Jika Anda lebih suka mainan facebook jangan ragu untuk like fan page jebidal.com ini link langsungnya Jebidal.com on Facebook
    dan jika Anda lebih betah menggunakan akun Gplus Anda, jebidal.com juga punya silahkan follow saja, ini link langsungnya jebidal.com on Gplus

    Mari Kita simak lebih detailnya tentang Skripsi Urgensi Bimbingan Konseling Islam Terhadap Perkembangan Spiritualitas Siswa Sekolah Menengah Pertama Islam X

    Skripsi Urgensi Bimbingan Konseling Islam Terhadap Perkembangan Spiritualitas Siswa Sekolah Menengah Pertama Islam X

    BAB I
    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang Masalah
    Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Pendidikan mampu menjadikan manusia sebagai manusia yang lebih mulia. Demikian pula dalam kehidupan suatu bangsa, pendidikan memiliki peran yang Sangat penting dalam menjamin perkembangan dan kelangsungan kehidupan bangsa.
    Dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam menghadapi era globalisasi dewasa ini, banyak ditemukan individu-individu yang materialistik, individualistik dan lain sebagainya, sehingga melahirkan prilaku yang menyimpang dari perkembangan potensi yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada setiap manusia sejak ia lahir.
    Hal tersebut dapat terjadi karena kesalahan sistem pendidikan dan bimbingan yang diberikan sebelum nya, selain godaan setan yang memang diperkenankan oleh Allah untuk menggoda manusia. Oleh karena itu, dunia pendidikan pada saat ini sering dikritik oleh masyarakat yang dikarenakan adanya sejumlah pelajar dan lulusan pendidikan yang menunjukkan sikap yang kurang terpuji.
    Keadaan seperti itu semakin menambah potret pendidikan semakin tidak menarik serta dapat menurunkan kepercayaan mayarakat terhadap wibawa dunia pendidikan. Padahal, pendidikan merupakan bimbingan terhadap perkembangan pribadi yang bersifat menyeluruh atau dapat diartikan sebagai usaha untuk membina kepribadian manusia sesuai dengan nilai-nilai dalam masyarakat dan kebudayaan serta norma agama, yang dalam perkembangannya dapat berarti proses pendewasaan, sehingga dapat bertanggung jawab te rhadap diri sendiri secara biologis, psikologis, paedagogis dan sosiologis.
    Pada umumnya manusia yang beradab setidak-tidaknya memiliki common sense (akal sehat) tentang pendidikan, bahwa pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Pendidikan dapat mempengaruhi perkembangan manusia dalam seluruh aspek kehidupan dan penghidupan. Pendidikan mempunyai pengaruh yang dinamis dalam kehidupan manusia di masa depan. Pendidikan dapat mengembangkan berbagai potensi yang dimilikinya secara optimal, yaitu pengembangan potensi individu yang setinggi-tingginya dalam aspek fisik, intelektual, emosional, sosial dan spiritual, sesuai dengan tahap perkembangan serta karakteristik lingkungan fisik dan lingkungan sosial budaya di mana dia hidup.
    Usia remaja merupakan masa transisi atau peralihan. Pada saat itu, terjadi suatu proses menuju pematangan intelektual, seni, spiritual dan jasmani guna membentuk kejelasan identitas (jati diri) saat menghadapi keraguan siapa sebenarnya dirinya, sehingga timbul gejolak emosi dan tekanan jiwa.
    Menurut Muhammad Quthub, kekuatan spiritual pada diri manusia merupakan kekuatannya yang paling besar, paling agung dan paling mampu untuk berhubungan dengan hakikat wujud. Sedangkan kekuatan fisiknya hanya terbatas pada sesuatu yang dapat ditangkap oleh indra. Kemampuan akal, meskipun yang paling bebas, namun masih terbatas ruang dan waktu. Kekuatan spiritual tidak diketahui batas ataupun ikatannya. Dan hanya kekuatan spiritual yang mampu berkomunikasi dengan Allah.
    Dalam dunia pendidikan, adanya bimbingan dan konseling memilki arti cukup penting untuk mengembangkan kepribadian anak, termasuk pula spiritualnya. Bimbingan dan konseling merupakan proses pemberian bantuan yang terarah kepada seseorang/sekelompok orang secara terus-menerus dan sistematis oleh guru pembimbing agar individu/kelompok individu menjadi pribadi yang yang mandiri yaitu mengenal diri sendiri dan lingkungannya, menerima diri sendiri dan lingkungannya secara positif dan dinamis, dapat mengambil keputusan dan mengarahkan diri sendiri. Adapun dalam kaitannya dengan spiritualnya, individu mampu melakukan hubungan/interaksi vertikal dengan Allah atau dengan kata lain untuk mewujudkan kaitan yang terus menerus antara jiwa dengan Allah dalam setiap kesempatan, perbuatan, pemikiran ataupun perasaan. Oleh karena itu, islam memberikan perhatian khusus terhadap spiritual yang merupakan sentral bagi manusia, karena spiritual merupakan penghubung manusia dengan Allah.
    Salah satu sarana yang efektif untuk meningkatkan spiritual seseorang yaitu melalui ibadah. Karena dengan ibadah dapat melahirkan hubungan yang terus menerus serta perasaan mengabdi kepada Allah. Hikmah yang paling mendasar dari perasaan tersebut adalah mengaitkan hamba kepada Tuhannya, memperkokoh hubungan dengan-Nya.
    Pada prinsipnya, semua manusia diciptakan oleh Allah SWT sebagai makhluk yang fitri, suci, bersih, sehat serta atribut-atribut positif lainnya. Oleh karena itu, sebagai makhluk ciptaan Allah, maka seharusnya manusia selalu berpegang teguh pada agama Allah (Islam), oleh karena itu diperlukan suatu upaya pengembangan potensi yang searah dengan tujuan Islam yaitu dengan Bimbingan dan Konseling Islam. BKI ini merupakan proses pemberian bantuan yang terarah, kontinyu dan sistematis kepada setiap individu agar dia dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya secara optimal dengan cara menginternalisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an dan Hadist Rasulullah ke dalam diri, sehingga ia dapat hidup selaras dengan tuntunan Al-Qur’an dan Hadist. Bila internalisasi nilainilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an dan Hadist itu tercapai dan potensi telah berkembang secara optimal, maka individu tersebut dapat menciptakan hubungan yang baik dengan Allah SWT, dengan manusia dan alam semesta dan inilah yang menjadi tinjauan dari BKI.
    Betapapun baiknya sistem pendidikan tanpa dijalankan BK yang baik, maka program yang baik tidak ada gunanya. Dengan kata lain BK adalah bagian yang integral dalam pendidikan, bagian yang tak terpisahkan dengan pe ndidikan. Sebab pendidikan pada umumnya selalu berintikan bimbingan. Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan individu anak.
    Segala aspek diri anak didik harus dikembangkan termasuk spiritualitasnya. BKI adalah upaya membantu perkembangan aspek tersebut me njadi optimal, harmonis dan wajar.
    Pelaksanaan BK terutama dalam aspek keagamaan (spiritualitas) di SMPI X diadakan kurang lebih dua kali dalam sebulan. Dalam pelaksanaannya, guru BK juga bekerja sama dengan guru agama. Namun, peran yang dilakukan oleh guru agama hanya sebatas memberikan materimateri pelajaran agama yang telah tercantum dalam kurikulum sekolah serta membantu menjalankan program yang dibuat oleh guru BK yaitu mengadakan program keagamaan khusus yang dikemas dalam program Kecakapan Penerapan Ibadah, yang meliputi kecakapan dalam ibadah sholat, kecakapan membaca dan menulis serta memahami kandungan/isi Al-Qur’an, kecakapan dalam mengamalkan sunnah rasul atau kegiatan keagamaan seperti tahlil, istighotsah, dan lain sebagainya. Dengan adanya program tersebut, diharapkan para siswa mampu mengembangkan potensi keagamaan/spiritualitasnya sehingga dapat menciptakan siswa yang memiliki kepribadian dan perilaku yang baik serta kepekaan yang tinggi terhadap agama.
    Dari gambaran di atas dapat diketahui bahwa sebenarnya peranan BKI itu besar sekali manfaatnya, namun eksistensinya kurang disadari oleh banyak pihak terutama siswa di sekolah.
    Berangkat dari argumen diatas itulah yang mendorong penulis untuk mengangkat permasalahan tentang ”URGENSI BIMBINGAN KONSELING ISLAM TERHADAP PERKEMBANGAN SPIRITUALITAS SISWA SMPI X DESA X KECAMATAN X KABUPATEN X”.

    B. Rumusan Masalah
    Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
    1. Bagaimana kondisi spiritualitas siswa sebelum pelaksanaan BKI di SMPI X Desa X Kecamatan X Kabupaten X?
    2. Bagaimana pelaksanaan BKI terhadap perkembangan spiritualitas siswa di SMPI X desa X Kecamatan X Kabupaten X?
    3. Bagaimana kondisi spiritualitas siswa setelah pelaksanaan BKI di SMPI X Desa X Kecamatan X Kabupaten X.
    4. Seberapa jauh urgensi BKI terhadap perkembangan spiritualitas siswa SMPI X desa X Kecamatan X Kabupaten X?

    C. Tujuan Penelitian
    Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah :
    1. Ingin mengetahui kondisi spiritualitas siswa sebelum pelaksanaan BKI di SMPI X Desa X Kecamatan X Kabupaten X.
    2. Ingin mengetahui pelaksanaan BKI terhadap perkembangan spiritualitas siswa di SMPI X desa X Kecamatan X Kabupaten X.
    3. Ingin mengetahui kondisi spiritualitas siswa setelah pelaksanaan BKI di SMPI X Desa X Kecamatan X Kabupaten X.
    4. Ingin mengetahui urgensi BKI terhadap perkembangan spiritualitas siswa SMPI X desa X Kecamatan X Kabupaten X.

    D. Batasan Masalah
    Dalam penelitian ini, peneliti hanya membahas tentang pelaksanaan BKI terhadap perkembangan spiritualitas yang ditinjau melalui penilaian atau kegiatan ibadah sholat.

    E. Manfaat Penelitian
    1. Manfaat Teoritis
    Hasil penelitian ini diharapkan berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan menambah wawasan pemikiran pada lembaga akademis IAIN Sunan Ampe l Surabaya khususnya Fakultas Dakwah jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) serta sebagai rujukan pada masyarakat dan para ilmuwan, serta mahasiswa yang berkecimpung di bidang bimbingan dan konseling islam tentang upaya mengembangkan spiritualitas siswa.
    2. Manfaat Praktis
    Secara praktis penelitian ini diharapkan kepada para pengemban pendidikan dapat dijadikan referensi serta input tentang urgennya eksistensi BKI bagi sebuah lembaga pendidikan sehingga penanganannya lebih professional.

    F. Definisi Operasional
    Untuk menghindari adanya kekeliruan dan kesalahan dalam memahami judul skripsi ini, maka perlu adanya pembatasan pengertian serta pembatasan terhadap judul skripsi “URGENSI BIMBINGAN KONSELING ISLAM TERHADAP PERKEMBANGAN SPIRITUALITAS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM X DESA X KECAMATAN X KABUPATEN X”.
    URGENSI : Hal perlunya atau pentingnya tindakan yang cepat atau segera.
    BIMBINGAN KONSELING ISLAM : Proses pemberian bantuan secara terus menerus dan sistematis terhadap individu agar bisa hidup selaras sesuai dengan ketentuan dan petunjuk Allah, serta bisa memahami dirinya dan bisa memecahkan masalah yang dihadapainya sehingga mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
    PERKEMBANGAN : Proses perubahan dalam pertumbuhan pada suatu waktu sebagai fungsi kematangan dan interaksi dengan lingkungan.
    SPIRITUALITAS : Berhubungan dengan atau bersifat kejiwaan (rohani, batin)
    Dari definisi istilah-istilah tersebut, maka yang dimaksud dengan urgensi bimbingan konseling islam yaitu pentingnya eksistensi atau pelaksanaan bimbingan konseling islam. Sedangkan perkembangan spiritualitas yaitu proses perkembangan (meningkat atau menurun) keagamaan seseorang dari waktu ke waktu. Adapun perkembangan spiritualitas yang dimaksud dalam penelitian ini adalah tingkat perkembangan ibadah sholat, yang meliputi pemahaman tentang syarat dan rukun serta pelaksanaan sholat.

    G. Hipotesis
    Hipotesis dapat diartikan sebagai jawaban sementara terhadap permasalahan penelitian sampai terbukti melalui data yang terkumpul. Dalam sebuah penelitian, hipotesis perlu dimunculkan sebagai gambaran awal kondisi yang diteliti. Hipotesis hanyalah sebagai pijakan awal bukan kesimpulan. Langkah ini harus dilakukan supaya penelitian bisa berjalan sistematis, terarah dan mencapai apa yang menjadi tujuan. Hipotesis dapat dipandang sebagai konklusi yang sifatnya sementara atas dasar pengetahuan-pengetahuan. Mengingat hipotesis merupakan suatu pedoman dalam penelitian, maka penulis merumuskan sebagai berikut :
    1. Hipotesis Alternatif (Ha)
    Hipotesis alternatif dikatakan juga hipotesis kerja yang disingkat Ha. Hipotesis alternatif menyatakan adanya hubungan antara variabel X dan Y atau adanya perbedaan diantara X dan Y. Adapun rumusan hipotesisnya sebagai berikut :
    “Ada perbedaan yang signifikan antara spiritualitas siswa sebelum mendapatkan BKI dan sesudah mendapatkan BKI”.
    2. Hipotesis Nihil (Ho)
    Hipotesis nol menyatakan adanya persamaan atau tidak adanya perbedaan antara dua kelompok variabel atau lebih. Adapun rumusan hipotesisnya sebagai berikut :
    ”Tidak ada perbedaan yang signifikan antara spiritualitas siswa sebelum mendapatkan BKI dan sesudah mendapatkan BKI”.
    Dari hasil uji hipotesis, maka akan diketahui bahwa ada tidaknya atau besar kecilnya urgensi BKI terhadap Perkembangan Spiritualitas Siswa.

    H. Sistematika Pembahasan
    Dalam penyusunan skripsi ini, penulis membagi atas beberapa bab. Setiap bab dibagi atas beberapa sub, yang mana isinya antara yang satu dengan yang lain saling berkaitan, dengan maksud agar mudah untuk dipahami.
    Adapun sistematika penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut :
    BAB I : PENDAHULUAN
    Bab ini memuat latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, batasan masalah, manfaat penelitian, definisi operasional, hipotesis dan sistematika pembahasan.
    BAB II : KERANGKA TEORITIK
    Bab ini menerangkan kajian pustaka tentang Bimbingan Konseling Islam dan spiritualitas, urgensi BKI terhadap perkembangan spiritualitas siswa, kajian teorik, serta kajian kepustakaan penelitian terdahulu.
    BAB III : METODE PENELITIAN
    Bab ini akan menjelaskan tentang metode penelitian yang meliputi pendekatan dan jenis penelitian, obyek penelitian, sampel dan teknik sampling, variabel penelitian dan indikator variabel, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data .
    BAB IV : PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA
    Bab ini menguraikan tentang gambaran umum lokasi penelitian yang meliputi, sejarah berdirinya SMPI X, Letak Geografis, keadaan Guru dan karyawan serta siswa. Selain itu juga membahas tentang penyajian data, pengujian hipotesis dan analisis data yang terkait dengan hasil kuisioner dengan alat bantu prosedur dan rumus statistik, serta pembahasan hasil penelitian.
    BAB V : PENUTUP
    Bab ini meliputi kesimpulan dan rekomendasi serta saran.

     

     



    Postingan Lainnya;


Terimakasih sudah membaca postingan yang berjudul
Semoga isi dari postingan blog ini bisa bermanfaat, sekali lagi admin jebidal.com ucapkan terima kasih atas kunjungan Anda. Jangan sungkan dan jangan ragu untuk membagikan isi dari blog ini. Silahkan Share Postingan yang membahas tentang Skripsi Urgensi Bimbingan Konseling Islam Terhadap Perkembangan Spiritualitas Siswa Sekolah Menengah Pertama Islam X