TESIS KINERJA PROFESIONAL GURU DALAM PELAKSANAAN TUGAS SEBAGAI PENGEMBANG KURIKULUM


Link Lists

Admin jebidal.com pada kesempatan kali ini akan mencoba membahas tentang TESIS KINERJA PROFESIONAL GURU DALAM PELAKSANAAN TUGAS SEBAGAI PENGEMBANG KURIKULUM

Silahkan langsung Copypaste saja, tetapi baiknya di teliti dulu barang kali ada yang salah ketik baik judul maupun isi postingan TESIS KINERJA PROFESIONAL GURU DALAM PELAKSANAAN TUGAS SEBAGAI PENGEMBANG KURIKULUM, jika sudah yakin silahkan dipergunakan sebagaimana mestinya, jika anda beruntung ada link downloadnya, jangan ragu dan bimbang lansung download saja, semoga blog ini memberi manfaat.

Alangkah baiknya jika anda membaca dengan saksama, sehingga apa yang ada di blog ini bisa bermanfaat, jika hasil posting di blog ini kurang memuaskan, silahkan cari di kotak pencarian [Search Here] atau [Search], jika tidak salah talas di bawah posting artikel [untuk tampilan handphone / smartphone atau sejenisnya] dan sisi kanan [untuk tampilan via desktop / PC / Laptop dan sejenisnya], dan semoga hasil pencarian blog ini bisa memudahkan anda dalam mengeksplorasi isi dari ini. jebidal.com blog selamat berselancar

Postingan Lainnya yang berhubungan dengan TESIS KINERJA PROFESIONAL GURU DALAM PELAKSANAAN TUGAS SEBAGAI PENGEMBANG KURIKULUM

  • TESIS KAPASITAS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM ORGANISASI SEKOLAH DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN SEKOLAH EFEKTIF
  • TESIS PENGARUH LAYANAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI SMPN DI KABUPATEN X
  • TESIS PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP MUTU MENGAJAR GURU
  • TESIS PERENCANAAN DAN PERANCANGAN WEB PORTAL IKLAN DAN INFORMASI namadomain.COM (PRODI : TEKNOLOGI INFORMASI)
  • TESIS MODEL PERTUMBUHAN POPULASI DAN KAITANNYA DENGAN EPIDEMI PENYAKIT TUBERKULOSIS (PRODI : MATEMATIKA)
  • TESIS PENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN FISIK DAN KEBIASAAN KELUARGA TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
  • Tesis Hubungan Kemampuan Manajerial Aparat Pemerintah Desa Dengan Pembangunan Desa (Studi Pada Desa-Desa Di Kecamatan X Kabupaten X Propinsi X)
  • TESIS PERAN ZAKAT DALAM OPTIMASI PORTOFOLIO INVESTASI ASET (STUDI KASUS PADA UNIT USAHA SYARIAH BANK X) (PRODI : EKONOMI KEUANGAN SYARIAH)
  • semoga dengan mengunjungi jebidal.com, anda mendapatkan informasi menarik dan dapat bermanfaat bagi anda, dalam situs jebidal.com menitik beratkan pembahasan yang berkaitan dengan pendidikasn, seperti makalah, materi pelajaran, contoh soal ujian dengan jawabannya, contoh skripsi, contoh tesis, dan info menarik serta unik lainnya. Anda sedang membaca postingan yang berjudul TESIS KINERJA PROFESIONAL GURU DALAM PELAKSANAAN TUGAS SEBAGAI PENGEMBANG KURIKULUM
    Admin jebidal.com juga mempermudah pengunjung untuk mendapatkan manfaat dari blog jebidal.com, silahkan jelajahi setiap sudut dari blog ini, semoga menemukan yang Anda cari. Selamat menelusuri blog ini. Anda sedang membaca postingan yang berjudul TESIS KINERJA PROFESIONAL GURU DALAM PELAKSANAAN TUGAS SEBAGAI PENGEMBANG KURIKULUM.
    >
    Jika Anda ingin mendapatkan update dari blog jebidal.com, silahkan follow twitter @jebidal, ini link langsungnya @jebidal
    Jika Anda lebih suka mainan facebook jangan ragu untuk like fan page jebidal.com ini link langsungnya Jebidal.com on Facebook
    dan jika Anda lebih betah menggunakan akun Gplus Anda, jebidal.com juga punya silahkan follow saja, ini link langsungnya jebidal.com on Gplus

    Mari Kita simak lebih detailnya tentang TESIS KINERJA PROFESIONAL GURU DALAM PELAKSANAAN TUGAS SEBAGAI PENGEMBANG KURIKULUM

    TESIS KINERJA PROFESIONAL GURU DALAM PELAKSANAAN TUGAS SEBAGAI PENGEMBANG KURIKULUM (PRODI : PENGEMBANGAN KURIKULUM)



    BAB I
    PENDAHULUAN



    A. Latar Belakang Masalah
    Sedikitnya terdapat tiga syarat utama yang harus diperhatikan dalam pembangunan pendidikan agar dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), yakni : (1) sarana gedung, (2) buku yang berkualitas, (3) guru dan tenaga kependidikan yang profesional. Demikian yang diungkapkan mantan Menteri Pendidikan Nasional Wardiman Djoyonegoro dalam wawancaranya dengan Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) tanggal 16 Agustus 2004. Dalam pada itu, dikemukakan bahwa “hanya 43% guru yang memenuhi syarat”; artinya sebagian besar guru (57%) tidak atau belum memenuhi syarat, tidak kompeten, dan tidak profesional. Pantas kalau kualitas pendidikan kita jauh dari harapan, dan kebutuhan. Padahal dalam kapasitasnya yang sangat luas, pendidikan memiliki peran dan berpengaruh positif terhadap segala bidang kehidupan dan perkembangan manusia dengan berbagai aspek kepribadiannya.
    Pengaruh pendidikan dapat dilihat dan dirasakan secara langsung dalam perkembangan serta kehidupan masyarakat, kehidupan kelompok, dan kehidupan setiap individu. Jika bidang-bidang lain seperti ekonomi, pertanian, perindustrian berperan menciptakan sarana dan prasarana bagi kepentingan manusia, maka pendidikan berurusan langsung dengan pembentukan manusianya. Pendidikan menentukan model manusia yang akan dihasilkannya. Pendidikan juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kemajuan suatu bangsa, dan merupakan wahana dalam menterjemahkan pesan-pesan konstitusi, serta sarana dalam membangun watak bangsa (Nation Character Building). Mastarakat yang cerdas akan memberi nuansa kehidupan yang cerdas pula, dan secara progresif akan membentuk kemandirian, dan kreativitas. Bangsa Indonesia bisa merdeka juga tidak terlepas dari peran pendidikan. Para pahlawan Pendidikan, seperti Ki Hajar Dewantara, Dr. Cipto Mangunkusumo, dan Dr. Douwes Dekker merupakan bukti peran pendidikan dalam pembangunan bangsa Indonesia. Mereka merintis pendidikan Nasional dengan mendirikan Taman Siswa pada tahun 1922, dan secara bertahap meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta kecerdasan masyarakat Indonesia, sehingga menjadi bangsa yang merdeka, dan berdaulat seperti sekarang ini.
    Menyadari hal tersebut, untuk mewujudkan masyarakat madani dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang lebih demokratis, transparan, dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia hanya dapat dilakukan melalui pendidikan. Hanya melalui pendidikan yang benar bangsa ini dapat membebaskan diri dari belenggu krisis multidimensi yang berkepanjangan. Melalui pendidikan, bangsa ini membebaskan masyarakat dari kemiskinan, dan keterpurukan. Melalui pendidikan pula, bangsa ini mengembangkan sumber daya manusia yang memiliki rasa percaya diri untuk bersanding dan bersaing dengan bangsa-bangsa lain didunia, bahkan dalam era kesemrawutan global. Tanpa pendidikan yang kuat, dapat dipastikan bangsa Indonesia akan terus tenggelam dalam keterpurukan. Tanpa pendidikan yang memadai, bangsa Indonesia akan terus dililit oleh kebodohan, keterbelakangan, dan kemiskinan. Tanpa pendidikan yang baik, bangsa Indonesia sulit meraih masa depan yang cerah, damai, dan sejahtera.
    Persoalannya, pendidikan yang harus dikembangkan untuk membebaskan masyarakat dari keterpurukan, agar dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa, serta membebaskan bangsa dari ketergantungan terhadap dari negara lain, adalah pendidikan yang dapat mengembangkan potensi masyarakat, mampu menumbuhkan kemauan, serta membangkitkan nafsu generasi bangsa untuk menggali berbagai potensi, dan mengembangkannya secara optimal bagi kepentingan pembangunan masyarakat secara utuh dan menyeluruh. Pendidikan demikianlah yang mampu menghasilkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta memiliki visi, transparansi, dan pandangan jauh kedepan; yang tidak hanya mementingkan diri dan kelompoknya, tetapi senantiasa mengedepankan kepentingan bangsa dan Negara dalam berbagai aspek kehidupan. Hal tersebut, sekarang banyak diabaikan, bahkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain; dari empat puluh tiga Negara, hampir dalam seluruh bidang kehidupan Indonesia berada urutan sepuluh terakhir. Index pengembangan sumber daya manusia (Human Development Index/HDI) Indonesia hanya menempati urutan ke 109 dari 174 negara yang terukur. Dalam hal daya saing, peringkat Indonesia juga menurun dari urutan ke 41 diantara 46 negara pada tahun 1996 menjadi urutan ke 46 diantara 47 negara pada tahun 2001. Sementara itu, hasil survey The Political and Economic Risk Consultancy (PERC) yang dimuat The Jakarta Post (3 september 2001) menunjukkan betapa rendahnya kualitas Pendidikan Indonesia disbanding Negara lain di Asia, bahkan berada dibawah Vietnam. Sehubungan dengan itu, untuk meningkatkan HDI (Human Development Index) dan tingkat persaingan, perlu strategi perencanaan pembangunan pendidikan yang tepat dalam upaya mengembangkan SDM berkualitas dan profesional, sehingga mampu bersanding dan bersaing dalam era globalisasi yang sedang kita masuki.
    Tilaar (1994) mengemukakan tujuh masalah pokok sistem pendidikan Nasional yaitu :
    – Menurunnya akhlak dan moral peserta didik
    – Pemerataan kesempatan belajar
    – Masih rendahnya efisiensi internal sistem pendidikan
    – Status kelembagaan
    – Manajemen pendidikan yang tidak sejalan dengan pembangunan nasional, dan
    – Sumber daya yang belum profesional
    Menghadapi hal tersebut diatas, perlu dilakukan penataan sistem pendidikan secara kaffah (menyeluruh), terutama berkaitan dengan kualitas pendidikan, serta relevansinya dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Pendidikan juga harus lebih mengedepankan kreativitas (creativity quotient) untuk menumbuhkan kemandirian dan aspek kewirausahaan dalam pribadi peserta didik.
    Dalam kaitannya kondisi masyarakat, dapat disaksikan bahwa percepatan arus informasi, dan globalisasi telah mempengaruhi berbagai sendi kehidupan, bahkan telah mengikis nilai-nilai spritual, sehingga membuat masyarakat kehilangan identitas, serta terasing dari diri, lingkungan, dan nilai-nilai moral yang dianutnya. Disini, pendidikan dihadapkan pada masalah yang sangat mendasar. Disatu sisi, dituntut mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, agar menjadi wahana untuk mengembangkan potensi peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Disisi lain, kondisi masyarakat yang sedang sakit dan media massa yang sering menayangkan berbagai suasana kurang sehat, tidak menunjang terhadap pembentukan kualitas SDM yang diharapkan; bahkan akhir-akhir ini banyak tayangan media yang merupakan pembodohan massa, banyak program Televisi dan CD yang tidak sesuai dengan usia peserta didik padahal diperuntukkan bagi mereka, tidak sedikit tayangan yang bertentangan dengan ajaran agama, dan banyak pula program-program yang menyesatkan. Ini adalah tantangan berat terutama bagi perkembangan dunia pendidikan.
    Sejalan dengan pemikiran diatas, Soedijarto (1999) mendiagnosis berbagai faktor dan memberikan rekomendasi bagi pembaruan pendidikan yang relevan dengan tuntutan pembangunan, yang intinya berkesimpulan bahwa :
    1) Pelaksanaan pendidikan belum secara terencana dan sistematik diperdayakan untuk melaksanakan fungsi dan mencapai tujuan pendidikan Nasional secara optimal
    2) Pendidikan Nasional sebagai wahana sosialisasi dan pembudayaan berbagai warisan budaya bangsa, nilai-nilai kebudayaan nasional dan nilai-nilai yang dituntut oleh masyarakat global yang dikuasasi oleh IPTEK dan persaingan global belum sepenuhnya terlaksana
    3) Pendidikan Nasional yang sudah dilaksanakan secara merata belum berhasil mengembangkan insan pembangunan yang mampu mengolah dan mengelola sumber daya alam, mengelola modal, mengembangkan teknologi, menghasilkan komoditi yang mutunya mampu bersaiang dan mampu mengembangkan sistem perdagangan.
    4) Pendidikan Nasional belum sepenuhnya mampu mengembangkan Indonesia yang Religius, berakhlak, berwatak ksatria dan patriotik.
    5) Agar pendidikan Nasional benar-benar mampu melaksanakan fungsinya dan mencapai tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa serta mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, perlu dikembangkan dan dilaksanakan program pendidikan pada semua jenis dan jenjang yang dapat berfungsi sebagai lembaga sosialisasi dan pembudayaan berbagai kemampuan, nilai, sikap dan akhlak yang dituntut oleh masyarakat Indonesia yang maju, adil dan makmur serta demokratis berdasarkan pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
    Memahami uraian tersebut, diperlukan pendidikan yang dapat menghasilkan SDM berkemauan dan berkemampuan untuk senantiasa meningkatkan kualitasnya secara terus menerus dan berkesinambungan (continuous quality inprovement). Hal ini penting, terutama ketika dikaitkan dengan Undang-Undang Republik Indonesia No 20 tahun 2003, tentang Pendidikan Nasional (Undang-Undang Sisdiknas), yang mengemukakan bahwa Pendidikan Nasional bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan Pendidikan tersebut telah digariskan pula dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN)
    Untuk merealisasikan tujuan tersebut, pemerintah telah menetapkan empat strategi pokok pembangunan pendidikan nasional, yaitu : (1) peningkatan pemerataan kesempatan pendidikan, (2) relevansi pendidikan dengan pembangunan, (3) kualitas pendidikan, dan (4) efisiensi pengolahan pendidikan. Strategi tersebut jika dilaksanakan secara proposional dan profesional, maka akan dapat menyelesaikan berbagai masalah pendidikan. Paling tidak dapat mendekatkan pendidikan dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungannya.
    Kebijakan dalam bidang pemerataan misalnya, dimaksudkan agar semua warga negara Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam dan mengikuti pendidikan yang berkualitas. Idealnya, warga negara yang tinggal di pedalaman dan daerah terpencil bisa memperoleh pendidikan gratis yang berkualitas seperti saudaranya yang ada di kota. Demikian halnya, warga negara yang miskin harus mendapatkan pendidikan yang sama kualitasnya dengan mereka yang kaya, sehingga pendidikan berkualiatas menjadi milik bersama seluruh warga masyarakat Indonesia.
    Pelaksanaan kebijakan pemerataan pendidikan ini pada awalnya menunjukkan hasil yang cukup lumayan, seperti gerakan wajib belajar enam tahun yang dimulai pada tahun 1984, pada tahun 1994 diperluas menjadi sembilan tahun, dengan harapan semua warga negara Indonesia dapat menempuh pendidikan minimal setara dengan tamatan Sekolah Lnjutan Tingkat Pertama. Dilihat dari pemerataan akses, SD Impres yang dibangun secara melauas di seluruh nusantara telah memberikan kesempatan pendidikan yang merata. Jika pada akhir Pelita I 1969/1970 persentase anak usia 7-12 tahun yang bersekolah hanya sebesar 41,4%, maka sampai akhir Pelita V, angka partisipasi tersebut telah mencapai 93,49%. Hal tersebut merupakan suatu keberhasilan yang cukup menggembirakan, bahkan pada saat itu dianggap sebagai hasil yang monumental. Namun krisis yang berkempanjangan telah mengembalikan kondisi tersebut pada titik awal, bahkan lebih parah lagi, karena banyak anak-anak yang lebih suka turun ke jalan dari pada bersekolah dengan biaya mahal. Krisis yang berkempanjangan telah menurunkan kemampuan orang tua untuk membiayai pendidikan anaknya, terutama pada masyarakat lapisan bawah, yang berdampak meningkatnya jumlah angka putus sekolah. Padahal mereka juga memiliki hak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas dan pemerintah wajib mengupayakannya.
    Kebijakan relevansi Pendidikan dititikberatkan pada keterkaitan dan kesepadanan antara materi yang di ajarkan di sekolah dengan kondisi dan kebutuhan lapangan. Perhatian terhadap masalah relevansi mulai nampak sejak digunakannya kurikulum 1984 dengan muatan lokal yang disispkan pada berbagai bidang study yang sesuai, dan hal ini lebih diintensifkan lagi pelaksanaannya dalam kurikulum 1994. Dalam kurikulum ini muatan lokal tidak lagi disisipkan pada setiap bidang study, tetapi menggunakan pendekatan monolitik berupa bidang studi, baik bidang studi wajib maupun pilihan. Pengembangan kurikulum muatan lokal dimaksudkan terutama untuk mengimbangi kelemahan-kelemahan pengembangan kurikulum sentralisasi, dan bertujuan agar peserta didik mencintai dan mengenal lingkungannya, serta mau dan mampu melestarikan dan mengembangkan sumber daya alam, kualitas sosial, dan kebudayaan yang mendukung pembangunan Nasional maupun pembangunan setempat, sehingga peserta didik tidak terlepas dari akar sosial budaya lingkungannya.
    Dalam Implementasi kurikulum 2004 selain melalui mata pelajaran muatan lokal, keterkaitan ini lebih ditekannkan lagi dengan pendekatan kompetensi (kurikulum berbasis kompetensi), melalui Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sejalan dengan kebijakan sentralisasi pendidikan dalam konteks otonomi daerah. Melalui komptensi Dasar yang pengembangannya dilakukan oleh daerah dan sekolah, diharapkan peserta didik dapat menerapkan hasil pendidikan secara langsung untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas masyarakat, serta memecahkan berbagai persoalan bangsa, khususnya dalam bidang pendidikan, dengan mempersiapkan peserta didik, melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi terhadap sistem pendidikan secara efektif, efisien, dan berhasil guna.
    Pemberian otonomi yang luas pada sekolah merupakan kepedulian pemerintah terhadap gejala-gejala yang muncul dimasyarakat serta upaya peningkatan mutu pendidikan secara umum. Pemberian Otonom ini menuntut pendekatan manajemen yang lebih kondusif di sekolah agar dapat mengakomodasi seluruh keinginan sekaligus memberdayakan berbagai komponen masyarakat secara efektif, guna mendukung kemajuan dan sistem yang ada disekolah.
    Kebijakan dalam peningkatan kualitas pendidikan dimulai dari peningkatan mutu pendidikan di Sekolah Dasar. Dalam upaya dan pengembangan pendidikan di sekolah dasar, pemerintah mengembangkan suatu sistem pembinaan yang dikenal Sistem Pembinaan Profesional (SPP). Sistem ini dilaksanakan dengan pendekatan gugus sekolah, sehingga beberapa sekolah yang lokasinya berdekatan dikelompokkan dalam satu gugus (3 sampai 8 sekolah). Satu sekolah ditunjuk sebagai sekolah inti, dan lainnya meruapakan SD imbas. Pembinaan mutu pendidikan tersebut dilaksanakan dengan mengguanakan prinsip whole school development, yang memandang sekolah sebagai suatu keutuhan. Oleh karena itu, pembinaan dan pengembangan ditekankan pada semua aspek dan komponen yang menentukan mutu pendidikan di sekolah. Sedikitnya terdapat lima komponen yang diperhatikan, yaitu kegiatan pembelajaran, manajemen, buku dan sarana belajar, fisik dan penampilan sekolah, serta partisipasi masyarakat, yang semuanya belum dapat dilakukan secara optimal.
    Sejalan dengan urian diatas, berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja guru dalam pembelajaran dilakukan melalui berbagai pelatihan; seperti pelatihan model pembelajaran, pelatihan pembuatan alat peraga, pelatihan pengembangan silabus dan pelatihan pembuatan materi standar. Pembinaan dan pengembangan lain untuk mendukung pembelajaran yang efektif juga dilaksanakan, seperti manajemen kelas, manajemen sekolah, manajemen gugus, pengadaan dan penerimaan buku serta sarana belajar. Untuk sekolah-sekolah yang kurang terlayani (underserved schools), dilakukan pemberian bantuan khusus dalam rangka peningkatan kegiatan pembelajaran. Bahkan, untuk meningkatkan peluang peserta didik mengikuti pembelajaran secara optimal di sekolah, diadakan program “Pemberian Makanan Tambahan bagi Anak Sekolah (PMT-AS), meskipun dalam pelaksanaannya masih dihadapi berbagai kendala, terutama berkaitan dengan model pelaksanaan berbentuk proyek, yang sering hanya menghambur-hamburkan dana, yang diperparah oleh sikap mental para pelaksananya. Upaya lain yang sedang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM). Bantuan ini berbentuk hibah yang langsung diberikan ke sekolah melalui rekening sekolah.
    Dalam sistem pendidikan dan pengajaran peranan guru sangatlah strategis dalam upaya menghantarkan peserta didik kearah tujuan yang hendak dicapai. Raka Joni dalam Seniawan dan Soedijarto, (1991 : 119) mengatakan, “secara makro tugas guru berhubungan dengan pengembangan sumber daya manusia yang pada akhirnya akan paling menentukan kelestarian dan kejayaan kehidupan bangsa”. Lebih-lebih jika peranan guru dikaitkan dengan jenjang pendidikan dasar maka kita akan melihat betapa seorang guru akan menjadi faktor yang sangat penting dan strategis dalam meletakan fondasi bagi pengembangan sumber daya manusia, karena jenjang yang Iebih tinggi pada dasarnya akan mudah dikelola jika fondasi dasar siswa sudah kuat.
    Menurut Sudjana (1989 : 1) “kurikulum diuntukan bagi siswa, melalui guru yang secara nyata memberi pengaruh kepada siswa pada saat terjadinya proses pengajaran”. Mengingat peranan guru yang sentral dalam proses belajar mengajar, dapat dikatakan bahwa kualitas pendidikan di sekolah itu sangat ditentukan oleh kualitas kemampuan guru, meskipun ada faktor lain yang terkait. Konsekuensinya, apabila kualitas proses pendidikan pada suatu jenjang pendidikan ditingkatkan maka kualitas kemampuan guru perlu ditingkatkan pula. Demikian juga sebaliknya, apabila kualitas pendidikan itu disinyalir kurang sesuai dengan harapan masyarakat, tentu yang lebih dulu mendapat tudingan adalah guru. Bahkan Natawidjaja (1992 : 11) mengungkapkan bahwa kritikan masyarakat terhadap kualitas guru yang tidak memadai dalam menyesuaikan dirinya terhadap perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam bidang pendidikan. Mewujudkan sosok pribadi guru yang sesuai dengan harapan masyarakat, dalam arti dapat berperan sebagai pendidik dan pengajar bukanlah pekerjaan yang mudah, akan merupakan pekerjaan yang sulit dan teramat sulit sudah barang tentu hal ini terkait dengan sejumlah aspek, baik yang melekat pada pribadi guru seperti aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Disamping hal-hal diluar guru seperti : Kurikukulum, sarana belajar, organisasi sekolah dan lainnya.
    Mengingat demikian strategisnya peranan seorang guru dalam menghantarkan tujuan pendidikan, maka guru dituntut untuk memiliki kompetensi profesional. Hal ini ditegaskan oleh Syaodih (1998) mengemukakan bahwa guru memegang perang yang cukup penting baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan kurikulum. Lebih lanjut dikemukakannya bahwa guru adalah perencana, pelaksana dan pengembang kurikulum bagi kelasnya. Karena guru juga mempakan barisan pengembang kurikulum yang terdepan, maka guru pulalah yang selalu melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap kurikulum. Menyadari hal tersebut, betapa penting nya untuk meningkatkan aktivitas, kreativitas, kualitas, dan profesionalisme guru. Hal tersebut lebih nampak lagi dalam pendidikan yang dikembangkan secara desentralisasi sejalan dengan kebijakan otonomi daerah, karena disini guru diberi kebebasan untuk memilih dan mengembangkan materi standar dan kompetensi dasar yang sesuai dengan kondisi serta kebutuhan daerah dan sekolah. Simon dan Alexander (1980) telah merangkum lebih dari 10 hasil penelitian di negara-negara berkembang, dan menunjukkan adanya dua kunci penting dari peran guru yang berpengaruh terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik; yaitu : jumlah waktu efektif yang digunakan guru untuk melakukan pembelajaran di kelas, dan kualitas kemampuan guru.. Dalam hal ini, guru hendaknya memiliki standar kemampuan profesional untuk melakukan pembelajaran yang berkualitas.
    Mulyasa (2008 : 13-14) mengatakan kualitas guru dapat ditinjau dari dua segi, dari segi proses dan dari segi hasil. Dari segi proses guru dikatakan berahasil apabila mampu melibatkan sebagia besar peserta didik secara aktif, baik fisik, mental, maupun sosial dalam proses pembelajaran. Disamping itu, dapat dilihat dari gairah dan semangat mengajarnya, serta adanya rasa percaya diri. Sedangkan dari segi hasil, guru dikatakan berhasil apabila pembelajaran yang diberikannya mampu mengubah perilaku sebagian besar peserta didik ke arah penguasaan kompetensi dasar yang lebih baik. Untuk memenuhi tuntutan tersebut diperlukan berbagai kompetensi pembelajaran.
    Pengembangan kualitas guru merupakan suatu proses yang kompleks, dan melibatkan berbagai faktor yang saling terkait. Oleh karena itu, dalam pelaksanaannya tidak hanya menuntut keterampilan teknik dari para ahli terhadap pengembangan kompetensi guru, tetapi harus pula dipahami berbagai faktor yang mempengaruhinya. Sehubungan dengan itu, perlu dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas guru dalam mengembangkan berbagai aspek pendidikan dan pembelajaran. Hal tersebut lebih terfokus lagi dalam implementasi kurikulum 2004 yang berbasis kompetensi, dengan manajemen berbasis sekolah, dalam konteks desentralisasi pendidikan dan otonomi daerah. Pelaksanaan berbagai kebijakan tersebut secara benar dan transparan dapat meningkatkan mutu pendidikan pada setiap jenis dan jenjang pendidikan.
    Dalam pelaksanaan berbagai kebijakan diatas, guru dituntut untuk menjadi ahli penyebar informasi yang baik, karena tugas utamanya antara lain menyampaikan informasi kepada peserta didik. Guru juga berperan sebagai perencana (designer), pelaksana (implementer), dan penilai (evaluator) pembelajaran. Apabila pembelajaran diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pribadi para peserta didik dengan penyediaan ilmu yang tepat dan latihan keterampilan yang mereka perlukan, haruslah ada ketergantungan terhadap materi standar yang efektif dan terorganisasi. Untuk itu diperlukan peran baru dari para guru, mereka dituntut memiliki keterampilan-keterampilan teknis yang memungkinkan untuk mengorganisasikan materi standar serta mengelolanya dalam pembelajaran dan pembentukan kompetensi peserta didik.
    Dalam kurikulum 2004 yang berbasis kompetensi, guru terutama berperan dalam mengembangkan materi standar dan membentuk kompetensi peserta didik. Sehubungan dengan itu, guru harus kreatif, profesional, dan menyenangkan. Guru harus kreatif dalam memilah dan memilih, serta mengembangkan materi standar sebagai bahan untuk membentuk kompetensi peserta didik. Guru harus profesional dalam membentuk kompetensi peserta didik sesuai dengan karakteristik individual masing-masing. Guru juga harus menyenangkan, tidak saja bagi peserta didik, tetapi juga bagi dirinya. Artinya, belajar dan pembelajaran harus menjadi makanan pokok guru sehari-hari, harus dicintai, agar dapat membentuk dan membangkitkan rasa cinta dan nafsu belajar peserta didik. Dalam kondisi dan perubahan yang bagaimanapun dahsyatnya, guru harus tetap guru; jangan terpengaruh oleh isu, dan jangan bertindak terburu-buru.
    Kompetensi guru merupakan kemampuan seorang guru dalam melaksanakan tugas profesinya secara layak dan bertanggungjawab (Usman : 1999 : 14). Sejalan dengan hal tersebut. Dahlan dalam makalah bahan diskusi Pelatihan Pengelolaan Madrasah Aliyah Dirjen Kelembagaan Agama Islam Depag RI tanggal 14-31 Mei 2000 di Griya Astuti Cisarua Bogor, mengungkapkan setidaknya ada sepuluh standar kemampuan dasar guru yaitu :
    1. Penguasaan bahan pelajaran beserta konsep-konsep dasar keilmuannya.
    2. Pengelolaan program belajar mengajar
    3. Pengelolaan Kelas
    4. Penggunaan media dan sumber pembelajaran
    5. Penguasaan landasan-landasan kependidikan
    6. Pengelolaan interaksi belajar mengajar.
    7. Penilaian prestasi siswa
    8. Pengenalan fungsi dan program bimbingan dan penyuluhan
    9. Pengenalan dan penyelenggaraan administrasi sekolah.
    10.Pemahaman prinsip-prinsip dan pemanfaatan hasil penelitian pendidikan untuk kepentingan peningkatan mutu pengajaran.
    Standar kemampuan guru tersebut adalah merupakan modal yang penting dalam upaya melakukan proses pembelajaran yang mendukung bagi tercapainya tujuan yang ditetapkan. Kompotensi Guru yang dimilikinya sebagai pengembang kurikulum di sekolah sudah barang tentu ini merupakan modal penting dalam menciptakan situasi edukatif yang kondusif, sehingga diharapkan dengan modal kompetensi guru yang memadai siswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal. Sebaliknya jika kompetensi guru sangat lemah dalam mengelola sistem kependidikan maka meskipun fasilitas di sekolah serba ada sangat sulit diharapkan hasil pendidikan tersebut dapat mecapai tujuan yang optimal. Bahkan dalam surat keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara nomor 26 tahun 1989 tentang angka kredit bagi jabatan guru dalam lingkungan Depdiknas, guru dituntut untuk senantiasa meningkatkan kemampuan profesionalnya baik secara individu maupun secara bersama-sama. Lebih lanjut PP nomor 38 tahun 1992 tentang tenaga kependidikan, fasal 31 mengungkapkan bahwa : Tenaga kepndidikan berkewajiban untuk berusaha mengembangkan kemampuan profesionalnya sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pembangunan bangsa. Sukadi (2006), Tugas dan Peran Guru, mempakan suatu proses yang meliputi : mendidik, mengajar, dan melatih peserta didik. Mendidik berarti menemskan dan mengembangkan nilai-nikai hidup (efektif). Mengajar berarti menemskan dan mengembangkan Ilmu pengetahuan dan teknologi (kognitif), Adapun melatih berarti mengembangkan keterampilan para siswa (psikomotor).
    Ketiga tugas guru tersebut harus terintegrasi menjadi satu kesatuan dan tidak terpisah-pisah. Artinya, dalam melaksanakan tugas mengajar, seorang guru tidak bisa mengabaikan nilai-nilai kehidupan dan keterampilan. Mereka mengajarkan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi tidak mengesampingkan niali-nilai penggunaan Ilmu dan teknologi tersebut. Demikian pula dalam melatih para siswa, seorang guru tidak bisa mengabaikan tugasnya sebagai pengajar dan pendidik. Untuk melaksanakan ketiga tugas pokok tersebut, seorang guru dituntut mempunyai beberapa kemampuan sebagai berikut :
    1. Berwawasan luas, menguasasi bidang ilmunya, dan mampu mentransfer serta menerangkan kembali kepada siswa
    2. Mempunyai sikap dan tingkah laku (kepribadian) yang patut diteladani sesuai dengan nilai-nilai kehidupan (values) yang dianut masyarakat dan bangsa
    3. Memiliki keterampilan sesuai dengan bidang ilmu yang dimilikinya
    Peningkatan kualitas guru menuju kemampuan profesional guru adalah merupakan perwujudan dari upaya .meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan. Guru merupakan sosok manusia yang diberi amanat untuk membimbing dan mengarahkan generasi bangsa yang akan datang. Guru yang berkualitas dalam kinerjanya akan dapat mencerminkan nasib bangsa dan negara yang akan datang. Hal ini dengan asumsi bahwa jabatan apapun atau pekerjaan apapun pasti melalui proses pendidikan dan orang yang melakukan proses tersebut pasti selalu beriringan dengan sosok guru, karena kualitas pembelajaran akan berjalan dengan balk apabila guru mampu melakukannya.
    Fenomena di lapangan menunjukan bahwa masih terdapat anggapan bahwa untuk menjadi guru, yang penting memiliki kemauan persoalan kemampuan pada gilirannya akan mengikuti. Anggapan tersebut sudah barang tentu kurang kondusif bagi pembinaan profesionalisme guru dalam menjalankan tugas, peran dan fungsinya dalam menghantarkan peserta didik kearah tujuan yang dikehendaki.
    Ace Suryadi dari Balitbang Depdiknas yang dikutif oleh Usman (2001) menyatakan bahwa :
    “Berbagai temuan penelitian menunjukan beberapa kekhawatiran jika guru-guru kita ternyata belum sepenuhnya menguasai kemampuan profesinya. Berdasarkan salah satu penelitian, penguasaan guru terhadap mata pelajaran memang masih berada di bawah standar yang diharapkan. Oleh karena itu maka tidaklah mengherankan jika guru belum dapat melaksanakan pekerjaannya secara profesional”.
    Sudah barang tentu guru yang masih Iemah kompetensi professionalnya akan sulit diharapkan tujuan pendidikan nasional akan tercapai. Sebagaimana tercantum dalam undang-undang sistem pendidikan Nasional bahwa tujuan pendidikan adalah dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
    Membicarakan perbaikan kurikulum, pengadaan sarana dan prasarana pendidikan sampai kepada Kriteria sumberdaya manusia yang diinginkan oleh usaha pendidikan maka semua pasti bermuara pada kualitas guru (Muhibinsyah, 1995 : 224). Dengan demikian maka dapat ditarik benang merah betapa urgennya posisi guru dalam dunia pendidikan.
    Peran guru dalam mengembangkan kurikulum dalam ruangan kelas posisinya sangat menentukan berhasil tidaknya sebuah proses pembelajaran. Sukmadinata (1988 : 212) mengemukakan bahwa :
    “Official curriculum merupakan kurikulum nyata yang dilaksanakan oleh sekolah atau kelas, suatu “reality”. Kurikulum nyata atau actual curriculum merupakan implementasi dari official curriculum oleh guru di dalam kelas. Beberapa ahli menyatakan betapapun bagusnya suatu kurikulum (official), tetapi hasilnya sangat bergantung pada upaya yang dilakukan oleh guru dan juga murid dalam kelas (actual). Dengan demikian guru memegang peranan penting baik di dalam penyusunan maupun pelaksanaan kurikulum”.
    Kurikulum dapat dipahami, tidak hanya dokumen tertulis akan tetapi sebagai sebuah rencana pelajaran didalam ruangan kelas, dalam hal ini Beauchamp (1968 : 6) mengungkapkan bahwa “a curriculum is written document wich may contain many ingredients, but basically it is a plan for education of pupils during their enrollment in given school”. Dengan demikian implementasi kurikulum dapat dikembangkan oleh guru dalam ruangan kelas sesuai dengan keadaan dan kebutuhan siswa atau peserta belajar.
    Dengan demikian kinerja profesional dalam melaksanakan tugas sebagai pengembang kurikulum , dalam hal ini merupakan kemampuan guru dalam melaksanakan kurikulum di kelas yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.
    Sejalan dengan hal tersebut Johnson (1978) Menurutnya kompetensi merupakan perilaku rasional guna mencapai tujuan yang dipersyaratkan sesuai dengan kondisi yang diharapkan. Dengan demikian, suatu kompetensi ditunjukan oleh penampilan atau unjuk kerja yang dapat dipertanggung jawabkan (rasional) dalam upaya mencapai suatu tujuan.
    Sebagai suatu profesi, terdapat sejumlah kompetensi yang dimiliki oleh seorang guru, yaitu meliputi kompetensi pribadi, kompetensi profesional dan kompetensi sosial kemasyarakatan.
    Kompetensi Pribadi, guru sering dianggap sebagai sosok yang memiliki kepribadian ideal. Oleh karena itu, pribadi guru sering dianggap sebagai model atau panutan (yang harus di-gugu dan ditiru). Sebagai seorang model guru harus memiliki kompetensi yang berhubungan dengan pengembangan kepribadian (personal competencies), di antaranya :
    a. Kemampuan yang berhubungan dengan pengalaman ajaran agama sesuai dengan keyakinan agama yang dianutnya.
    b. Kemampuan untuk menghormati dan menghargai antarumat beragama.
    c. Kemampuan untuk berprilaku sesuai dengan norma, antara dan sistem nilai yang berlaku di masyarakat
    d. Mengembangkan sifat-sifat terpuji sebagai seorang guru misalnya, sopan santun dan tata krama
    e. Bersifat demokratis dan terbuka terhadap pembaruan dan kritik.
    Kompetensi Profesional, adalah kompetensi atau kemampuan yang berhubungan dengan penyelesaian tugas-tugas keguruan. Kompetensi ini merupakan yang sangat penting, oleh sebab langsung berhubungan dengan kinerja yang ditampilkan. Oleh sebab itu , tingkat keprofesionalan seorang guru dapat dilihat dari kompetensi ini di antaranya :
    a. Kemampuan untuk menguasai landasan kependidikan, misalnya paham akan tujuan pendidikan yang harus dicapai baik tujuan nasional, tujuan instmksional, tujuan kurikuler, dan tujuan pembelajaran
    b. Pemahaman dalam bidang psikologi pendidikan misalnya, paham tentang tahapan perkembangan siswa, paham tentang teori-teori belajar, dan lain sebagainya.
    c. Kemampuan dalam penguasaan materi pelajaran sesuai dengan bidang studi yang diajarkannya.
    d. Kemampuan dalam mengaplikasikan berbagai metodologi dan strategi pembelajaran
    e. Kemampuan merancang dan memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar.
    f. Kemampuan dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran.
    g. Kemampuan dalam menyusun program pembelajaran.
    h. Kemampuan dalam melaksanakan unsur-unsur penunjang, misalnya, paham akan administrasi sekolah, bimbingan, dan penyuluhan.
    i. Kemampuan dalam melaksanakan penelitian dan berpikir ilmiah untuk meningkatkan kinerja.
    Kompetensi Sosial Kemasyarakatan. Kompetensi ini berhubungan dengan kemampuan guru sebagai anggota masyarakat dan sebagai makhluk sosial, yang meliputi :
    a. Kemampuan untuk berinteraksi dan berkomonikasi dengan teman sejawat untuk meningkatkan kemampuan profesional.
    b. Kemampuan untuk mengenal dan memahami fungsi-fungsi setiap lembaga kemasyarakatan.
    c. Kemampuan untuk menjalin kerja sama baik secara individual maupun secara kelompok
    Guru sebagai pengembang kurikulum dalam tulisan ini dipahami dalam pengertian mikro, yaitu mengembangkan kurikulum dalam ruangan kelas. Sejalan dengan hal ini Kusnandar (2007 : 42-43), ada beberapa paradigma baru yang harus diperhatikan guru dewasa ini adalah sebagai berikut :
    1. Tidak terjebak pada rutinitas belaka, tetapi selalu mengembangkan dan memperdayakan diri secara terus menerus untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensinya, baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan, seminar, lokakarya, dan kegiatan sejenisnya. Guru jangan terjebak pada aktivitas datang, mengajar, pulang, begitu berulang-ulang sehingga lupa mengembangkan potensi diri secara maksimal
    2. Guru mampu menyusun dan melaksanakan strategi dan model Pembelajaran yang Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) yang dapat menggairahkan motivasi belajar peserta didik. Guru harus menguasai berbagai macam strategi dan pendekatan serta model pembelajaran sehingga proses belajar-mengajar berlangsung dalam suasana yang kondusif dan menyenangkan.
    3. Dominasi guru dalam pembelajaran, dikurangi sehingga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk lebih berani, mandiri, dan kreatif dalam proses belajar-mengajar
    4. Guru mampu memodifikasi dan memperkaya bahan pembelajaran sehingga peserta didik mendapatkan sumber belajar yang lebih bervariasi
    5. Guru menyukai apa yang diajarkannya dan menyukai mengajar sebagai suatu prefesi yang menyenangkan 6. Guru mengikuti perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi yang mutakhir sehingga memiliki wawasan yang luas dan tidak tertinggal dengan informasi terkini
    7. Guru mampu menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat luas dengan selalu menunjukkan sikap dan perbuatan yang terpuji dan mempunyai integritas yang tinggi
    8. Guru mempunyai visi ke depan dan mampu membaca tantangan zaman sehingga siap menghadapi perubahan dunia yang tak menentu yang membutuhkan kecakapan dan kesiapan yang baik.
    Beberapa hal tersebut di atas, mengisyaratkan bahwa pada dasarnya peranan guru dalam ruangan kelas adalah merupakan hubungan antar pribadi. Dalam hal ini pula menunjukan bahwa proses belajar mengajar bukan hanya sekedar kegiatan instruksional akan tetapi juga merupakan perilaku guru yang secara utuh diserap oleh siswa.
    Dengan demikian, guru dituntut selalu inovatif, kreatif, dan mampu mengimplementasikan sepuluh standar kemampuan dasar dalam upaya menghantarkan tujuan pendidikan secara optimal. Salah satunya melibatkan siswa dalam proses belajar mengajar dengan pola komoniakasi multi trafic (multi trafic communication). Dalam pola komunikasi multi trafic ini, komonikasi terjadi antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa.
    Dengan pola komonikasi seperti ini, antara siswa dengan guru maupun siswa dengan siswa lainnya terjadi pertukaran (sharing) pengetahuan dan pengalaman sehingga proses belajar mengajar lebih bermakna.
    Untuk menciptakan pola semacam ini, guru harus memiliki beberapa keterampilan sebagai berikut :
    – Memiliki keterampilan bertanya yang meliputi : pertanyaan menggiring, pertanyaan untuk merangsang siswa berfikir dan mengemukakan gagasan, pertanyaan mengarahkan, dan pertanyaan yang bersifat mengendalikan arus komunikasi.
    – Memiliki keterampilan memberikan reward dan bentuk-bentuk penghargaan atas pendapat, gagasan, dan pertanyaan siswa.
    – Terampil dan memilih dan mempergunakan metode dan media pembelajaran yang mendukung terjadinya pola komonikasi multi trafic.
    – Memiliki keterampilan memilih dan menyampaikan permasalahan yang dapat merangsang siswa mau berpikir dan melibatkan emosi dalam pembelajaran
    – Memahami dan mampu menerapkan pola pendekatan Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) dengan segenap metode dan media yang mendukungnya.
    Selain dengan cara-cara tersebut, keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar dapat dirangsang dengan cara sebagai berikut :
    – Memberikan kemerdekaan kepada siswa untuk mengemukakan ide, gagasan, pendapat, komentar, saran, dan kritik yang membangun.
    – Menciptakan suasana belajar mengajar yang terbuka (fair) dalam batas-batas yang wajar dan etis.
    – Memberikan penghargaan atas keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar dengan cara memberikan nilai tambah.
    – Membangun rasa percaya diri siswa dihadapan teman-temannya.
    – Mengurangi dominasi guru dalam proses pembelajaran.
    Berangkat dari pemikiran diatas, maka terdapat suatu perkembangan di MTsN X Kota X menyangkut kinerja professional guru dalam melaksanakan tugas sebagai pengembang kurikulum. Hal ini mengingat tiga Tahun terakhir MTsN X mengalami peningkatan UAN yang sangat signifikan. Selain itu juga guru MTsN tersebut tidak mengandalkan kewajibannya sebagai pengajar tetapi juga selalu melakukan mengayaan atau proses pembelajaran tambahan (Less).
    Mengingat begitu pentingnya peningkatan kompetensi profesional guru dalam melaksanakan tugas sebagai pengembang kurikulum khususnya dalam dimensi kegiatan, maka hal inilah yang menjadi landasan berfikir penulis untuk melakukan penelitian tentang kompentensi profesional guru dalam melaksanakan tugas sebagai pengembang kurikulum.

    B. Perumusan dan Pembatasan Masalah
    Kinerja professional merupakan hal yang harus dimiliki oleh setiap guru, hal ini didasarkan pada asumsi bahwa guru adalah merupakan jabatan professional. Kinerja yang dimaksudkan disini adalah “performance yang berarti “the execution of an action”. Wolf, (1997 : 851) dengan demikian kinerja di sini berarti pelaksanaan suatu kegiatan. Kinerja juga dapat diartikan sebagai penampilan kerja atau perilaku kerja yang mencerminkan hasil atau out put dari suatu proses
    Pada dasarnya kualitas pendidikan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti; pendidik, terdidik, kurikulum dan lingkungan. Faktor— faktor tersebut satu sama lain saling mempengaruhi dan tidak bisa berdiri sendiri. Namun demikian pada penelitian ini penulis membatasi diri pada faktor guru sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan.
    Dalam pandangan Sudjana (1989 : 1) guru mempunyai peranan yang sangat penting dalam hubungannya dengan pengembangan kurikulum di sekolah. Dia harus mampu menterjemahkan, menjabarkan dan mentransformasikan nilai-nilai yang terdapat dalam kurikulum kepada anak didik melalui proses belajar mengajar. Dengan demikian dalam mengimplementasikan kurikulum yang ada di sekolah hendaknya guru tidak hanya sekedar melakukan proses pengajaran akan tetapi harus berupaya mengorientasikan bagaimana membuat siswa belajar. Guru sebagai pengembang kurikulum dipahami sebagai seorang yang senantiasa menciptakan situasi kelas yang kondusif serta mengembangkan segala sarana dan fasilitas yang ada menjadi bahan ajar yang efektif efisien serta terus menerus melakukan inovasi dalam mengembangkan materi yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan siswa serta berupaya untuk melakukan metode pengajaran yang bervariasi, sehingga siswa tidak merasa jenuh mengikuti proses belajar mengajar.
    Berangkat dari hal tersebut, maka inti permasalahan dalam penelitian ini adalah :
    Bagaimana kinerja profesional Guru sebagai Pengembang kurikulum dan faktor-faktor apa yang mempengaruhinya ?

    C. Pertanyan Penelitian
    Berdasarkan inti permasalahan dalam penelitian, maka diajukan beberapa pertanyaan penelitian sebagai berikut :
    1. Bagaimana kinerja profesional guru dalam :
    a. Perencanaan pembelajaran ?
    b. Pelaksanaaan pembelajaran ?
    c. Evaluasi pembelajaran ?
    2. Apa saja yang mempengaruhi kinerja profesional guru dalam melaksanakan tugas sebagai pengembang kurikulum ?
    3. Bagaimana hubungan kinerja guru dan hasil belajar siswa ?

    D. Manfaat Penelitian
    Dalam penelitian ini diharapkan dapat menemukan 2 manfaat, yaitu manfaat secara teoritis dan manfaat secara praktis.
    1. Manfaat teoritis.
    Guru profesional sudah terbentang dalam UU No. 14/2005 tentang Guru & Dosen. Pda Bab 1 pasal 1 angka 1 disebutkan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama (pokok) mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Sedangkan pada Bab 1 pasal 1 angka 6 UU Sisdiknas, pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan.
    Guru profesional, adalah guru memegang peranan penting terhadap keberhasilan implementasi kurikulum KTSP, karena gurulah yang pada akhirnya akan melaksanakan kurikulum di dalam kelas. Gurulah gerda terdepan dalam implementasi kurikulum. Guru adalah kurikulum berjalan. Sebaik apa pun kurikulum dan sistim pendidikan yang ada, tanpa didukung mutu guru yang memenuhi syarat, maka semuanya akan sia-sia. Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia tidak cukup dengan pembenahan di bidang kurikulum saja, tetapi harus juga diikuti dengan peningkatan mutu guru, semangat tersebut tidak akan mencapai harapan yang dinginkan (Kusnandar, Kompas, 2 Oktober 2006)
    Oleh karena itu, keberadaan guru yang profesional tidak bisa ditawar-tawar lagi. Guru yang profesional adalah guru yang memiliki kompetensi yang dapat menunjang tugasnya. Ada empat kompetensi yang harus dimiliki oleh guru, yakni kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi soaial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi (UU nomor 14 2005 tentang Guru dan Dosen pasal 10 ayat 2).
    Pandangan yang dikembangkan oleh Havighurst (peneliti Amerika serikat) dengan teorinya tentang tugas-tugas perkembangan (developmental tasks). Tugas-tugas perkembangan yang dimaksud adalah tugas yang secara nyata harus dipenuhi oleh setiap anak/individu sesuai dengan tingkat perkembangan yang dituntut oleh lingkungannya. Apabila tugas-tugas itu tidak terpenuhi, maka pada taraf perkembangan berikutnya anak/individu tersebut akan mengalami masalah. Melalui tugas-tugas ini, anak akan berkembang dengan baik dan beroperasi secara kumulatif dari yang sederhana menuju kearah yang lebih kompleks
    Pandangan tentang anak sebagai makhluk yang unik sangat berpengaruh terhadap perkembangan kurikulum pendidikan Indonesia. Setiap anak merupakan pribadi tersendiri, memiliki perbedaan disamping persamaannya. Impilikasi dari hal tersebut terhadap pengembangan kurikulum yaitu :
    – Setiap anak diberi kesempatan untuk berkembang sesuai dengan bakat, minat, dan kebutuhannya
    – Disamping disediakan pelajaran yang sifatnya umum (program inti) yang wajib dipelajari setiap anak disekolah, disediakan pula pelajaran-pelajaran pilihan yang sesuai dengan minat anak
    – Kurikulum disamping menyediakan bahan ajar yang bersifat kejuruan juga menyediakan bahan ajar yang bersifat akademik. Bagi anak-anak yang berbakat dibidang akademik diberi kesempatan untuk melanjutkan studi kejenjang pendidikan berikutnya
    – Kurikulum menurut tujuanya mengandung pengetahuan, nilai/sikap, dan keterampilan yang menggambarkan keseluruhan pribadi yang utuh lahir dan batin.
    Teori Yang dikemukakan para ahli tokoh pendidikan ini diharapkan menjadi bahan kajian lebih lanjut dalam pengembangan kompetensi professional guru guna melaksanakan tugas sebagai pengembang kurikulum yang pada gilirannya diharapkan dapat menuju pelaksanaan proses belajar mengajar yang optimal.
    2. Manfaat praktis.
    Setelah penelitian ini selesai diharapkan dapat memberikan sumbangan yang kongkrit bagi upaya peningkatan mutu pendidikan yang diharapkan pada tingkat dasar, terutama kualitas guru dalam mengembangkan kurikulum di sekolah.
    Secara spesifik hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi :
    a. Kepala sekolah
    Dengan mengungkapkan data empiris diharapkan kepala sekolah dapat membuat rencana dan strategi pengembangan sistem pendidikan yang sesuai dengan keadaan dan kemampuan lingkungan sekolahnya, baik yang menyangkut sistem rekruitmen guru maupun upaya berkelanjutan dalam memberdayakan dan meningkatkan kinerja guru.
    b. Guru.
    Guru yang merupakan ujung tombak dalam upaya menghantarkan tujuan pendidikan diharapkan selalu berupaya meningkatkan kualitas profesinya dengan terus melakukan introspeksi baik yang menyangkut kualitas teknis maupun kualitas sosial. Sehingga ferformance guru akan sesuai dengan tuntutan profesinya.
    c. Siswa
    Siswa yang merupakan subyek dan obyek pendidikan akan memperoleh pelayanan pembelajaran yang optimal. Hal ini didasarkan pada asumsi bahwa jika kinerja guru dapat dilaksanakan secara baik maka pelayanan kepada siswa pun akan menjadi baik.
    d. Bagi Departemen Agama hasil penelitian ini diharapkan akan memberikan bahan-bahan untuk kemudian dipertimbangkan dalam mengola dan mengambil kebijakan pendidikan khususnya yang berhubungan upaya meningkatkan profesionalisme guru
    e. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan rujukan dan mungkin dapat dijadikan sebagai bahan literature pensinkronan masalah yang akan diteliti berkaitan dengan kinerja profesinal guru.

    Other articles you might like;

    Postingan Lainnya;


Terimakasih sudah membaca postingan yang berjudul
Semoga isi dari postingan blog ini bisa bermanfaat, sekali lagi admin jebidal.com ucapkan terima kasih atas kunjungan Anda. Jangan sungkan dan jangan ragu untuk membagikan isi dari blog ini. Silahkan Share Postingan yang membahas tentang TESIS KINERJA PROFESIONAL GURU DALAM PELAKSANAAN TUGAS SEBAGAI PENGEMBANG KURIKULUM

Related Posts

search By keyword:


  1. Basic Yoga Postures and their Variations 
  2. Basic Sitting Postures with Benefits  
  3. Astanga Vinyasa Yoga 
  4. Applications in Cancer Treatment  
  5. An All-Around Yoga Exercise: 12-Step Salute to the Sun  
  6. Pregnancy:  Your Birth Control Options  
  7. Pregnancy:  The Importance of Prenatal Care  
  8. Pregnancy:  Should You Take Parenting Classes?  
  9. Pregnancy:  Are You Ready to Have a Baby?  
  10. Pregnancy:  After Birth: Should You Return to Work? 
buku paket ekonomi kelas 10 kurikulum 2013,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 101,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 91,latihan 2.1.2 matematika kelas 12,jawaban matematika kelas 12 halaman 101,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 168,syair nyanyian anak,latihan 1.5 matematika kelas 12,buku ekonomi kelas x kurikulum 2013,contoh soal anggaran produksi,kunci jawaban tugas bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 halaman 119 s/d 124,contoh soal limit barisan dan penyelesaiannya,mengonversi teks cerita sejarah huruf braille menjadi cerpen,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 112 semester 1,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 94,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 101,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 64,kunci jawaban sejarah halaman 102,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 102,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 11 halaman 112,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 190,download buku paket ekonomi kelas 10 kurikulum 2013,contoh soal dan jawaban anggaran produksi,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 197,buku ekonomi kelas x kurikulum 2013 esis,laporan hasil observasi pedagang kaki lima,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 77,jawaban latihan 1.5 matematika kelas 12,kunci jawaban matematika kelas 12 kurikulum 2013 halaman 101,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 65,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 112-114,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 135,contoh soal anggaran perusahaan,kunci jawaban tugas bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 106 sampai 112,contoh soal anggaran penjualan dan anggaran produksi,latihan 2.1 2 matematika kelas 12,makalah kecerdasan kinestetik,kunci jawaban sejarah halaman 46,download buku ekonomi kelas x kurikulum 2013 penerbit erlangga,contoh soal penganggaran produksi,konversikan teks cerita sejarah huruf braille,buku paket ekonomi kelas x kurikulum 2013,buku ekonomi kelas 10 kurikulum 2013 pdf,makalah anggaran produksi,nilai moral gurindam dua belas,kontinuitas dan diskontinuitas dalam perkembangan,ruang lingkup strategi pembelajaran,pdf ekonomi kelas x kurikulum 2013,kunci jawaban matematika kelas 12 kurikulum 2013 halaman 91,buku ekonomi kelas x kurikulum 2013 pdf,buku paket ekonomi kelas x,faktor faktor yang menimbulkan monopoli,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 98,buku ekonomi kelas 10 kurikulum 2013 esis,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 126,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 29,contoh soal penganggaran,buku ekonomi kelas 10 k13,buku ekonomi kelas 10 erlangga,buku esis ekonomi kelas 10,salam pramuka full,buku ekonomi kelas 10 esis,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 102-103,tugas kelompok 3.1 pkn kelas 12,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 190-192,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 28,faktor kematangan dan pengalaman dalam perkembangan anak,

  1. Health:  Weight Loss Products You May Want to Try  
  2. Health: Weight Loss:  How and Why You Shouldn’t Have to Go Though It Alone  
  3. Health:  Three Reasons Why You Should Lose Weight  
  4. Health:  The Importance of Healthy Eating and Regular Exercise  
  5. Health:  Do You Need to Lose Weight?  
  6. Finances:  The Importance of Staying on the Same Page with Your Family  
  7. Finances:  The Importance of Creating a Budget for Yourself  
  8. Finances:  How Your Debt Doesn’t Have to Be the End of You  
  9. Finances: How to Pay Off Your Old College Debt ASAP  
  10. Finances:  How to Afford the Cost of a New Home 

download buku paket ekonomi kelas x kurikulum 2013,buku ekonomi kelas x k13,isi buku ekonomi kelas x kurikulum 2013,contoh soal dan pembahasan supremum dan infimum,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 102,lusi mempunyai uang 150.000 lebihnya dari uang sinta. jika,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 9,cara menghitung anggaran produksi,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 105,pdf buku ekonomi kelas x kurikulum 2013,contoh soal anggaran produksi kuartal,jawaban matematika kelas 12 halaman 64,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 83,rumusan masalah prakerin,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 88,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 107,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 108,contoh soal akuntansi pertanggungjawaban,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 102,rumus anggaran produksi,contoh soal dan jawaban supremum dan infimum,buku ekonomi kelas 10 pdf,soal anggaran produksi,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 103,kunci jawaban lks intan pariwara kelas 12,kunci jawaban sejarah kelas 12 halaman 46,buku cetak ekonomi kelas x kurikulum 2013,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 110,contoh soal supremum dan infimum,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 2 halaman 94,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 126,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 96,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 18-19,pertanyaan tentang merajut manusia dan masyarakat berdasarkan pancasila,unsur intrinsik cerpen sulaiman pergi ke tanjung cinta,kunci jawaban tugas bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 100 sampai 105,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 30,faktor yang menimbulkan monopoli,smk swasta di cirebon,lk tugas kelompok 4 estetika dan gaya yang berkembang saat ini,contoh soal anggaran produksi triwulan,buku ekonomi k13,kunci jawaban matematika kelas 12 kurikulum 2013,kunci jawaban lks kreatif bahasa indonesia kelas xii,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 190 nomor 3,pembuktian supremum dan infimum,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 96 semester 2,pertanyaan tentang anggaran produksi,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 134,kunci jawaban buku paket ekonomi kelas 10 kurikulum 2013,buku ekonomi k13 kelas 10,buku ekonomi erlangga kelas x kurikulum 2013,buku ekonomi kls 10 kurikulum 2013,tugas mandiri 3.2 pkn kelas 12,kunci jawaban sejarah halaman 76,jawaban matematika kelas 12 hal 64,parafrase syair nyanyian anak,contoh soal supremum dan infimum pada analisis real,ekonomi kelas x kurikulum 2013 pdf,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 18,kunci jawaban matematika kelas 12 smk,kunci jawaban bahasa inggris kelas 12 kurikulum 2013 halaman 9,contoh judul skripsi tentang bpjs kesehatan,kunci jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 21,unsur intrinsik sulaiman pergi ke tanjung cina,kunci jawaban bahasa indonesia hal 18 kelas 12 semester 2,kunci jawaban buku pr intan pariwara kelas 12 ktsp,download salam pramuka,mengonversi teks cerita sejarah menjadi puisi,kunci jawaban prakarya dan kewirausahaan kelas 12,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 14,

  1. Family: The Importance of Regular Communication and How to Achieve It  
  2. Family:  The Importance of Keeping the Romance Alive in Your Relationship 
  3. Family:  How to Spend Quality Time with Your Kids  
  4. Family:  How to Handle Family Disagreements as an Adult  
  5. Family:  How to Balance Having a Family and a Career  
  6. Beauty:  Your Hair Removal Options  
  7. Beauty:  Workplace Fashions:  The Importance of Not Overdoing It  
  8. Beauty: Should You Undergo Cosmetic Surgery?  
  9. Beauty: Makeovers: Should You Undergo One?  
  10. Beauty:  How a Spa Visit Can Help You In More Ways Than One  
kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 70,skripsi membaca permulaan,tugas kelompok 3.3 pkn kelas 12,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 14,kunci jawaban pkn kelas 12 bab 1,makalah pkn,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 102-103,soal ujian ut semester 5,kunci jawaban buku pr intan pariwara kurikulum 2013,contoh dialog admiration dalam bahasa inggris,cerpen sulaiman ke tanjung cina,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 10,kunci jawaban bahasa indonesia hal 96 kelas 12,contoh kumpulan soal kasus keperawatan gerontik,soal dan jawaban kewirausahaan kelas 12,tugas bahasa indonesia hal 28 kelas 12,kunci jawaban cerdas berbahasa indonesia untuk sma/ma kelas xii,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 16 kelas 12 semester 2,kunci jawaban bahasa indonesia kelas xii halaman 28,supremum dan infimum,buku ekonomi k13 kelas x,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 9,mengonversi teks sejarah menjadi cerpen,contoh soal bahasa indonesia kelas 9 kurikulum 2013,lusi mempunyai uang 150.000 lebihnya,kunci jawaban pkn kelas 12 kurikulum 2013 bab 2,soal tentang bela negara beserta jawabannya,judul skripsi 2 variabel,makalah tentang pembelahan sel,contoh soal pendekatan produksi,buku cetak ekonomi kelas 10 kurikulum 2013,jawaban tugas 2 membandingkan teks cerita sejarah,jawaban bahasa indonesia kelas xii halaman 35 semester 1,video salam pramuka,jawaban sejarah kelas 12 halaman 46,tesis kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru,video salam pramuka hot,konversikan teks cerita sejarah huruf braille menjadi bentuk teks lain,paket ekonomi kelas 10 k13,kunci jawaban lks intan pariwara kelas xii,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 75,mengonversi teks cerita sejarah huruf braille menjadi dialog,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 77,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1,kunci jawaban sejarah indonesia kelas 12 halaman 46,download video hot anak sma,rumusan masalah laporan prakerin,tugas pkn bab 7 kelas 10 merajut kebersamaan dalam kebhinekaan,unsur ekstrinsik cerpen sulaiman pergi ke tanjung cina,kunci jawaban bahasa indonesia kelas vii kurikulum 2013,kunci jawaban sejarah hal 46,kunci jawaban buku bahasa indonesia kelas 8 kurikulum 2013,kunci jawaban buku ips kelas 9 kurikulum 2013,jawaban pkn kelas 12 halaman 34,kunci jawaban buku pr intan pariwara kelas 12 tahun 2015,buku ekonomi kelas xii kurikulum 2013 penerbit erlangga,pengertian biaya bahan baku dan contohnya,kunci jawaban lks pkn kelas 12 viva pakarindo,dialog membeli obat di apotik,jawaban sejarah indonesia kelas 12 halaman 46,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 35,salam pramuka full asli,tugas bahasa indonesia halaman 18 kelas 12,pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa,buku ekonomi kelas xi kurikulum 2013 esis pdf,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 35 kelas 12,soal teks deskripsi bahasa indonesia kelas 7,judul skripsi dakwah bpi,jawaban bahasa indonesia kelas xii halaman 9,download buku ekonomi kelas xii kurikulum 2013 esis,kunci jawaban lks intan pariwara kelas 12 bahasa indonesia,salam pramuka full video,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 112,salam pramuka video asli,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 80,soal pilihan ganda tentang teks cerita sejarah,kunci jawaban tugas bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 132 sampai 135,buku ekonomi kurikulum 2013 kelas x,download buku ekonomi k13,dialog bahasa inggris tentang hobi dan artinya,innahu min sulaiman,contoh surat keterangan cerai dari desa,lk tugas kelompok 1 prakarya kelas 12,innahu min sulaimana 7x,tugas mandiri 3.4 pkn kelas 12,soal pilihan ganda teks cerita sejarah kelas xii,mengonversi teks cerita sejarah huruf braille,makalah biologi sel,temukan adverbia pada kalimat kalimat berikut,kunci jawaban agama islam kelas 12 halaman 14,soal kewirausahaan kelas xii semester ganjil,contoh masalah nasionalisme di indonesia,kunci jawaban tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 13,latihan uji kompetensi sejarah hal 46,judul tesis notaris,jawaban pkn kelas 12 hal 10,link salam pramuka full,
  1. The Importance of Knowing and Following All YouTube Rules 
  2. What to Consider When Making a YouTube Video 
  3. What to Consider Before Posting a Video on YouTube  
  4. Why You Should Rate YouTube Videos You Watch  
  5. Why You Should Join the YouTube Community 
  6. Why You Need to Refrain from Documenting Illegal Activities on YouTube  
  7. Making a YouTube Video: Pieces You Should Try  
  8. Making YouTube Videos: Why You Need to Be Cautious of Work from Others  
  9. Pros and Cons of Making Your Own YouTube Videos 
  10. The Importance of Discussing YouTube with Your Children 
contoh percakapan asking and giving attention,ekonomi erlangga kelas x kurikulum 2013,paket ekonomi kelas 10 kurikulum 2013,superordinat,contoh soal teks deskripsi pilihan ganda,contoh soal pilihan ganda expressing certainty and uncertainty,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 28,contoh skripsi hukum ketenagakerjaan,hana menabung uangnya sebesar 500.000 dengan bunga tunggal,kunci jawaban pkn halaman 10 kelas 12,cara mengonversi teks cerita sejarah menjadi puisi,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 31,tugas kelompok 3.2 pkn kelas 12,contoh soal bahasa indonesia kelas 7 dan kunci jawaban,contoh surat undangan resmi acara hut ri,skripsi pln,kunci jawaban buku paket bahasa indonesia kelas xii kurikulum 2013,video salam pramuka asli,unsur ekstrinsik cerpen banun,contoh soal teks iklan pilihan ganda,ya allohu yaa rozzaaqu yaa wahhaabu,kunci jawaban fisika kurikulum 2013 kelas 12,contoh rpp pkr model 221,contoh soal teks editorial dan jawaban,laporan penelitian pertumbuhan kacang hijau ditempat gelap dan terang,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 32,pkn erlangga kelas 12,soal try out bahasa indonesia kelas 6 dan kunci jawaban,analisis alih kode dalam lirik lagu,soal pancasila pilihan ganda,contoh dialog uncertainty,dialog certainty dan uncertainty tentang alam,makalah pancasila dan uud 1945,contoh pkp ipa kelas 3 semester 1,tugas pkn halaman 42 kelas 12,jawaban bahasa indonesia halaman 47 kelas 12,contoh proposal penelitian kualitatif pendidikan pdf,bacaan ratib al haddad latin,contoh soal harga pokok proses,kunci jawaban buku bahasa inggris kelas xi kurikulum 2013 halaman 14,rpp konsep dasar keperawatan smk,buku paket ekonomi kelas 11 kurikulum 2013 pdf,contoh skripsi administrasi negara,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 8,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 11 kurikulum 2013 halaman 22 semester 1,download buku biologi kelas xi kurikulum 2013 penerbit erlangga,contoh dialog bahasa inggris 2 orang tentang congratulation,download novel marga t gratis,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 8 semester 2,verba relasional,skripsi public relations pdf,kumpulan soal ips kelas 6 semester 1 dan kunci jawaban,kunci jawaban buku paket kelas 12,buku intan pariwara kurikulum 2013,contoh soal pilihan ganda tentang cerpen beserta jawabannya,pengaruh penerimaan pajak kendaraan bermotor terhadap pendapatan asli daerah,flora di bagian tengah,makalah demokrasi,soal keperawatan komunitas pilihan ganda,jawaban bahasa indonesia halaman 32 kelas 12,kunci jawaban pkn halaman 35 kelas 12 kurikulum 2013,smp terbaik di cirebon,laporan pkp matematika kelas 2 semester 1,kunci jawaban pkn hal 18 kelas 12,kunci jawaban buku mandiri matematika kelas 12,hereditas dan lingkungan,kasus dan penyelesaiannya,kunci jawaban sejarah indonesia halaman 30 kelas 12,soal pdgk4405 materi dan pembelajaran ips sd,mengapa pemerintah komisaris jenderal mengambil kebijakan jalan tengah,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 11 halaman 72 semester 1,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 halaman 22,kunci jawaban pkn kelas 12 kurikulum 2013 hal 42,materi bahasa inggris kelas 12 smk semester 1,download novel marga t,3gp salam pramuka,jawaban bahasa indonesia halaman 28,proposal skripsi pai kualitatif pdf,fungsi doa innahu min sulaimana,buku paket matematika kelas 12 semester 1,pembuktian rumus sudut pertengahan trigonometri,jawaban bahasa indonesia halaman 30 kelas 12,link salam pramuka,judul skripsi tentang bulog,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 138,dita meminjam uang di dua bpr yang berbeda dengan masa pinjaman keduanya adalah 3 tahun,viva pakarindo bahasa indonesia,soal pilihan ganda tentang tanah longsor,percakapan bahasa inggris dan artinya,tesis pendidikan agama islam doc,contoh soal ungkapan dan jawabannya,perkembangan teori atom ppt,kunci jawaban bahasa inggris kelas 12 kurikulum 2013 halaman 11,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 37,kunci jawaban mandiri bahasa indonesia kelas 12,full video salam pramuka,formasi te,rumus identitas trigonometri lengkap,ppc proposal doc,jawaban bahasa indonesia halaman 22 kelas 12,
  1. Uploading Your Videos to YouTube  
  2. Video Categories Found On YouTube  
  3. Videos You Can Find Available for Viewing on YouTube  
  4. YouTube and Its Competition Reviewed 
  5. YouTube’s Test Tube: What Is It?  
  6. Why it’s So Popular 
  7. YouTube: Why You Should Check It Out 
  8. Advantages to Making Your Own YouTube Videos  
  9. Benefits of Registering With YouTube  
  10. Cons of Making Your Own YouTube Videos 
kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 21,kunci jawaban pkn hal 42 kelas 12,kunci jawaban lks matematika kelas 12 viva pakarindo,download novel habiburrahman el shirazy pudarnya pesona cleopatra,contoh fakta dan opini dalam iklan tv,kurikulum paket a b dan c,mengonversi teks cerita sejarah huruf braille menjadi teks eksposisi,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 11,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 hal 9,kunci jawaban buku paket kelas 12 bahasa indonesia,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 36 semester 1,skripsi full day school,rpp bahasa indonesia smk ktsp,judul skripsi tentang pln,lks ipa smp kelas 7 semester 1 kurikulum 2013,kata pengantar makalah geografi,kunci jawaban matematika kelas 12 kurikulum 2013 intan pariwara,soal prakarya kelas 12 pilihan ganda,tema sulaiman pergi ke tanjung cina,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 28,smp darul musyawirin,buatlah dua kalimat untuk mengkritik suatu masalah yang berkaitan dengan hiburan di televisi,buku paket bahasa indonesia kelas 12,download buku matematika peminatan kelas x kurikulum 2013 erlangga,permainan te,penelitian ex post facto,download salam pramuka mp4,innahu min sulaimana wa innahu bismillahirrohmanirrohim alla ta lu alayya wa tuni muslimin,kali silat evolution,rpp prakarya sma,kunci jawaban bahasa indonesia kelas xii halaman 22,kumpulan soal kasus askeb komunitas,kunci jawaban lks prakarya kelas 8 kurikulum 2013,jawaban bahasa indonesia kelas 12 hal 32,mengabstraksi teks sajak,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 28 kelas 12 semester 1,kunci jawaban tema 1 indahnya kebersamaan kelas 4,jual wall climbing,kunci jawaban buku bahasa indonesia kelas 7 kurikulum 2013 semester 2,kunci jawaban pkn tugas mandiri 1.5 kelas 12,kunci jawaban buku paket pkn kelas 12 semester 1,verba modifikatif koordinatif apositif,pengertian pendidikan menurut ahli,judul skripsi manajemen pemasaran 3 variabel,pkn hal 42 kelas 12,soal teks deskripsi kelas 7 kurikulum 2013,judul skripsi kesehatan,skripsi peran kepala desa dalam pembangunan desa,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 8,jawaban pkn halaman 8 kelas 12,target pencapaian selama kuliah,unsur ekstrinsik sulaiman pergi ke tanjung cina,kunci jawaban pkn halaman 9 kelas 12,download salam pramuka full,asal mula suatu negara,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 35 kurikulum 2013,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 21,rpp dan silabus grow with english sd,kunci jawaban pkn kelas 12 bab 2,jawaban pkn kelas 12 halaman 56,download buku bse gratis,pengertian pendidikan kesetaraan,kunci jawaban pkn kelas 9 semester 1,judul skripsi pg paud,buku kimia kelas 10 kurikulum 2013 erlangga pdf,soal ujian ut pdgk 4405,kunci jawaban seni budaya kelas 12 kurikulum 2013,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013,skripsi hukum administrasi negara pdf,mengonversi cerpen juru masak menjadi puisi,contoh dialog repetition 4 orang,skripsi perusahaan manufaktur,lks intan pariwara pegangan guru,jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 74,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 77,kunci jawaban lks pkn kelas 12 semester 1 kurikulum 2013,judul skripsi ilmu pemerintahan,analisis kesulitan belajar siswa,lks matematika sma kelas xii ipa,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 8,soal pkn tentang nilai nilai pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaraan pemerintah negara,tugas mandiri pkn kelas 12,kunci jawaban pkn kelas 12 intan pariwara,lebih susah akuntansi atau manajemen?,skripsi keterampilan berbicara,contoh laporan ppl pgsd,soal kewirausahaan kelas xii dan jawabannya,buku cetak pkn kelas 12,dialog congratulation 2 orang singkat beserta artinya,materi analisis real lengkap,kunci jawaban matematika intan pariwara,kunci jawaban pkn kelas 10 kurikulum 2013 bab 5,skripsi pengaruh komunikasi interpersonal terhadap kinerja pegawai,sistem pemerintahan desa,kunci jawaban buku pr bahasa inggris intan pariwara kelas 9,download novel mira w sampai maut memisahkan kita,judul proposal keuangan,pkn kelas 12 halaman 8,xxxanak sd,kelas internasional its,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 30 kelas 12,
  1. Have a Question About YouTube? Why You Should Visit YouTube’s Help Center  
  2. High School Students: Why You Must Display Caution When Using YouTube  
  3. How and Why You Should Market Your YouTube Videos  
  4. Google Adsense Alternatives  
  5. Adsense and the Surfer  
  6. The Disadvantages of Adsense 
  7. The Future of Google Adsense 
  8. Adsense is for Everyone  
  9. Click Fraud  
  10. Where Adsense Should Appear 
download buku pr intan pariwara,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 29,kunci jawaban buku pr matematika intan pariwara kelas 7 semester 1,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 42,materi pkn kelas 12 semester 1,contoh dialog certainty and uncertainty 2 orang,macam macam langit,contoh soal teks observasi beserta jawabannya,download soal uji kompetensi bidan dan kunci jawaban pdf,9 dari 10 pintu rezeki adalah berdagang,kunci jawaban buku pr intan pariwara kelas 12 tahun 2017,contoh dialog certainty and uncertainty beserta artinya,pemilihan portofolio investasi,kunci jawaban buku pr intan pariwara kurikulum 2013 kelas 7,sex pkn,judul skripsi tentang pajak kendaraan bermotor,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 44,soal pkn kelas 12 semester 2 dan kunci jawaban,soal bahasa indonesia kelas 12 semester 1 dan kunci jawaban,percakapan bahasa inggris di hotel 4 orang,kunci jawaban buku paket sejarah indonesia kelas x kurikulum 2013,skripsi arsitektur pdf,buku ipa kelas 9 kurikulum 2013 pdf,belajar autocad 2007 untuk pemula pdf,contoh soal essay teks eksplanasi dan jawaban,kunci jawaban kumon level j full,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 36,sikap mengintimidasi pemeluk agama lain bertentangan dengan nilai - nilai pancasila,parafrasa,dialog bahasa inggris 4 orang tentang hobi,kunci jawaban pkn kls 12 hal 8,skripsi pengaruh kompensasi terhadap produktivitas kerja karyawan,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 47,contoh soal akuntansi manajemen,kumpulan skripsi diare pada balita,isi teks berita,kunci jawaban pkn hal 10 kelas 12,tesis kinerja pegawai,ppt tentang bola basket,contoh soal pkn kelas 9 bab 1 kurikulum 2013,fcpa course,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 20,buku paket bahasa indonesia kelas 12 smk,video salam pramuka original,kunci jawaban buku pr ipa intan pariwara kelas 7,jawaban paket pkn kelas 12,kunci jawaban lks kreatif bahasa indonesia kelas xii semester 1,skripsi campur kode dalam lirik lagu,jawaban buku bahasa indonesia kelas 12 semester 1,jawaban pkn kelas 12,contoh power point skripsi manajemen,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 13,tugas bahasa indonesia kelas xii semester 1,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 11 halaman 126,contoh skripsi analisis pengaruh pemberian kredit terhadap pendapatan pedagang kecil,nilai-nilai sumpah pemuda dan maknanya bagi kehidupan kebangsaan di indonesia pada masa kini,lusi mempunyai uang 150,contoh judul pkp paud,skripsi tentang menghafal al qur'an,soal pilihan ganda tentang ham kelas 12,kunci jawaban buku bahasa inggris kelas 12 kurikulum 2013 halaman 105,jawaban pkn hal 31 kelas 12,kunci jawaban pkn halaman 8-9 kelas 12,kunci jawaban buku paket ekonomi kelas 12,contoh teks cerita sejarah tsunami aceh,judul skripsi ekonomi manajemen keuangan,fauna,blog mapenda kab bogor,judul skripsi peran orang tua,contoh gambar pemandangan,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 37,contoh kasus pancasila dalam kehidupan sehari hari,kesadaran berbangsa dan bernegara,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 74,makalah pembangunan hukum nasional,contoh analisis puisi lengkap,skripsi perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing,judul skripsi ketenagakerjaan,contoh proposal penelitian ekonomi manajemen,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 28-29,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 42,google adwords proposal pdf,kunci jawaban sejarah indonesia kelas 12 halaman 142,skripsi administrasi perkantoran,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 159,soal pilihan ganda dan pembahasan trigonometri kelas 11,kunci jawaban lks intan pariwara kurikulum 2013,fungsi hormon auksin,jawaban kegiatan 2 kerjasama membangun teks anekdot,contoh bidal,pentingnya kekuasaan negara,contoh soal cerita fantasi kelas 7,streaming salam pramuka,kunci jawaban matematika intan pariwara kelas 12,contoh proposal.doc,kunci jawaban sejarah kelas 12 intan pariwara,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 31,makalah ketenagakerjaan dan pengangguran,proposal tesis psikologi pendidikan,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 181,buku pr ips terpadu kelas 9 intan pariwara,
  1. What is Google adsense? 
  2. Ways to Identify and Tackle Click Fraud  
  3. Turning Traffic in to Adsense Traffic  
  4. Top Paying Keywords  
  5. Tools for Adsense  
  6. Text v Graphic on Adsense  
  7. Adsense - Pros and Cons 
  8. Why Use Google Adsense?  
  9. Why Advertisers support Adsense 
  10. Success on Adsense – 5 Quick Tips  
merubah celcius ke fahrenheit,kunci jawaban matematika viva pakarindo,jawaban pkn kelas 12 halaman 16,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 35,kunci jawaban buku sukino kurikulum 2013,buku bahasa indonesia sma kelas 12 kurikulum 2013,proposal penelitian keperawatan medikal bedah pdf,jawaban lk-1 prakarya,definisi kesulitan belajar,download buku kimia kelas xi kurikulum 2013 erlangga,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 104,jawaban pkn kelas 12 halaman 42,kunci jawaban lks penerbit viva pakarindo,kunci jawaban pkn kelas xii k13 bab 1,kunci jawaban lks bahasa indonesia kelas 12,percakapan bahasa inggris 3 orang di bank,contoh soal akuntansi dasar dan jawabannya,kunci jawaban buku mandiri matematika kelas 9,manfaat ratib al attas,kunci jawaban buku pr intan pariwara kelas 12,skripsi kualitatif manajemen pemasaran,soal pkn kelas 12 semester 1 dan kunci jawaban,ebook belajar piano bahasa indonesia,makalah metode harga pokok proses,contoh soal tentang ham kelas 11,kunci jawaban buku pr intan pariwara kurikulum 2013 kelas xii,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 62,buku paket ekonomi kurikulum 2013,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 32,bahasa indonesia kelas 12 hal 18,kunci jawaban ekonomi esis kelas xi kurikulum 2013 bab 1,salam pramuka full version,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 12,skripsi tentang kreativitas belajar siswa,kunci jawaban pkn halaman 35 kelas 11 semester 2,contoh latihan soal limit dan penyelesaiannya,contoh verba relasional,jual buku pr intan pariwara,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 30,skripsi gizi kesehatan masyarakat,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 35 kelas 12 semester 1,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 125,jawaban hal 42 pkn kelas 12,contoh album kenangan,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 32,contoh dialog certainty uncertainty dan repetition,contoh soal teks berita kelas 12,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 16,contoh soal dan jawaban giving suggestion,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 75,kunci jawaban paket pkn kelas 12 semester 1,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 72 kelas 12,supremum dan infimum pada analisis real,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 125,contoh dialog certainty and uncertainty 2 orang beserta artinya,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 36 semester 1,kunci jawaban pkn halaman 42 kelas 12,buku ekonomi kelas 10 kurtilas,buku pkn kelas 12 kurikulum 2013,kunci jawaban pkn halaman 141,garis dan sudut kelas 7,contoh soal nilai mutlak dan pembahasannya pdf,download video salam pramuka,kunci jawaban pkn halaman 31,salam pramuka hd,soal pkn kelas 10 semester 1 beserta jawabannya kurikulum 2013,skripsi keperawatan medikal bedah,kunci jawaban bahasa indonesia kelas xii semester 1 halaman 18,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 32 semester 1,kunci jawaban matematika kelas xii kurikulum 2013,skripsi tentang tqm,skripsi pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah,download buku biologi kelas xi erlangga pdf,contoh proposal manajemen keuangan pdf,50 soal bahasa indonesia beserta jawabannya,jawaban buku paket pkn kelas 12 halaman 42,
  1. SEO for Adsense 
  2. Positioning of Adverts  
  3. Google PPC: Content or Search?  
  4. How Much Money Will I earn Through Adsense?  
  5. How Adsense Changed the Internet  
  6. Getting Started With Adsense  
  7. Adsense Alternatives 
  8. Online Education Offers Unparalleled Learning Freedom 
  9. Scholarships are Excellent Source of Financial Aid 
  10. Student Loans Should be Last Resort  
tempat angker di pare kediri,penggunaan bahasa indonesia di malaysia,jawaban buku pkn kelas 12 halaman 42,smp swasta terbaik di bogor,kunci jawaban buku pr matematika intan pariwara kelas 12,tugas pkn hal 8 kelas 12,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 2 halaman 31,soal pilihan ganda teks cerita sejarah beserta jawaban,urutkanlah secara kronologis kemudian tuliskan urutan waktu peristiwa dan tempatnya,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 66,tugas bahasa indonesia halaman 28 kelas 12,persamaan dan perbedaan teks berita,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 9 kelas 12 semester 1,soal uas askeb komunitas,pertumbuhan gereja pdf,skripsi pengaruh rekrutmen terhadap kinerja karyawan,lks pkn kelas 12 semester 1 kurikulum 2013,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 18 kelas 12,unsur intrinsik cerpen sulaiman pergi ke tanjung cina,jawaban buku paket,membandingkan teks cerita sejarah dengan teks lain,konversi teks cerita sejarah,download video hot salam pramuka,jawaban uji kompetensi bab 3 pkn kelas 11 hal 91,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 20 kelas 12,analisis penentuan harga pokok produksi dengan metode full costing,salam pramuka asli,kunci jawaban pai kelas 12 halaman 14,nilai keindahan dalam puisi hujan bulan juni,tugas bahasa indonesia halaman 21,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 14,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 35,makalah biologi,soal bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 dan kunci jawaban,contoh dialog uncertainty 2 orang,buku ekonomi esis kelas 12 kurikulum 2013,metode bermain peran untuk anak usia dini,pembelajaran kelas rangkap,contoh makalah pencurian,kunci jawaban lks pkn kelas 12 intan pariwara,contoh sikap cinta tanah air di lingkungan masyarakat,jawaban uji kompetensi bab 1 ipa kelas 9 kurikulum 2013,anggaran kebutuhan bahan baku,ciri kebahasaan teks editorial,kunci jawaban intan pariwara,contoh skripsi manajemen sdm 3 variabel,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 36,video hot salam pramuka full,soal asking for repetition,pdf buku ekonomi kelas x,anaksmpxxx,contoh skripsi tentang ketenagakerjaan,jawaban pkn kelas 12 hal 42,kunci jawaban buku pkn kelas 9 kurikulum 2013,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 31,soal trigonometri kelas 11 dan jawabannya,pkn kelas 12 halaman 42,skripsi motivasi terhadap kinerja karyawan,buku paket ekonomi kelas 10 k13,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 18,skripsi sejarah murni pdf,menganalisis teks sejarah,contoh skripsi public relations,metode z score,judul skripsi manajemen keuangan 3 variabel,buku esis biologi kelas xi pdf,skripsi nilai nilai pendidikan islam,skripsi pendidikan agama islam kualitatif pdf,skripsi dana desa,jawaban hal 5 pkn kelas 12,kunci jawaban tema 6 kelas 5,buku ekonomi kelas xii kurikulum 2013 esis,pengertian pembelajaran,tugas pkn halaman 8 kelas 12,contoh konversi teks cerita sejarah,kunci jawaban pr intan pariwara kelas 12,kunci jawaban ekonomi kelas 12 kurikulum 2013,kunci jawaban pkn halaman 35 kelas 11,kunci jawaban buku agama islam kelas 12 penerbit erlangga,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 29,ratib al haddad latin,
  1. The Benefits of Online Learning  
  2. The Dollars and Cents of a Four-Year Degree  
  3. Making YouTube Videos: Safety Tips You Should Know 
  4. University Disadvantages  
  5. How to Make a YouTube Video  
  6. Why a University Education?  
  7. Graduate Degree Options 
  8. Great Reasons to Complete your Degree  
  9. Is an Online Education Right for You?  
  10. Free Application for Federal Student Aid  
kunci jawaban buku pr pkn intan pariwara kelas 9,lirik mars abita,contoh proposal pembuatan sim kolektif,sebutkan 3 tokoh yang sangat berkesan dalam pikiranmu,contoh soal studi kelayakan bisnis npv,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 29 semester 1,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 9,power point motivasi belajar siswa,kunci jawaban pkn intan pariwara kelas 12,contoh soal merajut manusia dan masyarakat berdasarkan pancasila,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 207,tugas 2 mengabstraksi teks sajak,teks tanggapan kritis sma atau smk,buku wawasan nusantara pdf,kunci jawaban pkn halaman 42 kelas 12 smk,skripsi pendidikan agama islam doc,contoh mengonversi teks cerita sejarah menjadi puisi,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 141,perbedaan cerpen juru masak dan sulaiman pergi ke tanjung cina,kunci jawaban bahasa inggris kelas 12 halaman 64,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 36,contoh laporan ppl pgsd doc,definisi hukum menurut aristoteles,perkembangan teori atom ppt download,jawaban ppkn kelas 12 halaman 8,kunci jawaban hal 22 bahasa indonesia kelas 12,skripsi strategi public relations dalam mempertahankan citra perusahaan,makalah pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan,buku pr ipa terpadu kelas 9 intan pariwara ktsp,contoh surat cerai,makalah trigonometri kelas 10,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 56,kunci jawaban pkn halaman 56,buku paket ipa kelas 9 semester 2,download proposal skripsi manajemen keuangan,jawaban tematik kelas 6 tema 1,download buku esis,contoh soal tes perangkat desa dan kunci jawaban,koloid pdf,model layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus,contoh laporan perpustakaan sekolah smp,simpulan paragraf,contoh skripsi ekonomi manajemen pdf,jawaban sejarah kelas 12 hal 46,kumpulan soal keperawatan gerontik,mapenda kab bogor nrg,download buku yudhistira sd,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 55,irfan dan roni bekerja di pabrik kaos,kunci jawaban pkn halaman 20 kelas 12,jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 28,contoh soal selisih kas dan jawabannya,doa penunduk musuh,download video salam pramuka hot,download video salam pramuka full movie,kunci jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013,teks editorial contoh,kunci jawaban buku pkn kelas 7 kurikulum 2013,kunci jawaban pkn hal 42,contoh pkp paud tentang bahasa,rpp kelas rangkap model 221 kelas 1 dan 2 semester 1,contoh percakapan yang isinya seseorang yang tidak senang berolahraga,kecerdasan kinestetik,jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 29,skripsi ptk pai,formasi top eleven 2017,makalah logika matematika,contoh kti analis kesehatan,kunci jawaban intan pariwara kelas 12,top eleven formasi,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 35 semester 1,download lks intan pariwara kelas 12,rumus fahrenheit ke reamur,judul skripsi d4 kebidanan klinik terbaru,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 106,contoh soal hidrologi beserta jawabannya,bahasa indonesia halaman 18 kelas 12,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 208,download buku pkn kelas 12 kurikulum 2013,kunci jawaban sejarah kelas 12 halaman 29,soal akuntansi manajemen dan jawabannya,salam pramuka google drive,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 28,contoh verba pewarta,judul skripsi tentang pendidikan pesantren,contoh soal barisan bilangan real,salam pramuka part 2,pendidikan menurut para ahli,rpp kelas rangkap model 221 kelas rendah,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 28 kelas 12,buku matematika kelas 10 erlangga pdf,tugas mandiri 4.3 pkn kelas 12,konsep keselamatan di pusat pendidikan awal kanak-kanak,kunci jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12,skripsi model pembelajaran circ,fcpa or "praktik korupsi asing" or kriminal or kejahatan or jahat or menipu or tipu or penipuan or curang or kecurangan or suap or penyuapan or disuap or korup or korupsi "pt bni securities",jawaban buku paket pkn kelas 12 halaman 8,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 10,top eleven token gratis,judul skripsi msdm yang unik,contoh dialog admiration,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 194,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 149,kunci jawaban pkn kelas 12 hal 35,kunci jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 20,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 kurikulum 2013 semester 1,video salam pramuka part 2,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12,contoh proposal keperawatan komunitas,gambar jj,teori bela negara pdf,kunci jawaban ukk akuntansi 2017 paket 2,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 28 semester 1,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 18,video asli salam pramuka,kunci jawaban sejarah indonesia kelas 12 halaman 30,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 66,salam pramuka video,surat undangan hut ri,adwords account banned,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 16,pengertian asking for attention,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 67,judul skripsi tentang full day school,download video salam pramuka part 2,latih uji kompetensi sejarah hal 46,belajar gitar otodidak pdf,soal pkn kelas 9 kurikulum 2013,kunci jawaban bahasa indonesia halaman 59 kelas 12,rpp kelas rangkap universitas terbuka,tugas mandiri 3.3 pkn kelas 12,
  1. Finding the Right College Program for You  
  2. Financial Motivation for Two-Year Education  
  3. Financial Aid Options for Students  
  4. Educational Savings Accounts  
  5. HAVING A MASTER’S DEGREE  
  6. How Internet or technology did change the standards of studying?  
  7. Getting Into Law School  
  8. Status of Education in Developing Countries  
  9. Distance learning education program 
  10. Community College Disadvantages  
soal administrasi negara dan jawaban,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 2 halaman 14,referensi judul kti analis kesehatan,parafrasa dari syair nyanyian anak,contoh keterampilan anak tk,materi geopolitik,strategi belajar secara berkesan,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 19,soal identitas trigonometri kelas 11,buku biologi kelas 10 penerbit erlangga pdf,kunci jawaban paket bahasa indonesia kelas 12,anaksmaxxx,paket ekonomi kelas 10,pengertian anggaran fleksibel,salam pramuka hot video,buatlah struktur teks cerita pendek sulaiman pergi ke tanjung cina,soal pilihan ganda teks cerita sejarah,tugas bahasa indonesia kelas 12 halaman 30,download buku matematika sukino,contoh wawancara dengan pedagang,contoh mengonversi teks sejarah,skripsi tentang pajak,jawaban paket pkn kelas 12 halaman 42,pertanyaan geopolitik,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 hal 96,jawaban lks bahasa indonesia kelas 12 semester 1,kunci jawaban biologi erlangga kelas xi kurikulum 2013 bab 1,contoh proposal dalam bentuk power point,kunci jawaban buku intan pariwara kelas 8 kurikulum 2013,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 31-32,kunci jawaban pkn halaman 8 kelas 12,kunci jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 35,percakapan bahasa inggris perawat dan pasien beserta artinya,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 9,judul skripsi hubungan,menyusun anggaran perusahaan,kunci jawaban matematika sukino 3a,kata kunci yang aku temukan dalam iklan,yousuve,pertanyaan akuntansi pertanggungjawaban,jawaban bahasa indonesia hal 28 kelas 12,buku ekonomi kurikulum 2013 kelas 10,mind map untuk anak sd,makalah perkembangan teori atom,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 23,contoh anggaran penjualan,metode pengendalian bahan baku,pengertian tari layang-layang,contoh teks editorial tentang lingkungan,makalah kecerdasan emosional,salam pramuka full movie,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 hal 11,kunci jawaban bahasa indonesia kelas xii halaman 55,contoh power point tugas akhir d3,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 53,kunci jawaban buku ekonomi kelas xi kurikulum 2013 esis,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 59,jawaban pkn kelas 12 halaman 70,kunci jawaban sejarah indonesia kelas 12 hal 46,belajar bahasa thailand pemula pdf,soal sejarah kelas xii ips semester 1 dan kunci jawaban,soal uas ut,kunci jawaban lks ipa kelas 7 semester 1 intan pariwara,notochord adalah,hereditas adalah,karmila marga t,jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 1 halaman 35,download buku ekonomi kelas x kurikulum 2013 alam s,pertanyaan tentang akuntansi pertanggungjawaban,jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 35,kunci jawaban buku pr kimia intan pariwara kelas 12,contoh laporan pkp pgsd terbaru,soal dan jawaban uji kompetensi kesehatan lingkungan,kunci jawaban pkn kelas 12 kurikulum 2013,contoh soal koloid dan jawabannya,buku paket kelas 9,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 20,cara belajar renang otodidak,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 semester 2 halaman 13,kunci jawaban biologi kelas 10 kurikulum 2013,kunci jawaban ekonomi kelas 10 kurikulum 2013,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 15,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 95,skripsi pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan doc,kunci jawaban buku pr intan pariwara kelas 9,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 37 semester 1,soal pilihan ganda tentang identitas nasional,kunci jawaban matematika sukino 2a,kunci jawaban matematika kelas 12 halaman 66,pdf ekonomi kelas x,video salam pramuka full,kalimat verba material,jawaban pkn kelas 12 halaman 3,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 47 semester 1,contoh soal dan pembahasan barisan monoton,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 34,kunci jawaban buku paket pkn kelas 10 kurikulum 2013,makalah tentang pelestarian lingkungan,kunci jawaban lks intan pariwara,contoh x banner penelitian,contoh peristiwa bela negara,salam pramuka new version,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12,salam pramuka crot,fungsi hormon prolaktin,jawaban paket pkn kelas 12 hal 42,ciri kebahasaan teks cerita ulang,buku matematika peminatan kelas xii kurikulum 2013 pdf,salam pramuka semprot,contoh soal uji kompetensi keperawatan medikal bedah,jawaban bahasa indonesia kelas 11 halaman 22,kunci jawaban pkn kelas 12 halaman 20,skripsi pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai negeri sipil,kunci jawaban buku matematika kelas 8 kurikulum 2013 semester 1,amalan innahu min sulaimana wainnahu bismillahirrohmanirrohim,lks kreatif penerbit viva pakarindo,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 hal 59,sebutkan tiga tokoh yang sangat berkesan dalam pikiranmu,jawaban lk tugas kelompok 1 produk kerajinan khas daerah hal 7,judul skripsi msdm 3 variabel,menelusuri dinamika kehidupan bernegara dalam konteks geopolitik indonesia,contoh soal matriks dan jawabannya kelas 12,contoh soal gelombang berjalan beserta penyelesaiannya,salam pramuka hot full,tugas 2 memproduksi teks cerita sejarah secara mandiri,makalah penganggaran perusahaan,jelaskan faktor faktor yang menyebabkan suatu negara mengadakan hubungan internasional,rumus kelvin ke reamur,proposal skripsi pendidikan anak usia dini download,contoh proposal skripsi ekonomi pembangunan pdf,paket pkn kelas 12,efek pakarindo pt gaji,proposal bpjs kesehatan,judul kti kesehatan lingkungan,soal matematika kelas 6 semester 1 dan kunci jawaban 2015,contoh kalimat tidak baku dalam kehidupan sehari-hari,jawaban paket bahasa indonesia kelas 12 semester 1,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 12,rumus fahrenheit ke celcius,sma nu lemahabang,kunci jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 30,disadvantages of a 32 day notice account,video hot salam pramuka,mengonversi teks cerita sejarah huruf braille menjadi puisi,kunci jawaban lks matematika kelas 11 semester 1 intan pariwara,contoh percakapan bahasa inggris perkenalan,buku fisika kelas 12 kurikulum 2013,materi bahasa indonesia kelas 9 semester 2 kurikulum 2013,skripsi pajak pdf,kunci jawaban buku paket matematika,kunci jawaban sejarah indonesia kelas 12 hal 30,jawaban buku paket bahasa indonesia kelas 12 halaman 35,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 71,kunci jawaban buku pr intan pariwara smp kelas 9,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 12 halaman 34,contoh dialog certainty and uncertainty 2 orang singkat,makalah lingkungan hidup,makalah lompat jauh doc,skripsi bulutangkis pdf,lusi mempunyai uang 150.000,menghitung bb,contoh soal manajemen persediaan dan penyelesaiannya,buku sejarah indonesia kelas 12,tugas bahasa indonesia kelas 11 halaman 18,contoh makalah penjas,innahu min sulaiman wainnahu,cara membuat miniatur wall climbing,kunci jawaban bahasa indonesia kelas 11 kurikulum 2013 halaman 12,jawaban bahasa indonesia halaman 8 kelas 12,kunci jawaban pkn halaman 56 kelas 12 kurikulum 2013,technowizards,kunci jawaban pkn halaman 14 kelas 12,kunci jawaban lks fisika kelas 12 intan pariwara,sikap komitmen apa saja yang ditunjukkan para pendiri negara dalam merumuskan pancasila