Tokoh-tokoh yang Menganut Teori Stimulus dan Respon


Admin jebidal.com pada kesempatan kali ini akan mencoba membahas tentang Tokoh-tokoh yang Menganut Teori Stimulus dan Respon

Silahkan langsung Copypaste saja, tetapi baiknya di teliti dulu barang kali ada yang salah ketik baik judul maupun isi postingan Tokoh-tokoh yang Menganut Teori Stimulus dan Respon, jika sudah yakin silahkan dipergunakan sebagaimana mestinya, jika anda beruntung ada link downloadnya, jangan ragu dan bimbang lansung download saja, semoga blog ini memberi manfaat.

Alangkah baiknya Anda membaca dengan teliti, supaya apa apa yang ada di blog ini bisa bermanfaat, jika hasil dari postingan di blog ini kurang memuaskan, silahkan cari di kotak pencarian [Search Here] atau [Search], kalau tidak salah admin taro di bawah artikel postingan [untuk view handphone/ smartphone atau sejenisnya] dan bagian samping kanan [untuk view via destop/ PC/ Laptop dan sejenisnya], dan semoga hasil dari pencarian blog ini dapat mempermudah Anda dalam menjelajah isi blog jebidal.com ini. selamat berselancar.

Postingan Lainnya yang berhubungan dengan Tokoh-tokoh yang Menganut Teori Stimulus dan Respon

  • Contoh Soal Anggaran Produksi dan Penyelesaiannya
  • Hadits Tentang Larangan Korupsi dan Kolusi
  • Faktor Penyebab Terjadinya Monopoli
  • makalah tentang pajak kendaraan bermotor
  • Makalah SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM
  • PENGERTIAN BERKAH
  • Makalah Manajemen Perpustakaan
  • Makalah Kecerdasan Matematis Logis
  • semoga dengan mengunjungi jebidal.com, anda mendapatkan informasi menarik dan dapat bermanfaat bagi anda, dalam situs jebidal.com menitik beratkan pembahasan yang berkaitan dengan pendidikasn, seperti makalah, materi pelajaran, contoh soal ujian dengan jawabannya, contoh skripsi, contoh tesis, dan info menarik serta unik lainnya. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Tokoh-tokoh yang Menganut Teori Stimulus dan Respon
    Admin jebidal.com juga mempermudah pengunjung untuk mendapatkan manfaat dari blog jebidal.com, silahkan jelajahi setiap sudut dari blog ini, semoga menemukan yang Anda cari. Selamat menelusuri blog ini. Anda sedang membaca postingan yang berjudul Tokoh-tokoh yang Menganut Teori Stimulus dan Respon.

    Jika Anda ingin mendapatkan update dari blog jebidal.com, silahkan follow twitter @jebidal, ini link langsungnya @jebidal
    Jika Anda lebih suka mainan facebook jangan ragu untuk like fan page jebidal.com ini link langsungnya Jebidal.com on Facebook
    dan jika Anda lebih betah menggunakan akun Gplus Anda, jebidal.com juga punya silahkan follow saja, ini link langsungnya jebidal.com on Gplus

    Mari Kita simak lebih detailnya tentang Tokoh-tokoh yang Menganut Teori Stimulus dan Respon

    Tokoh-tokoh yang Menganut Teori Stimulus dan Respon

    Tokoh-tokoh yang Menganut Teori Stimulus dan Respon

    Tokoh-tokoh yang menganut teori stimulus  (S) – respon (R) adalah :

    1. Teori Thorndike

    Belajar terjadi karena adanya pembentukan asosiasi antara stimulus dan respon dimana kejadian tersebut didasarkan pada hukum-hukum tertentu, diantaranya hukum kesiapan, hukum latihan, dan hukum akibat.

    2. Teori Skinner

    Teori ini sama dengan teori di atas (teori Thorndike), hanya istilah ganjaran diganti dengan penguasaan karena ganjaran membuat rasa senang tapi kesiapan suatu akibat yang meningkatkan suatu respon.

    3. Teori Gagne

    Menurut teori ini, bahwa belajar merupakan stimulus yang datangnya dari luar yang mengakibatkan perubahan tingkah laku secara tetap.

    4. Teori Psikologi Kognitif

    Menurut teori ini, bahwa tingkah laku dari hasil belajar merupakan penstrukturan kembali pengalaman sebelumnya, sedangkan apa yang dipikirkan dan dipelajari berasal dari apa yang dikenal dari pengamatan.

    Belajar dan berpikir pada dasarnya melakukan perubahan struktur, sedangkan pengertian dari inti belajar dijelaskan pada beberapa teori belajar psikologi kognitif berikut ini :

    1. Teori Perkembangan Intelektual Piaget

    Teori ini mengatakan bahwa proses berpikir manusia merupakan suatu perkembangan bertahap, berurutan melalui empat tahap. Urutan perkembangan tersebut untuk setiap orang tidak sama, sedangkan usia setiap orang memasuki periode berpikir yang lebih tinggi dan bergantung pada individu masing-masing. Keempat tahap berpikir tersebut adalah tahap sensor motor (0 – 2 tahun), tahap pra operasional (2 – 7 tahun), tahap operasional konkrit (7 – 12 tahun), dan tahap operasional formal (12 tahun ke atas).

    2. Teori Bruner

    Selain mengemukakan urutan empat tahap berpikir (yang tidak dikaitkan dengan usia), Bruner mengemukakan pula empat teori belajar, yaitu :

    1)     Teorema Konstruksi

    Yaitu untuk memulai belajar konsep dan prinsip diawali dengan mengkonstruksi konsep dan prinsip tersebut.

    2)     Teorema Notasi

    Bahwa dalam permulaan belajar konstruksi dibuat dengan notasi yang sesuai dengan tingkat perkembangan mental sehingga lebih mudah dimengerti oleh pembelajar (siswa).

    3)     Teorema Perbedaan dan Variasi

    Teorema ini menyatakan bahwa suatu konsep matematika akan lebih bermakna bagi pembelajar (siswa) jika dibandingkan dengan konsep lain.

    4)     Teorema Konektivitas

    Yaitu setiap konsep, struktur dan keterampilan matematika dikaitkan dengan struktur dan keterampilan lain.

    1. Teori Dienes

    Teori ini menyatakan belajar matematika sebaiknya mengikuti tahap-tahap yang bertingkat sesuai dengan tahap perkembangan intelektual. Dienes berpendapat pula bahwa belajar matematika setiap orang melalui 6 (enam) tahap, yaitu :

    1)       Permainan bebas.

    2)       Permainan beraturan.

    3)       Permainan mencari kesamaan sifat.

    4)       Permainan dengan representasi.

    5)       Permainan dengan simbolisasi.

    6)       Permainan formalisasi.

    2. Teori Bermakna Ausabel

    Ausabel berpendapat bahwa proses belajar akan lebih berhasil bila materi yang dipelajari bermakna yaitu sesuai dengan struktur kognitif yang dimiliki subyek belajar.

    Dari teori-teori belajar yang telah penulis kemukakan di atas dapat ditemukan ciri-ciri belajar sebagai berikut :

    1. Adanya perubahan tingkah laku yang bersifat permanen dan berlaku dalam waktu relatif lama.
    2. Merupakan suatu proses yang berlangsung secara efektif yang disengaja untuk mencapai suatu tujuan.
    3. Mengarah kepada pencapaian suatu tujuan yang ingin dicapai.

    Other articles you might like;

    Postingan Lainnya;


Terimakasih sudah membaca postingan yang berjudul
Semoga isi dari postingan blog ini bisa bermanfaat, sekali lagi admin jebidal.com ucapkan terima kasih atas kunjungan Anda. Jangan sungkan dan jangan ragu untuk membagikan isi dari blog ini. Silahkan Share Postingan yang membahas tentang Tokoh-tokoh yang Menganut Teori Stimulus dan Respon

cari di kotak pencarian ini