TESIS HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI X (PRODI : TEKNOLOGI PENDIDIKAN)


Admin jebidal.com pada kesempatan kali ini akan mencoba membahas tentang TESIS HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI X (PRODI : TEKNOLOGI PENDIDIKAN)

Silahkan langsung Copypaste saja, tetapi baiknya di teliti dulu barang kali ada yang salah ketik baik judul maupun isi postingan TESIS HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI X (PRODI : TEKNOLOGI PENDIDIKAN), jika sudah yakin silahkan dipergunakan sebagaimana mestinya, jika anda beruntung ada link downloadnya, jangan ragu dan bimbang lansung download saja, semoga blog ini memberi manfaat.

Alangkah baiknya Anda membaca dengan teliti, supaya apa apa yang ada di blog ini bisa bermanfaat, jika hasil dari postingan di blog ini kurang memuaskan, silahkan cari di kotak pencarian [Search Here] atau [Search], kalau tidak salah admin taro di bawah artikel postingan [untuk view handphone/ smartphone atau sejenisnya] dan bagian samping kanan [untuk view via destop/ PC/ Laptop dan sejenisnya], dan semoga hasil dari pencarian blog ini dapat mempermudah Anda dalam menjelajah isi blog jebidal.com ini. selamat berselancar.

Postingan Lainnya yang berhubungan dengan TESIS HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI X (PRODI : TEKNOLOGI PENDIDIKAN)

  • TESIS KAPASITAS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM ORGANISASI SEKOLAH DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN SEKOLAH EFEKTIF
  • TESIS PENGARUH LAYANAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI SMPN DI KABUPATEN X
  • TESIS PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP MUTU MENGAJAR GURU
  • TESIS PERENCANAAN DAN PERANCANGAN WEB PORTAL IKLAN DAN INFORMASI namadomain.COM (PRODI : TEKNOLOGI INFORMASI)
  • TESIS MODEL PERTUMBUHAN POPULASI DAN KAITANNYA DENGAN EPIDEMI PENYAKIT TUBERKULOSIS (PRODI : MATEMATIKA)
  • TESIS PENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN FISIK DAN KEBIASAAN KELUARGA TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
  • Tesis Hubungan Kemampuan Manajerial Aparat Pemerintah Desa Dengan Pembangunan Desa (Studi Pada Desa-Desa Di Kecamatan X Kabupaten X Propinsi X)
  • TESIS PERAN ZAKAT DALAM OPTIMASI PORTOFOLIO INVESTASI ASET (STUDI KASUS PADA UNIT USAHA SYARIAH BANK X) (PRODI : EKONOMI KEUANGAN SYARIAH)
  • semoga dengan mengunjungi jebidal.com, anda mendapatkan informasi menarik dan dapat bermanfaat bagi anda, dalam situs jebidal.com menitik beratkan pembahasan yang berkaitan dengan pendidikasn, seperti makalah, materi pelajaran, contoh soal ujian dengan jawabannya, contoh skripsi, contoh tesis, dan info menarik serta unik lainnya. Anda sedang membaca postingan yang berjudul TESIS HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI X (PRODI : TEKNOLOGI PENDIDIKAN)
    Admin jebidal.com juga mempermudah pengunjung untuk mendapatkan manfaat dari blog jebidal.com, silahkan jelajahi setiap sudut dari blog ini, semoga menemukan yang Anda cari. Selamat menelusuri blog ini. Anda sedang membaca postingan yang berjudul TESIS HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI X (PRODI : TEKNOLOGI PENDIDIKAN).

    Jika Anda ingin mendapatkan update dari blog jebidal.com, silahkan follow twitter @jebidal, ini link langsungnya @jebidal
    Jika Anda lebih suka mainan facebook jangan ragu untuk like fan page jebidal.com ini link langsungnya Jebidal.com on Facebook
    dan jika Anda lebih betah menggunakan akun Gplus Anda, jebidal.com juga punya silahkan follow saja, ini link langsungnya jebidal.com on Gplus

    Mari Kita simak lebih detailnya tentang TESIS HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI X (PRODI : TEKNOLOGI PENDIDIKAN)

    TESIS HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI X (PRODI : TEKNOLOGI PENDIDIKAN)

    BAB I
    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang Masalah
    Kehidupan manusia begitu kompleks, selalu mengalami perubahan dan perkembangan. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi manusia dituntut untuk mengikuti perkembangan tersebut. Hal ini erat hubungannya dengan masalah pendidikan dan pengajaran. Dalam mencapai tujuan pendidikan atau pembelajaran harus memperhatikan prinsip-prinsip dalam pembelajaran, yang salah satunya, tujuan pembelajaran akan dapat tercapai apabila si pebelajar memiliki motivasi belajar yang tinggi.
    Kehidupan manusia adalah dinamis, setiap orang dalam hidupnya selalu didorong oleh keinginan-keinginan yang harus dipuaskan. Dalam hidupnya ia selalu berjuang untuk memperoleh makanan, kehangatan, afeksi, kepuasan seks, keamanan ekonomi dan emosional, penghargaan dsb. Hal ini seperti dikemukakan oleh Maslow, sebagai aktualisasi diri.
    Di sisi lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya manusia memerlukan orang lain. Sehingga dalam menjalin hubungan sosial manusia harus dapat saling memberi dan menerima satu dengan yang lain. Dalam interaksi sosial juga diperlukan toleransi antar sesama agar tidak terjadi hal yang merugikan atau menyakitkan pihak lain. Untuk itu perlu adanya penyesuaian diri dengan orang lain ataupun lingkungan. Sebagian orang memiliki ketahanan psikis yang berbeda-beda, kebiasaan yang berbeda dan latar belakang sosial yang berbeda pula. Ini akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang. Sunarto dan Ny. B Agung Hartono (2006 : 221) menyebutkan salah satu ciri pokok dari kepribadian yang sehat mentalnya ialah memiliki kemampuan untuk mengadakan penyesuaian diri secara harmonis baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungannya.
    Untuk mencapai tujuan pada umumnya, tujuan pendidikan pada khususnya diperlukan sikap disiplin. Kedisiplinan seseorang terkadang dirasakan sebagai sesuatu yang membelenggu diri untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Disamping disiplin sangat bermanfaat bagi diri seseorang juga memberikan kontribusi dalam pergaulan dengan orang lain. Karena biasanya seseorang akan merasa kecewa terhadap perilaku yang tidak disiplin dari orang lain.
    Kedisiplinan di kalangan pelajar pada sebagian pelajar cenderung kurang. Hal ini dapat kita lihat adanya siswa yang datang terlambat di sekolah, tidak masuk tanpa ijin, membolos dari sekolah, tidak mengerjakan tugas sekolah dsb. Timbul pertanyaan dalam benak kita, bagaimana motivasi belajar bagi siswa-siswa yang melakukan tindak indisipliner tersebut ?.
    Tertarik pada permasalahan tersebut dan sesuai dengan bidang tugas penulis sebagai Guru Pembimbing ( konselor ) penulis memberanikan diri untuk mencoba mengadakan penelitian dengan tema kedisiplinan. Adapun judul yang penulis pilih adalah :
    “HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI DI KECAMATAN X KABUPATEN X TAHUN PELAJARAN XXXX/XXXX”

    B. Identifikasi Masalah
    Dari uraian pada latar belakang masalah di depan, dapat diidentifikasi permasalahan sebagai berikut :
    Kesehatan mental adalah kondisi jiwa dimana seseorang dapat menyesuaikan diri dengan diri sendiri, orang lain dan dengan lingkungan dimana ia berada. Perilaku orang yang sehat mentalnya ; ceria, percaya diri, humoris, bahagia, memiliki keseimbangan emosi dsb. Dalam kaitannya dengan kedisiplinan siswa yang sehat mentalnya akan mampu menyesuaikan diri terhadap diri sendiri, orang lain dan dengan aturan yang ada di sekolah. Senantiasa ada kepatuhan dalam dirinya terhadap praturan yang ada dan dimanifestasikan dalam bentuk sikap dalam pergaulan.
    Motivasi belajar adalah dorongan untuk melakukan aktivitas belajar untuk berprestasi atau mencapai kompetensi. Dorongan itu dapat bersumber murni dari siswa yang disebut instrinsik, atau karena rangsangan dari luar diri siswa yang disebut ekstrinsik.
    Motivasi merupakan proses psikologis yang mencerminkan interaksi antara sikap, kebutuhan, persepsi dan keputusan yang terjadi pada diri seseorang. ( Wahjosumidjo, 1984 : 174 ).
    a. Sebagai proses psikologis dalam bentuk sikap, kedisiplinan akan ikut mewarnai bentuk sikap tesebut. Apakah ia suka gerak cepat atau perlahan-lahan asal sampai, suka ketertiban atau masa bodoh, dsb.
    b. Sebagai proses psikologis dalam bentuk sikap, kesehatan mental juga ikut mempengaruhi bentuk sikap yang ditampilkan. Apakah ia minder, tegar, emosional, merasa bahagia, dapat bertanggung jawab, dsb.
    3. Kedisiplinan adalah sikap mematuhi peraturan yang ada dan melaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ada. Dalam konteks kedisiplinan siswa, adalah kepatuhan terhadap aturan yang ada di sekolah, meliputi :
    a. Kepatuhan terhadap tata tertib sekolah untuk tidak melakukan kegiatan yang dilarang oleh sekolah.
    b. Kepatuhan melaksanakan kegiatan-kegiatan di sekolah ; hadir di sekolah tepat waktu, mengikuti kegiatan – kegiatan sekolah ( upacara, SKJ, ekstra kurikuler, dsb.) dan mengerjakan tugas-tugas sekolah.
    Dalam kaitannya dengan motivasi belajar, siswa yang berdisiplin tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang dilarang oleh sekolah, karena hal itu akan menyurutkan motivasi belajarnya. Disamping hal tersebut ia akan melakukan tugas-tugasnya sesuai dengan ketentuan sekolah ; ia tidak menunda-nunda pekerjaan/tugas yang diberikan oleh sekolah, ia berani bersaing secara positif dalam meraih prestasi. Keberhasilannya akan menimbulkan kepuasan sehingga lebih mendorong penyelesaian tugas-tugas berikutnya. Dari uraian identifikasi masalah di atas, maka muncul pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut :
    1. Apakah siswa yang sehat mentalnya akan memiliki kedisiplinan yang tinggi ?
    2. Apakah siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi juga memiliki kedisiplinan yang tinggi ?
    3. Apakah siswa yang memiliki kesehatan mental dan motivasi belajar yang tinggi akan memiliki kedisiplinan yang tinggi ?

    C. Pembatasan Masalah
    Agar tidak terjadi kesesatan dalam pemahaman terhadap hasil penelitian, penulis membatasi masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini terbatas pada :
    1. Variabel penelitian :
    Banyak aspek yang berhubungan dengan kedisiplinan, namun penulis batasi pada :
    a. Variabel kesehatan mental
    b. Variabel motivasi belajar
    c. Variabel kedisiplinan
    2. Waktu penelitian
    Penelitian ini terbatas pada tahun pelajaran XXXX/XXXX
    3. Tempat penelitian
    Penelitian dilaksanakan di SMA Kecamatan X yang terdiri dari SMA Negeri 1 X dan SMA Negeri 2 X. Sasaran penelitian siswa kelas XI.

    D. Perumusan Masalah
    Dari beberapa pertanyaan dalam identifikasi masalah di atas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :
    1. Apakah ada hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dengan kedisiplinan siswa ?
    2. Apakah ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar siswa dengan kedisiplinan siswa?
    3. Apakah ada hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dan motivasi belajar siswa secara bersama-sama dengan kedisiplinan siswa ?

    E. Tujuan Penelitian
    Dari perumusan masalah tersebut maka dalam penelitian ini bertujuan sebagai berikut :
    1. Untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dengan kedisiplinan siswa.
    2. Untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara motivasi belajar siswa dengan kedisiplinan siswa
    3. Untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dan motivasi belajar siswa secara bersama-sama dengan kedisiplinan siswa.

    F. Manfaat Penelitian.
    Temuan-temuan dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat baik secara teoritis maupun secara praktis.
    1. Manfaat teoritis :
    a. Apabila ditemukan hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dan motivasi belajar siswa dengan kedisiplinan, akan merupakan temuan untuk menambah khasanah dunia ilmu.
    b. Merupakan langkah awal untuk penelitian selanjutnya tentang aspek psikologis meliputi variabel kesehatan mental, motivasi belajar dan kedisiplinan.
    2. Manfaat praktis :
    a. Bagi guru
    Khususnya guru BK dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa dengan cara menjaga dan mengembangkan kesehatan mental dan kedisiplinan siswa.
    b. Bagi siswa
    Menyadari betapa pentingnya kesehatan mental dan motivasi belajar untuk mengembangkan kedisiplinan.
    c. Bagi Sekolah
    Dapat merekomendasikan dan memfasilitasi tentang pentingnya kesehatan mental, motivasi belajar siswa dan kedisiplinan.
    d. Bagi orang tua/wali siswa
    Dapat membantu putra-putrinya menciptakan kondisi yang kondusif tentang kesehatan mental, kedisiplinan dan motivasi belajar putra-putrinya.

    Other articles you might like;

    Postingan Lainnya;


Terimakasih sudah membaca postingan yang berjudul
Semoga isi dari postingan blog ini bisa bermanfaat, sekali lagi admin jebidal.com ucapkan terima kasih atas kunjungan Anda. Jangan sungkan dan jangan ragu untuk membagikan isi dari blog ini. Silahkan Share Postingan yang membahas tentang TESIS HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI X (PRODI : TEKNOLOGI PENDIDIKAN)

cari di kotak pencarian ini